• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, September 18, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Berbagi Jotan saat Galungan

Anton Muhajir by Anton Muhajir
20 August 2008
in Kabar Baru, Kuliner, Opini
0
1

galungan.png

Sekitar pukul 7 pagi ini. Saya beserta anak dan istri masih lagi asik main di dapur untuk bikin sarapan. Gede Santika, tetangga kami, sudah mengetuk pintu gerbang rumah. Saya beranjak keluar membuka pintu. Menemuinya.

Gede, murid kelas II SMP yang hampir tiap hari main di ruangan depan rumah kami seperti sebagian besar anak di gang kami, sudah berpakaian adat madya. Berbaju safari dengan bawahan kamen (sarung) dan udeng di kepala. Dia membawa jotan untuk kami.

Jotan adalah semacam pemberian untuk orang lain. Biasanya diberikan saat si pemberi sedang punya upacara adat di rumah atau pura. Isi jotan berupa makanan yang dipakai untuk sajen saat upacara. Namun, kadang-kadang isi jotan juga memang khusus disiapkan untuk dihadiahkan, bukan sisa sembahyang.

Tradisi memberi jotan, disebut ngejot, dilakukan antar-tetangga atau antar-keluarga. Di jalan Subak Dalem gang V, Denpasar Utara di mana saya tinggal, saya mendapat jotan ini dari banyak tetangga yang merayakan Galungan.

Maka, sejak kemarin petang, para tetangga lain juga ngejot ke rumah saya. Bu Wayan, Dadong Devita, Bu Rizki, Bu Devi, dan banyak lagi. Hampir semua tetangga saya yang merayakan Galungan berbagi jotan ke rumah saya.

Tentu saja saya senang mendapat jotan. Sebab saya bisa makan-makan isinya. 😀 Apel, pisang, salak, roti, rengginang, jaja uli, lepet, krupuk mlinjo, dodol, dan buanyak lagi isi jotan ini lebih dari cukup untuk kami makan.

Di luar urusan perut kenyang, jotan bagi saya adalah simbol toleransi. Keluarga saya yang muslim, meski tidak taat-taat amat, bisa ikut merayakan Galungan dalam bentuk berbeda. Sebaliknya, ketika Lebaran misalnya, kami juga berbagi jotan untuk tetangga kami yang tidak merayakan Lebaran. Jotan dari kami biasanya berisi nasi dan lauk pauk. Mirip berkat kalau di Lamongan, Jawa Timur tempat di mana saya lahir dan besar sebelum tinggal di Bali.

Nah, pas Natal, saya dan tetangga juga mendapat jotan dari Pak Anton, tetangga kami yang merayakan Natal. Inilah bentuk toleransi di antara kami dalam merayakan hari raya agama masing-masing. Kami saling berbagi..

Yap, berbagi. Karena itu, ngejot juga bisa jadi waktu yang tepat untuk mengenal dan berbagi satu sama lain. Tidak peduli status sosial, ekonomi, maupun agama. Tidak setiap hari kami bisa berbagi. Maka, ketika kami merayakan hari raya agama masing-masing, jadilah hari raya itu waktu tepat untuk berbagi.

Selamat Galungan dan Kuningan untuk yang merayakan. Senang dan bangga bisa menjadi bagian dari keragaman ini.. [b]

Desain ucapan dari blog I Made Andi Arsana.

Tags: BaliToleransi
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

IDRiM 2026 Bahas Bencana Dunia: Bali Cuma Tuan Rumah atau Ikut Cari Solusi?

IDRiM 2026 Bahas Bencana Dunia: Bali Cuma Tuan Rumah atau Ikut Cari Solusi?

12 September 2026
Refleksi Gempa Flores: Sudahkah Bali Siap Menghadapi Ancaman Gempabumi?

Refleksi Gempa Flores: Sudahkah Bali Siap Menghadapi Ancaman Gempabumi?

29 August 2026
Understanding the “Sulfur Burst” Phenomenon in Lake Batur and its Root Causes

Understanding the “Sulfur Burst” Phenomenon in Lake Batur and its Root Causes

12 August 2026
Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

12 August 2026
Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

26 July 2026
Lelaki yang Berdiri 150 Meter dari Kawah: Mengenang Stehn dan Letusan Batur 1926

Lelaki yang Berdiri 150 Meter dari Kawah: Mengenang Stehn dan Letusan Batur 1926

20 July 2026
Next Post

Jalur Bali Jawa bagaikan Neraka

Comments 1

  1. Wibisono Sastrodiwiryo says:
    18 years ago

    Waduh saya jadi teringat Ibu waktu membuat jotan Idul Fitri. Kalo Galungan selain ngincer jotan saya juga suka ngincer lungsuan. Nikmat sekali. I miss that moment so bad.

    Saya suka logo ucapan Galungan karya Bli Andi 🙂

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Napak Tilas Konflik Tanah Desa Adat Bugbug

Bugbug, Wilayah Frontier, dan Tubuh yang Dikorbankan

17 September 2026
Menemukan Makna Mis-Registered di Bangga di Bali 

Menemukan Makna Mis-Registered di Bangga di Bali 

17 September 2026
Warga Pemaron Adukan Pemerintah atas Pencemaran PLTD Pemaron

Warga Pemaron Adukan Pemerintah atas Pencemaran PLTD Pemaron

16 September 2026
Negara yang Meminta Kami Terus Beradaptasi

Negara yang Meminta Kami Terus Beradaptasi

16 September 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia