Realitas Sosial Budaya Patriarki dalam Mata Harumi oleh Putu Oka Sukanta
“Laki-laki bebas memilih pasangan, sedangkan perempuan sangat dibatasi” Putu Oka Sukanta dalam Mega Hitam Pulau Kayangan Apa yang hilang dari...
Read moreDetails“Laki-laki bebas memilih pasangan, sedangkan perempuan sangat dibatasi” Putu Oka Sukanta dalam Mega Hitam Pulau Kayangan Apa yang hilang dari...
Read moreDetails“Kami ingin mengembalikan hak asasi anak dan menghentikan eksploitasi anak,” ungkap Mey, kepala tim dan pekerja sosial di Bali Street...
Read moreDetailsLebih dari 20 anak muda dari 9 kabupaten dan kota di Bali menyuarakan berbagai masalah di daerahnya melalui Beasiswa Liputan...
Read moreDetailsDi tengah tantangan lingkungan yang semakin mendesak di Indonesia, 15 musisi dari berbagai daerah dan genre termasuk Kunto Aji, Reality...
Read moreDetailsBanten, 23 Juni 1596. Layar terkembang dari kapal Cornelis de Houtman menyapa Kesultanan Banten. Sementara itu, di bumi seberang, Laksamana...
Read moreDetails