• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, April 28, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

EcoBali Tambah Fasilitas untuk Kelola 16 Ton Sampah Plastik per Hari

Ni Made Dwi Septiantari by Ni Made Dwi Septiantari
27 August 2022
in Kabar Baru
0
0

Peresmian fasilitas tambahan pengelolaan sampah plastik ecoBali

Sejak 2006 EcoBali memfokuskan diri untuk mengelola sampah anorganik di wilayah Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan. Kini EcoBali membuka fasilitas pemilahan sampah kedua di Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Bali. Dengan penambahan kapasitas di tempat baru ini, ditargetkan EcoBali dapat mengelola sampah mencapai hingga 16 ton sampah anorganik per hari.

Sebelumnya, EcoBali mengelola sampah dengan kapasitas 3.5-5 ton per hari. Setelah dibukanya fasilitas pengelolaan sampah anorganik yang baru ini, EcoBali mengembangkan sayap jaringannya ke beberapa pihak. Bekerjasama dengan TPS3R, Bank Sampah, sektor bisnis dan lembaga informal lainnya. Sehingga dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Bali untuk pengelolaan sampah anorganik.

I Ketut Mertaadi, Direktur ecoBali menyebutkan hal ini menjadi salah satu upaya untuk ikut mendukung implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomer 47 tahun 2019 tentang Pemilahan Sampah Berbasis Sumber. Melalui pengembangan fasilitas pengelolaan sampah plastik ini, ecoBali akan melakukan pemilahan jenis sampah plastik lebih spesifik. Saat ini EcoBali sudah memilah lebih dari 30 kategori sampah plastik. Hasil pengelolaan dan pemilahan sampah ini dibawa ke pabrik pengolahan sampah plastik yang berada di luar Bali.

Untuk memperluas jangkauan penangaan sampah plastik, ecoBali menjalin kerjasama dengan Desa Tibubeneng melalui Gerakan memilah sampah plastik dari warung dan toko. Gerakan ini menjadi solusi yang lebih baik untuk pengelolaan sampah plastik termasuk plastik yang bernilai rendah.

“Mulai dari warung dulu, setelah itu akan diperluas ke masyarakat melalui optimalisasi bank sampah, kerjasama pengelolaan sampah plastik di pasar dan unit bisnis yang ada di desa sehingga semua bisa tertangani,” sebut Mertaadi di EcoBali, Tibubeneng, 25 Agustus 2022.

Dari pengembangan fasilitas dan kolaborasi ini ecoBali bersama dengan Desa Tibubeneng ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilah sampah dari sumber dan mendaur ulang untuk mengurangi sampah yang dibawa ke TPA. Kerjasama ini juga bertujuan untuk mendukung program Desa Tibubeneng BERTALENTA dengan memberi solusi kepada masyarakat khususnya pemilik warung/toko untuk dapat berkontribusi langsung dalam pengelolaan sampah yang bertanggungjawab.

EcoBali didirikan pada tahun 2006 untuk ikut memberikan solusi atas permasalahan pengelolaan sampah di pulau Bali. Visi-misinya untuk mempromosikan dan mengimplementasikan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Menyediakan jasa sampah yang terpilah di sumber, menyediakan komposting unit untuk rumah tangga dan bisnis, mengoperasikan fasilitas “Rumah Pemulihan Material (RPM) anorganik dimana sampah yang terkumpul dipilah lebih spesifik untuk menangani semua barang yang bisa di daur ulang.

kampungbet
Tags: eco balipengelolaan sampah
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Ni Made Dwi Septiantari

Ni Made Dwi Septiantari

Related Posts

Waste to Energy bukan Solusi Utama Penanganan Sampah

Waste to Energy bukan Solusi Utama Penanganan Sampah

27 April 2026
Kredit Plastik: Solusi Palsu Tak Berkelanjutan

Kredit Plastik: Solusi Palsu Tak Berkelanjutan

26 April 2026
Bakar Sampah Organik: Solusi Praktis atau Ancaman Kesehatan?

Bakar Sampah Organik: Solusi Praktis atau Ancaman Kesehatan?

24 April 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

15 April 2026
Sekolah Pembaharu Ashoka: Kelola Sampah sampai Ekskul Agro

Sekolah Pembaharu Ashoka: Kelola Sampah sampai Ekskul Agro

13 February 2026
Rekam Jejak 41 Tahun TPA Suwung: Berulang kali Hendak Ditutup, PSEL Gagal

Menata Ulang Kebijakan Pengelolaan Sampah Nasional

2 February 2026
Next Post
Memahami Bencana Ekologi untuk Ketangguhan Masyarakat

Memahami Bencana Ekologi untuk Ketangguhan Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

28 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Menjinakkan Suara Kritis Kampus

28 April 2026
Waste to Energy bukan Solusi Utama Penanganan Sampah

Waste to Energy bukan Solusi Utama Penanganan Sampah

27 April 2026
Kuningan: Sajian Nasi Kuning dan Kebiasaan Identik Lainnya

Keadilan bagi Guru dan Wajib Belajar 13 Tahun

27 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia