• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, March 12, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Hantu-hantu Pendukung Reklamasi Teluk Benoa

Anton Muhajir by Anton Muhajir
21 December 2014
in Berita Utama, Kabar Baru, Lingkungan
0
7

Para hantu pendukung reklamasi Teluk Benoa tiba-tiba menyerbu dunia maya sebulan terakhir.

Mereka sangat rajin ngetwit dengan tagar RevitalisasiTelukBenoa. Sebagian besar bahkan hanya ngetwit tentang topik mendukung reklamasi Teluk Benoa. Tidak ada topik lain sama sekali.

Sekilas, akun-akun tersebut terlihat meyakinkan. Mereka bisa memeriahkan perdebatan, pro dan kontra, terhadap rencana reklamasi PT Tirta Wahana Bali International (TWBI) tersebut.

Tapi, makin saya perhatikan, makin banyak hal meragukan tentang akun-akun tersebut. Setelah cek dan ricek lagi berdasarkan ilmu “11 Cara Memeriksa Akun Twitter Palsu”, maka sampailah saya pada kesimpulan bahwa sebagian besar akun-akun pendukung reklamasi Teluk Benoa tersebut memang akun palsu.

Dalam istilah di Internet, mereka biasa disebut bot, akun yang dibuat oleh mesin. Dalam bahasa sekarang sebut saja mereka hantu. Tepatnya akun hantu.

Berikut ciri-ciri akun palsu Twitter pendukung reklamasi Teluk Benoa tersebut.

Pertama, akun baru dibuat.

Akun-akun hantu pendukung reklamasi pada umumnya baru dibuat Desember ini. Berikut contoh-contoh dan buktinya.

Terlihat kapan twit pertama kali mereka. Bunyinya juga sama semua. Kebetulan? Jelas tidak. Itu karena mereka memang hantu.

akun-hantu-01

akun-hantu-03

akun-hantu-02

Kedua, identitas mereka tidak jelas.

Identitas akun bisa dilihat dari tiga hal: nama, bio, dan foto. Silakan lihat nama-nama akun di bawah ini. Sudah nama akun tidak jelas, nama pemilik tidak jelas, identitas juga hanya dibuat untuk tujuan mendukung reklamasi.

Tanpa nama dan foto yang jelas, susah untuk tahu siapa mereka sebenarnya kecuali mereka memang hantu.

bio-tak-jelas bio-tak-jelas-02

Ketiga, follower mereka juga tidak jelas.

Karena baru ngetwit, follower para akun hantu ini tidak banyak. Jumlahnya belasan atau kurang. Jika ada yang punya punya follower sampai ratusan, tetap saja follower mereka hantu.

Bagaimana cara ngeceknya? Kan tinggal cek follower mereka. Akan kelihatan sama saja dengan mereka, nama dan foto tidak jelas. Jadi serupa hantu difollow hantu.

follower-palsu

follower-ga-jelas

 

Keempat, ngetwit seragam.

Caranya mudah, cobalah cari dengan kata kunci tertentu yang ditwit oleh salah satu akun pendukung reklamasi. Maka, hasilnya akan ada belasan atau 20an akun yang menuliskan hal sama di akun mereka.

Mereka hanya modal copy paste atau RT. Kalau RT sih masih okelah. Itu hal biasa. Tapi kalau ngetwit satu kalimat sama persis titik komanya, sudah jelas itu bot.

Isi twit mereka hanya melulu tentang dukungan terhadap reklamasi. Jika tidak, biasanya hanya menyerang kelompok penolak reklamasi, terutama dua ikon Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi yaitu @gendovara dan @JRX_SID.

twit-kembar

Kelima, jika bukan hantu maka staf Artha Graha Network (AGN).

Sekadar info jika lupa. PT TWBI adalah bagian dari AGN, perusahaan milik Tomy Winata. Beberapa akun dengan nama dan identitas jelas, biasanya berhubungan dengan mereka.

Contoh pertama adalah @hekahert. Dari hasil googling, dia ini Direktur PT Sumber Alam Sutera anak perusahaan PT Artha Graha.

staf-AG-02

staf-AG-04

staf-AG-03 staf-AG-01

Contoh akun lain yang paling agresif mendukung reklamasi Teluk Benoa adalah PusRinii. Dari googling sebentar, ketemu nama lain Puspita Rini. Dia bekerja sebagai humas perusahaan-perusahaan milik Artha Graha.

staf-AG-PusRinii

Jadi, PusRinii ini orang yang sama dengan Heka Hertanto, mereka memang bekerja untuk Artha Graha. Wajarlah jika mati-matian membela rencana investasi bos mereka.

Maka ketahuan kan motif dan modusnya. Mereka yang membela mati-matian rencana reklamasi itu hanya ada dua. Jika bukan akun-akun hantu, maka mereka membela semata karena kepentingan perut mereka.

Omong kosong kalau dukungan mereka demi masa depan Bali seperti dalam twit-twit mereka. [b]

Tags: BaliLingkunganTeluk Benoa
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

27 February 2026
Potensi Panas Ekstrem di Bali: Apakah Pulau ini Sudah Bersiasat Meredamnya?

Potensi Panas Ekstrem di Bali: Apakah Pulau ini Sudah Bersiasat Meredamnya?

18 February 2026
Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

11 February 2026
Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

15 January 2026
Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

5 January 2026
Krisis Sampah di Bali: Contoh Baik di Desa Ada, kenapa Pemerintah Pilih Bakar Sampah?

Krisis Sampah di Bali: Contoh Baik di Desa Ada, kenapa Pemerintah Pilih Bakar Sampah?

30 December 2025
Next Post
Melali Pewarta Warga Mengabarkan Keberagaman

Melali Pewarta Warga Mengabarkan Keberagaman

Comments 7

  1. Putra says:
    11 years ago

    Takut karena di dunia maya di tebar fitnah untuk para kontra. Masyarakat luas wajib mengetahui apa yg sebenernya terjadi. Ini perang ga adil. Tau investor ga main dunia maya di hantam. Logika nya kalau memang masyarakat bali. Kenapa harus mencari dukungan di dunia maya. Kenapa ga di dunia nyata saja bos. Apa terlalu pengecut untuk bermain real. Dan saya yakin komen ini ga akan di tampilkan karena takut kebenaran asli apa yg terjadi di teluk benoa.

    Reply
    • Jody says:
      11 years ago

      Om Putra, buktinya, keyakinannya bahwa komenya tidak akan ditampilkan oleh admin salah kan? 🙂

      Saya pikir alasan teman-teman anti-reklamasi bergerak di dunia maya bukanlah karena takut, atau pengecut. Tentu saja karena kalah modal dari para investor , konsolidasi dan edukasi kegiatan aktivitas anti-reklamasi akhirnya lebih banyak dilakukan di dunia maya (twitter, blog, facebook), yang notebene biayanya gratis.

      Lagipula logikanya, kalau mereka ini pengecut, kenapa harus menulis artikel ini dengan nama asli? Om Putra bisa kok googling siapa penulisnya, latar belakangnya, pekerjaannya. Itu semua saya kira bisa dipertanggung jawabkan.

      Lebih pengecut mana dibandingkan akun-akun BOT pro-reklamasi? Terang-terangan kebanyakan dari mereka tidak pakai nama asli, akun twit dibuat kurang dari 2 bulan, lalu tweet mereka yang 100% tentang reklamasi saja, seperti yang dijelaskan dalam artikel di atas.

      Reply
      • Redi says:
        11 years ago

        Mau cari dukungan dimana lagi ?
        1. Baliho yang mestinya sebagai salah satu media informasi bagi yang tidak mengetahui malah banyak dirusak oknum – oknum tak bertanggung jawab
        2. Media sudah banyak yang memberitakan kebohongan publik contohnya sewaktu ada penelpon yang bernama I Wayan Muka dan mengaku sebagai Ketua LPM Tanjung Benoa padahal I Kadek Duarsa adalah Ketua LPM Tanjung Benoa dan beliau menolak rencana Reklamasi Teluk Benoa
        3. Banyak yang mengajak menolak rencana ini lewat sosial media karena kebanyakan dari orang yang belum mengerti persoalan masa depan pulaunya cenderung aktif di dunia maya , Ironis sekali

        Reply
    • tata says:
      11 years ago

      di dunia nyata tentu sudah dilakukan
      selama ini kami melakukan aksi demo hingga pagelaran seni
      anda tidak tahu ya?

      mengapa kami lebih rajin berkutat didunia maya?
      ini memiliki banyak faktor
      perkembangan jaman kini yang serba internet, muda-mudi yang lebih aktif didunia maya, efisiensi kerja dan masih banyak lagi.
      kami juga mengumumkan akan mengadakan acara lewat media sosial agar lebih mudah di sebar. media cetak juga meliput kegiatan kami.

      tentu investor bermain di dunia maya
      kan sudah anda lihat sendiri buktinya diatas, semua status sama plek
      kalau memang mereka benar mengapa caranya licik seperti itu coba?

      pegang kata-kata saya
      “kalau benar kenapa harus sembunyi-sembunyi merencanakan proyek ini?!”

      Reply
  2. winbatu says:
    11 years ago

    saatnya masyarakat kbadung sadar dengan kondisi teluk tanjung benoa. bersama-sama kita harus berani mencari dan #dukungcabupbadungyangberanitolakreklamasidanrevitalisasitelukbenoa. melawan atau tenggelam.

    Reply
  3. erwin says:
    11 years ago

    Mau tolak atau kontra yg penting yg terbaik buat smua deh,,,

    Reply
  4. Yuda says:
    11 years ago

    postingan ini valid. saya juga pelaku sosial media, setidaknya paham soal akun hantu.. hhe
    lanjutkan perjuangan, telok benoa harus kita amankan sebagaimana mestinya 🙂

    salam dari Ponorogo

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

10 March 2026
Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

8 March 2026

Dinamika Nyepi di Bali: Imbas Tawur hingga Kesepakatan Nasional

8 March 2026
Titik Berburu Takjil di Bali

Titik Berburu Takjil di Bali

6 March 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia