• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, January 14, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Bajak Laut Mabuk Laut

Saylow by Saylow
9 August 2013
in Agenda, Berita Utama, Kabar Baru
0
0

Teater Kini BerseriDalam rangka memperingati hari ulang tahun Teater kini Berseri yang ke 5, Teater Kini Berseri yang bekerjasama dengan UKM Kesenian ISI Denpasar akan mementaskan sebuah pertunjukan Bajak Laut Mabuk Laut. Dengan ciri khas mereka yang selalu kocak dan mengocok perut penonton itu, Teater Kini Berseri mencoba membuat pertunjukan yang berlangsung selama 6 hari dimulai dari tanggal 19 agustus sampai 24 agustus 2013 di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar jam 7 malam.
_MG_0175
Pada garapan “Bajak Laut Mabuk Laut” yang berdurasi 2 jam kali ini Teater Kini Berseri berkolaborasi dengan komunitas Djamur yang menggarap artistik panggung, Paperclip Motion yang menggarap mapping animasinya dan beberapa mahasiswa jurusan Tari ISI Denpasar yang menggarap koreo sekaligus menjadi penari latar. Selain itu juga ada beberapa musisi Bali yang mendukung sebagai musik latar atau OST dalam garapannya seperti Nosstress, Dialog Dini Hari, Tol Band Tol, Gecko, Ganjil dan Ahli Ribut. Ada juga lomba foto yang diadakan oleh HMJ Fotografi ISI Denpasar pada acara tersebut.
_MG_0023
Yang menjadi tantangannya adalah menjaga kestabilan mood para pemain hingga bisa mempertunjukan kualitas yang sama setiap harinya. Selain itu teater yang pernah meraih rekor penonton terbanyak dalam parade teater bali 2011 ini memiliki tantangan lain yaitu memenuhi quota penonton setiap harinya karena penonton adalah bagian dari unsur pertunjukan.
Teater Kini Berseri
Disisi lain garapan Bajak Laut Mabuk Laut ini menjadi kebanggaan tersendiri untuk sebuah kelompok teater kecil yang ingin membuat rekor pertunjukan di Bali merpertunjukan  pertunjukan yang sama selama 6 hari berturut-turut. Meskipun garapannya hanyalah sebuah pertunjukan operet yang notabene adalah pertunjukan dengan standar menengah kebawah bagi para seniman teater di Bali, namun ketika ditanya tentang tanggapan tersebut, mereka menjawab “Kami memang masih belum sebanding dengan senior teater yang lainnya, tapi kami terus berusaha untuk mengembangkan potensi yang kami miliki, masih dalam tahap proses pencarian jati diri dan kami hanya melakukan apa yang membuat penonton tersenyum”
Mengapa memilih judul Bajak Laut Mabuk Laut?
“Karena inilah yang sekarang terjadi di lingkungan kita sehari-hari, semisal pawang hujan kehujanan, sumber daya manusia belum siap namun dengan sangat berani mengambil profesi yang begitu menjadi ambisi. Mari menghibur diri.”

Tiket tanggal
19 – 22 Agustus Rp. 25.000
23 Agustus Rp. 30.000
24 agustus 35.000

Tiket Box: Gramedia Seluruh Bali dan  Idiom Garage (Jl. Tukad Pakerisan 72E, Panjer)

Sutradara: Benny Dipo
Naskah oleh: Gita Galah Gumilang
Pimpinan Produksi: Dewade Aditya

BajakLautMabukLaut

 

Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Saylow

Saylow

Saylow, putra asli Karangasem tepatnya Dusun Tanahampo. Berlatar belakang ilmu teknologi informasi dan desain, memilih managemen seni dan pertunjukan sebagai jawaban atas kebutuhan kesehatan mental dan menyandarkan kepulan asap dapur dengan melakukan usaha dagang parcel buah rumahan.

Related Posts

Para Perempuan Petani yang Perjuangkan Hak Tanah

Desa Bukan Ruang Kosong: Membaca Koperasi Merah Putih dari Bali

13 January 2026
Canggu: Puisi dan Kisah Perjalanan

Ubud vs Canggu sebagai Metafora Konflik Internal Diri

12 January 2026
Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

11 January 2026
Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

Demokrasi di Ujung Tanduk: Penangkapan Aktivis dan Normalisasi Represi

10 January 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Keresahan dalam Selimut Rust en Orde

9 January 2026
Next Post
Teh Beras Merah ala Jatiluwih

Teh Beras Merah ala Jatiluwih

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Para Perempuan Petani yang Perjuangkan Hak Tanah

Desa Bukan Ruang Kosong: Membaca Koperasi Merah Putih dari Bali

13 January 2026
Canggu: Puisi dan Kisah Perjalanan

Ubud vs Canggu sebagai Metafora Konflik Internal Diri

12 January 2026
Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

Memulai Kawasan Rendah Emisi di Bali

11 January 2026
Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

Subak kini Hanya Dilihat sebagai Objek Wisata bukan Sosio Ekologis

10 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia