• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, April 28, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Ini Zat Kimia, Awas Terpapar Racunnya (Sebuah cerita kolaborasi netijen)

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
11 November 2018
in Agenda, Berita Utama, Sosok
0
0

Stoned Faces Don’t Lie pada sebuah malam yang jauh terentang ke sekitar empat tahunan lalu saya temukan di platform Soundcloud. Nama bandnya adalah Zat Kimia. Klak klik sana sini bertemulah nama Ian J. Stevenson. Akunnya di platform itu adalah Wayan Jos.

Di sana, lagu berikutnya yang jadi favorit adalah Di sana Di mana dan Sandiwara Paranoia. Halaman itu membawa saya bergeser ke fanpage Zat Kimia, merunut tiap jadwal manggung, info hingga lagu-lagu yang dilepas ke media sosial. Pertemuan penggemar dan idolanya terjadi, di satu panggung di Antida dan gigs gigs lain. Stoned Faces Don’t Lie memikat saya lagi, ia seperti cinta pertama.

Jong, si seniman teater yang beken dengan Teater Kalangan-nya, jejingkrakan tak keruan ketika Zat Kimia main di Rumah Sanur. Entah kapan saya lupa. Setelahnya doi membuat tulisan panjang, isinya analisis lirik lagu Euforia Ku Hampa. Doi mendedah baris per baris, rinci lengkap dengan dagelan berbahasa Balinya juga kutipan kutipan penyair. Curcolnya bisa disimak di sini. Seorang penggemar berat.

Euforia Ku Hampa, adalah lagu kelima di album Candu Baru. Lagu soal patah hati? Barangkali. Album Candu Baru dilepas pada akhir September 2017. Ada 10 lagu menggenapi album ini. Sayang Stoned Faces Don’t Lie sang cinta pertama, tidak nongol di album ini atau lagu-lagu favorit lainnya. Materi di Album Candu Baru sempat dikerjakan bareng Mark Liepmann karib Ian, juga Onki personil gitar Zat Kimia sebelum Bimo.

Ada juga Dadang-Dialog Dini Hari yang turut menulis lirik lagu Frekuensi bareng Ian. Beberapa lagu sudah dilepasdengarkan ke publik jauh sebelum album ini dirilis. Dalam Diam salah satunya, lagu yang merespon kearifan Nyepi. Lalu Feromon, lagu yang sempat dijagokan dalam perhelatan Rock In Battle Super Music.ID. Reaktan adalah lagu yang muncul di barisan pertama. Intro yang catchy. Ada ketukan drummer Kiki yang padat, lalu suara serak Ian yang harmonis dengan permainan gitar Bimo dan petikan bass Edi.

“Terinspirasi dari Grand Design-nya Stephen Hawking”, kata Ian soal buku yang dibacanya. Reaktan, lagu yang lirik-liriknya berisi kata kata semacam: semesta vibrasi bereaksi, terinspirasi pasca Ian membaca buku sang penulis kosmologi cum fisikawan beken itu. Dan lanjut Ian, ada bantuan dari buku The Secret juga. Doi juga memfavoritkan film Interstellar, The Godfather, dan Kungfu Boy.

 

Zat Kimia menerima ajakan bersua para relawan Anugerah Jurnalisme Warga (AJW) BaleBengong awal pekan lalu. Empat lelaki itu, yang biasanya tak banyak bicara di atas panggung, ternyata senang ngobrol. Bercerita soal Zat Kimia, pengalaman personal, dan inspirasi lagu-lagu mereka. Mulai dari jaket merah Ian di Kaimsasikun yang ala-ala emo, video klip Ian menuntun sepeda di klip Dialog Dini Hari yang berjudul Pagi, Mark Liepmann, Dewiq, Dua Lipa, Guruh Gypsi hingga tips membuat bubur bayi dan pesan jauhi susu formula dari Edi, bapak baru :))

Zat Kimia buat saya pribadi lekat dengan Reaktan, Candu Baru, Frekwensi, Feromon dan Ennui. Mereka seperti Creep yang mengingatkan pada Radiohead atau Don’t Look Back Angernya Oasis. Everlasting.

Zat Kimia, seperti tagline mereka ada dimana-mana akan mengada bagi kita penikmat musik di akhir pekan ini. Wayan Jos aka Ian, Bimo, Edi dan Kiki, pada Minggu, 11 November di Taman Baca Kesiman akan ngobrol lebih intim dan main secara live. Ayo mention #TanyaZatKimia di akun twitter dan IG @BaleBengong. Mari sama-sama menikmati daya eksplosif Zat Kimia.

Ini adalah kisah rintisan yang dimulai dari @AsthaDitha. Silakan kirim cerita versimu juga tentang Zat Kimia, kita kolaborasi di sini. Bisa video, diskografi, ilustrasi, komik, apa saja. Karena Reaktan kan menjelma sesuai ruang jiwamu.

Tags: band baliband indie baliband zat kimiaMusik Indiemusik indonesiaprofil zat kimia
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Astera dan Soulfood Membuat Pendengarnya Berdansa

Astera dan Soulfood Membuat Pendengarnya Berdansa

27 May 2024
Galiju Akan Meluncurkan “Resonant” dalam rilisan fisik

Galiju Akan Meluncurkan “Resonant” dalam rilisan fisik

22 May 2024
Dendang Melawan Tiran

Dendang Melawan Tiran

12 January 2024
Cassadaga Rilis Single “Prayascitta”

Cassadaga Rilis Single “Prayascitta”

2 April 2021
Shankar Rilis “Holy Funeral”

Shankar Rilis “Holy Funeral”

18 January 2021
Pasiwali Festival, Panggung Internasional Pertama Dialog Dini Hari

Pasiwali Festival, Panggung Internasional Pertama Dialog Dini Hari

31 July 2018
Next Post
Merayakan Solidaritas dan Kabar dari Akar di Anugerah Jurnalisme Warga 2018

Merayakan Solidaritas dan Kabar dari Akar di Anugerah Jurnalisme Warga 2018

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Waste to Energy bukan Solusi Utama Penanganan Sampah

Waste to Energy bukan Solusi Utama Penanganan Sampah

27 April 2026
Kuningan: Sajian Nasi Kuning dan Kebiasaan Identik Lainnya

Keadilan bagi Guru dan Wajib Belajar 13 Tahun

27 April 2026
Kredit Plastik: Solusi Palsu Tak Berkelanjutan

Kredit Plastik: Solusi Palsu Tak Berkelanjutan

26 April 2026
“Slaves of Objects” Candu Kebendaan dari WD

Pikiran yang Didisiplinkan

25 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia