• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, January 19, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

[Foto] Berkunjung ke Museum Le Mayeur, Sanur

Anggara Mahendra by Anggara Mahendra
24 March 2013
in Berita Utama, Budaya, Foto, Kabar Baru, Travel
0
0

anggaramahendra_le mayeur _08

Sanur, salah satu tempat di mana kita bisa menikmati matahari terbit terbaik dari pesisir pantai.

Di tempat ini juga menjadi saksi perjalanan cinta antara Adrian Jean Le Mayeur de Mepres dengan Ni Nyoman Pollok  yang bisa kita lihat pada bangunan museum Le Mayeur. Dalam sejarahnya, Le Mayeur dilahirkan pada 9 Februari 1880 dalam keluarga bangsawan Belgia yang kemudian tumbuh menjadi pelukis dengan bakat yang didapatkan dari ayahnya yang juga pelukis.

Ayahnya sempat tidak menginginkan Le Mayeur menjadi pelukis. Meskipun begitu, dia tetap belajar dengan berguru pada Ernest Blanc Garin dan berkeliling dunia untuk melukis. Misalnya ke Perancis, Italia, maroko, Tunisia, Aljazair, India, Thailand, kamboja, Tahiti dan Bali pada 1932. Singaraja adalah kota pertama yang didatangi, yang melanjutkan perjalanan ke Denpasar dan menyewa rumah di Banjar Kelandis.

Di sinilah dia berkenalan dengan Ni Nyoman Pollok yang saat itu menjadi penari Legong. Kecantikannya membuat Le Mayeur menjadikannya model untuk lukisannya dan setelah beberapa tahun setelah Le Mayeur pameran di Singapura, mereka menikah tahun 1935 dengan adat Bali.

Ilmu arsitektur yang diperolehnya di Universitas Libre, Brussel pada 1897 sangat membantunya ketika mendirikan rumah di lahan seluas 32 are di Sanur. Ukirannya Bali yang kita lihat sekarang di sana, dikerjakan oleh Ida Bagus Made Mas, sedangkan bingkai lukisannya dikerjakan oleh Ida Bagus Ketut Bagus yang sama-sama berasal dari Sanur.

Le Mayeur semakin dikenal dengan karya-karyanya, hingga membuat banyak pejabat tinggi datang ke rumahnya. Presiden Soekarno, Perdana Menteri Nehru, hingga Pak Bahder Djohan yang saat itu menjadi Menteri Pendidikan pengajaran dan Kebudayaan RI  sampai memiliki ide menjadikan rumah Le Mayeur sebagai museum.

Setelah dijadikan museum, perubahan seperti memasang gedeg, lantai ubin. Pada 1 April 1959, Ni Pollok memesan patung setengah badang Le Mayeur dari batu karang pada I Made Panti yang ditempatkan di belakang kolam ikan untuk mengenang Le Mayeur yang meninggal pada 31 Mei 1958 karena kanker telinga. Pada patung itu, dipahatkan kata-kata “In Loving Memory of A.J. Le Mayeur de Merpres. Born: February 9, 1880 Bruxelles, Belgium”. Ni Nyoman Pollok meninggal pada 27 Juli 1985, sedangkan patung yang bersanding di samping patung Le Mayeur baru dibuat tahun sekitar tahun 2006.

Penambahan lainnya adalah Bale Pecanangan disamping bangunan utama, yang digunakan dulunya untuk membuat sesaji, mengajar anak-anak menari, juga menenun. Tahun 1963 bangunan ini diperlebar dan jadi tempat menjual suvenir, kemudian didepan bangunan ini dibuatkan Bale Bengong. Pelinggih Penyawangan Pura Kahyangan, Pelinggih Ratu Segara, Pelinggih Dalem Peed dan Ratu Gede juga ditambahkan disana.

Museum Le Mayeur setiap harinya cenderung sepi, terlihat hanya beberapa turis dari luar negeri yang mampir. Sebanyak 88 koleksi lukisan yang dibuat dari periode tahun 1921 sampai 1957 juga dalam kondisi yang semakin memprihatinkan. Warna yang mulai memudar, bagian-bagian kecil yang mengelupas, cat yang pecah, bahkan ada beberapa lukisan yang sudah mulai robek karena kondisi alam dan tenaga restorator yang kurang memadai. Sampai saat ini hanya konservasi manual dengan membersihkan debu lukisan dengan kuas halus.

anggaramahendra_le mayeur _20
anggaramahendra_le mayeur _19
anggaramahendra_le mayeur _18 anggaramahendra_le mayeur _17 anggaramahendra_le mayeur _16 anggaramahendra_le mayeur _15 anggaramahendra_le mayeur _14 anggaramahendra_le mayeur _13 anggaramahendra_le mayeur _12 anggaramahendra_le mayeur _11 anggaramahendra_le mayeur _10 anggaramahendra_le mayeur _09 anggaramahendra_le mayeur _08 anggaramahendra_le mayeur _07 anggaramahendra_le mayeur _06 anggaramahendra_le mayeur _05 anggaramahendra_le mayeur _04 anggaramahendra_le mayeur _03 anggaramahendra_le mayeur _02 anggaramahendra_le mayeur _01

Tags: MuseumSanurTravelWisata
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anggara Mahendra

Anggara Mahendra

fotojurnalis lepas, pembuat catatan visual dan pengendara Si Kemot, Honda C70 merah

Related Posts

“Pesuan Kebisan Ragane” Api Jengah Pemuda Intaran Sanur

“Pesuan Kebisan Ragane” Api Jengah Pemuda Intaran Sanur

10 October 2025
Sanur Masih Belajar Ramah pada Kaki dan Roda 

Sanur Masih Belajar Ramah pada Kaki dan Roda 

9 October 2025

Mempertahankan, Sebaik-Baiknya Cara Mereka untuk Melawan

29 September 2025
Dilema Subak Intaran di Antara Gempuran Sampah Plastik

Dilema Subak Intaran di Antara Gempuran Sampah Plastik

26 September 2025
Pantai: Ruang Hidup yang Mengubah Hidup Bu Tude

Pantai: Ruang Hidup yang Mengubah Hidup Bu Tude

25 September 2025
Sanur Masa Depan dari Warga Sanur

Anak Muda Sanur dalam Penguatan Identitas Adat, Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Bali

23 September 2025
Next Post
Ketegasan SBY Dibutuhkan Negara Miskin dan Berkembang

Ketegasan SBY Dibutuhkan Negara Miskin dan Berkembang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Permasalahan Petani Hutan di Bali

Permasalahan Petani Hutan di Bali

19 January 2026
Mandaragiri: Saat Leluhur Membaca Bahasa Bumi

Mandaragiri: Saat Leluhur Membaca Bahasa Bumi

19 January 2026

Siwaratri sebagai Ruang Kontemplasi Menghadapi Krisis Batin Kehidupan Modern

18 January 2026
Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

17 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia