• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, May 18, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru Kabar

Dari Desa Membumikan Nilai-nilai Pancasila

Nyoman Mastra by Nyoman Mastra
10 June 2019
in Kabar
0
0
Mengajak anak lebih dekat dengan alam di Pasraman Sahabat Serase Tegal Budaya Nang Oman

Memaknai nilai-nilai Pancasila tidak sekadar seremonial belaka.

Sebagai anak bangsa sudah menjadi keharusan kita mengetahui, mengerti, dan mengamalkannya secara bijak dan kontekstual. Sebagaimana cita-cita founding father negeri ini yang menggali dan merumuskan semangatnya: ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.

Pancasila adalah kristalisasi nilai-nilai tradisi masyarakat Nusantara yang notabene adalah inti peradaban Nusantara. Rumusan filosofis-ideologisnya bertolak dari cara hidup bangsa Indonesia untuk menghadapi masa depannya.

Sumber daya ataupun bentang alam negeri ini berlimpah dan subur. Panorama alamnya yang indah dengan beragam suku, adat, agama, dan kebudayaan. Penduduknya terkenal ramah. Oleh karena itulah sudah menjadi kewajiban kita untuk selalu sadar, up-to-date berpikir ke depan memaknai nilai -nilai spirit Pancasila dengan membangun jati diri dalam kehidupan berbasis kompetensi dalam berbagai segi kehidupan dan profesi.

Sebagai pejabat pemerintahan, pegawai negeri, swasta, pegiat sosial, pendidik, pelajar, mahasiswa, pedagang, petani, maupun nelayan. Untuk membangun dan menjadikan negeri dan bangsa ini bermartabat, berdaulat, berdikari dan berkepribadian, sehingga slogan Bhinneka Tunggal Ika dan masyarakat adil makmur selalu terjaga dan menjadi nyata.

Pasraman Sahabat Serase Tegal Budaya Nang Oman di Desa Pakraman Serason, Desa Pitra, Kecamatan Penebel, Tabanan mencoba memaknai dan mengimplementasikannya dengan kegiatan-kegiatan biasa dan sederhana. Pesertanya adalah lintas generasi dengan konsep pemuliaan Bumi, air, sumber daya alam, serta sumber daya manusia berbasis kearifan budaya local dan Tri Hita Karana.

Anak-anak belajar menari di Pasraman Sahabat Serase Tegal Budaya Nang Oman

Beragam Kegiatan

Adapun kegiatan yang direncanakan dan telah dilakukan berupa pemahaman dan pelaksanaan adat, peduli lingkungan, serta kegiatan sosial ekonomi,

Di bidang pemahaman dan pelaksanaan adat serta dan kebudayaan yang berlandaskan agama Hindu antara lain berupa tatwa dan etika Upacara Agama dan sarana Upakara serta cara pelaksanaannya dan nyastra, belajar seni tari, seni tabuh, gegitan, pasang aksara Bali.

Untuk menumbuhkan kepedulian pada lingkungan dan hidup sehat, kegiatannya antara lain belajar teknis pengelolaan sampah dan konsep Bank Sampah. Ada pula penanaman pohon langka, upakara, obat, dan konsumsi sebagai bentuk investasi air di perut bumi.

Di sini juga ada pelajaran pembuatan pupuk organik dengan bahan dan olah lokal, dan belajar bertani organik.

Di bidang keterampilan, kegiatan ekonomi, dan sosial, Pasraman Sahabat Serase juga mengajarkan organisasi kelompok/sekaha yang berkaitan dengan kegiatan bertani, beternak, perikanan, dan koperasi.

Ada pula pelajaran tentang pengelolaan dan pengolahan produk pertanian untuk petani, budi pekerti, publikasi, pasar dan pemasaran. Para siswa juga belajar berorganisasi dan keterampilan IPTek, menggambar dan mewarnai untuk anak-anak; dan memasak dan membuat jajan dengan bahan olah local yang sehat dan bergizi.

Secara rutin, kami juga melaksanakan kegiatan memperingati dan memaknai hari suci keagamaan, dan hari-hari besar nasional.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pola pikir dan sikap mental selalu membangun kecerdasan emosional, intelektual, spiritual, dan berbudaya. Kami juga ingin menumbuhkan keimanan, ketaqwaan, budaya melayani, kebersamaan, toleran, dan saling menghormati.

Untuk itulah di Pasraman Sahabat Serase Tegal Budaya Nang Oman diadakan penghormatan perayaan hari-hari besar nasional, untuk selalu mengingatkan dan penyegaran terhadap nilai-nilai spirit dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kegiatan dimulai dari membersihkan lingkungan, lomba baca puisi kepahlawanan, lomba pidato kepahlawanan, lomba ngulat ketipat dan klatkat, penanaman pohon upakara, menebar bibit ikan di saluran air subak dan ajakan gemar memelihara dan makan ikan, lomba menangkap belut.

Puncak acara upacara bendera peringatan hari Kesaktian Pancasila di area tegalan dan diakhiri dengan menikmati hidangan ringan hasil olahan dari bahan setempat. Menunya nasi organik Umawali dari Subak Ganggangan, Br Pagi, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan.

Nasi organik dilengkapi jukut don jelengot, nangka muda dan daun ketela pohon, kripik lindung(belut), sambel gedeblag. Sederhana tetapi nikmatnya maknyuuss. [b]

kampungbet
Tags: AJW 2019LingkunganTabanan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Nyoman Mastra

Nyoman Mastra

Nyoman Mastra bergiat di Pasraman Sahabat Serase Tegal Budaya Nang Oman, Br Serason, Desa Pitra, Kecamatan Penebel, Tabanan.

Related Posts

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

3 May 2026
Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

1 May 2026
IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Next Post
Dadang Pranoto “Dialog Dini Hari” Tour ke Perancis

Dadang Pohon Tua, Akarnya Menancap di Poros Bumi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

15 May 2026
Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia