• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, March 12, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Hari Raya Alihkan Perhatian Warga dari Pemilu

Luh De Suriyani by Luh De Suriyani
18 March 2009
in Kabar Baru
0
2

Oleh Luh De Suriyani

Lima pedagang dan tukang suun (buruh angkut) di Pasar Badung, Denpasar, hanya tertawa ketika ditanya soal Pemilu. Mereka mengaku tidak tahu kapan pelaksanaan pemungutan suara, terlebih soal calon-calon pemimpin pilihan mereka.

“Sekarang lebih penting bagaimana caranya cari uang untuk Galungan, Kuningan, dan Nyepi,” sahut I Wayan Darsa, pedagang janur. Maret adalah bulan penuh upacara adat besar bagi umat Hindu di Bali.

Mulai Senin lalu, warga disibukkan persiapan Hari raya Galungan. Lalu Minggu depan Kuningan, dan Panca Wali Krama, upacara yadnya lima tahun sekali yang berpusat di pura induk, Besakih di Kabupaten Karangasem.

Namun, tak hanya bagi umat Hindu. Imin, pria asal Solo yang juga jualan bakso di Pasar Badung ini mengaku sama sekali tidak pernah memikirkan pelaksanaan Pemilu nanti. “Kalau pengurus banjarnya menyuruh memilih, nyoblosnya sesuai pikiran saat itu saja. Semua sama saja,” kata pria yang menetap di Bali lebih dari 10 tahun ini.

Rendahnya perhatian warga ini diakui Winarty Eka Widiastuti, caleg DPRD Badung, sangat menyulitkan kampanye. “Tim kami membatalkan kampanye terbuka dan menggantinya dengan door to door,” ujar caleg perempuan ini.

“Tidak ada hari raya pun, warga banyak yang tidak peduli dengan Pemilu,” tambahnya.

Apalagi, bagi Winarty yang mengaku tidak punya banyak uang, kampanye secara personal di kelompok simpatisan partai politiknya adalah cara yang paling pas.

Kampanye tatap muka langsung, mendatangi warga disebut Winarty dilakukan hampir semua caleg yang dikenalnya. Terlebih, saat ini di Badung, semua atribut partai dan caleg harus dicabut untuk menghormati hari raya.

Di Bali saja, tercatat 5065 orang caleg yang memperebutkan 399 kursi parlemen di DPR, DPD, DPRD Provinsi dan kabupaten/kota. Jadi dipastikan 92% dari mereka akan gagal.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun kini hanya mengandalkan semangat. “Bagaimana pun saya harus optimis, Pemilu harus berlangsung,” kata Ray Misno, Ketua KPU Denpasar.

Upaya menarik perhatian pemilih telah mulai dilakukan dengan mengumumkan Daftar Pemilih Tetap (DPT)  yang ditempel di papan pengumuman banjar-banjar, lokasi pemungutan suara. “Namun, tak juga banyak pemilih yang mengecek apakah sudah menjadi pemilih. Padahal kali ini pemilih yang harus aktif mengecek sendiri, tidak ada petugas yang datang ke rumah-rumah, seperti Pemilu sebelumnya,” ujarnya.

Beberapa hari ini, Ray Misno, Ketua KPU Denpasar mengaku pusing. Selain karena pasifnya pemilih, juga molornya jadwal penghitungan suara.

“Dari sejumlah simulasi, warga yang memilih menghabiskan waktu lebih dari lima menit di dalam bilik suara. Mereka langsung nervous setelah membuka surat suara karena banyaknya partai dan nama,” kata Ray.

Padahal menurut kalkulasi, tiap pemilih maksimal mempunyai waktu empat menit untuk mencontreng di tiga kertas suara berbeda. “Jangankan pemilih, caleg yang melakukan simulasi saja banyak yang melebihi lima menit. Padahal pilihannya kan sudah jelas,” Ray heran.

Ia mempridiksi, rekapitulasi hasil pemungutan akan berlangsung hingga larut malam. “Ini pemilu yang berat bagi panitia pemilu dan juga pemilih,” katanya.  [b]

Berita ini dimuat di http://www.thejakartapost.com/news/2009/03/17/festivals-take-balinese-mind-election.html

Tags: AgamaBaliPolitik
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Luh De Suriyani

Luh De Suriyani

Ibu dua anak lelaki, tinggal di pinggiran Denpasar Utara. Anak dagang soto karangasem ini alumni Pers Mahasiswa Akademika dan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. Pernah jadi pemimpin redaksi media advokasi HIV/AIDS dan narkoba Kulkul. Menulis lepas untuk Mongabay.

Related Posts

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

27 February 2026
Potensi Panas Ekstrem di Bali: Apakah Pulau ini Sudah Bersiasat Meredamnya?

Potensi Panas Ekstrem di Bali: Apakah Pulau ini Sudah Bersiasat Meredamnya?

18 February 2026
Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

11 February 2026
Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

15 January 2026
Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

10 January 2026
Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

5 January 2026
Next Post

Merayakan Galungan dalam Keprihatinan

Comments 2

  1. pushandaka says:
    17 years ago

    Makanya, jangan kebanyakan parpol. Banyak parpol kualitasnya ndak jelas, ya kaya gini jadinya, masyarakat males ngadepin pemilu. Banyak parpol ndak berarti negara ini sudah demokratis. Demokratis kok banyak parpol. Parpol cukup 5 saja atau kalo perlu 2, tapi berkualitas bagus, daripada banyak ndak ada mutunya.

    Tapi saya tetap milih. Doakan pilihan saya tepat. Hehe!

    Reply
  2. Dewi Pinatih says:
    17 years ago

    aku yo bingung ki mo milih apaan 😀 harusnya dibawah kertas suara ada option others yg ada isiannya, tar aku bisa contrng others itu trus tulis namaku ndiri xixixixixix

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

10 March 2026
Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

8 March 2026

Dinamika Nyepi di Bali: Imbas Tawur hingga Kesepakatan Nasional

8 March 2026
Titik Berburu Takjil di Bali

Titik Berburu Takjil di Bali

6 March 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia