• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, May 30, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Selamat Datang di Bali, Bu Hillary

Anton Muhajir by Anton Muhajir
22 July 2011
in Berita Utama, Kabar Baru
0
0
Mirip orang baru habis mandi dibanding melakukan kunjungan kenegaraan. Foto Kedutaan Amerika.

Kesatuan pengamanan khusus Amerika Serikat, Diplomatic Security (DS). Pasukan elite TNI, Brigade Mobil (Brimob). Pembawa detektor bahan peledak. Anjing pelacak. Kombinasinya menegangkan bagi saya.

Suasana itu hal baru bagi saya. Ketika masih jadi wartawan tetap, saya beberapa kali meliput pertemuan internasional, termasuk seperti Konferensi Tingkat Tinggi. Tapi, waktu itu saya meliput dari jauh. Beda dengan kali ini. Saya masuk di dalamnya.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengundang saya sebagai blogger untuk ikut dalam tim media internal untuk Hillary Clinton, Menteri Luar Negeri yang juga mantan Ibu Negara, negara adi daya ini. Dengan status ini, saya mendapat kesempatan ikut tim media internal Clinton selama di Bali untuk pertemuan ASEAN di Nusa Dua.

Pertemuan ASEAN sendiri diadakan sejak Senin lalu hingga Minggu nanti.

Saya senang. Bale Bengong, satu-satunya media dari Indonesia yang diundang masuk dalam tim media internal ini. Satu wartawan lagi dari kantor berita Amerika Associate Press (AP). Dua lainnya dari tim internal Kedutaan AS di Jakarta, videografer dan fotografer.

Media jurnalisme warga seperti Bale Bengong ternyata diajak masuk dalam tim internal media salah satu pejabat penting Amerika, sesuatu yang justru tidak pernah dilakukan pemerintah Indonesia setidaknya sampai saat ini.

Menurut saya ini kesempatan sangat bagus. Saya jadi bisa melihat dari dekat bagaimana tim kerja mantan Ibu Negara pada 1999-2001 yang pernah dinobatkan TIME sebagai satu dari 25 wanita paling berpengaruh di dunia ini.

Kami berempat ikut rombongan besar untuk menjemput Clinton sejak Kamis sore kemarin sekitar pukul 15.30 Wita. Sebanyak 17 mobil berangkat dari Grand Hyatt, Nusa Dua, tempat di mana Hillary akan menginap selama di Bali. Kami di mobil pers bersama rombongan menu Bandara Ngurah Rai, sekitar 10 KM dari Nusa Dua.

Sampai di bandara, rombongan kami masuk lewat jalur TNI Angkatan Udara, bukan jalur komersial. Di sini suasana terlihat lebih menegangkan bagi saya. Puluhan anggota DS, satuan elite pengamanan diplomat dan menteri Amerika menunggu. Lalu, mereka memeriksa satu per satu mobil yang sampai, termasuk BMW CD 12 01 yang akan dinaiki Hillary Clinton.

Semua mobil dibuka pintunya, baik depan maupun samping. Dibukanya sampai mentok. Lalu, tiga petugas akan memeriksanya. Ada yang bagian bawah mobil. Ada yang periksa di dalamnya. Lalu, satu lagi dengan anjing.

Pemeriksaan ini dilakukan secara berlapis selama tiga kali. Salah satunya dengan anjing pelacak bahan peledak yang dibawa dari Amerika. Anjing bernama Emi ini mengendus tiap barang bawaan.

Saya dan tiga wartawan lain juga kena. Kami harus membiarkan semua barang bawaan kami di lantai. Tas, kamera, telepon seluler, laptop. Semua ditaruh di lantai dan diperiksa mereka bertiga juga. Ini namanya proses screening. Dan, clear!

Kembang-kembang
Selesai diperiksa, proses selanjutnya adalah menunggu. Tidak ada yang tahu persis jam berapa Hillary Clinton, bahkan tim media dari Washington DC sekali pun. Alasannya untuk keamanan. Kami semua hanya tahu ancer-ancernya tapi tidak tahu persisnya.

Sambil menunggu, saya bisa melihat DS bersiap menyambut Hillary. Sekitar 10 orang dengan badan tegap, tinggi sekitar 180 cm, dan berkaca mata gelap itu mendiskusikan peta dengan gambar posisi pesawat akan mendarat.

Saya pikir setelah itu kami akan langsung menjemput Hillary. Ternyata tidak. Kami masih menunggu lagi sampai sekitar pukul 18.30 Wita. Setelah itu, rombongan besar kami bergerak lagi dan masuk ke kawasan landasan pacu. Kami bersiap menyambutnya lagi di sini.

Setelah sekitar 45 menit menunggu, pesawat militer Boeing yang membawa Hillary pun tiba. Dia baru terbang dari Chennai, India. Sebelumnya istri mantan Presiden Amerika ke-42, Bill Clinton juga mengunjungi Turki, Yunani, India, lalu ke Indonesia. Tepatnya di Bali.

Karena ini kunjungan kenegaraan, saya pikir dia akan menggunakan pakaian resmi dengan jas ketika turun dari pesawat kenegaraan. Ternyata tidak. Dia memakai baju lengan panjang berwarna ungu dan motif kembang-kembang oranye dan daun hijau. Rambutnya dirapikan dengan bandana kecil. Mirip orang baru habis mandi dibanding Menlu dari negara adi daya yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan.

Sayangnya suasana sudah gelap. Momennya juga cepat, kurang dari 5 menit. Saya jadi tak bisa cukup mendapat gambar Hillary. Apalagi posisi kami terhalang empat penyambut dari Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Setelah itu, kami segera menuju Nusa Dua. Dia menginap di salah satu villa Grand Hyatt yang berada di dekat pantai. Dari villanya pada sore hari ketika kami akan berangkat, terlihat pantai dengan pasir putih dan air laut membiru. Di sekitarnya, pasukan Brimob dan DS akan menjaga Hillary.

Maka, selamat datang di Bali, Bu Hillary. Semoga masih sempat menikmati Bali meski selalu dalam pengamanan ketat. [b]

Tags: BaliHillary ClintonInternasionalNusa Dua
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

9 May 2026
Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

3 May 2026
Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

1 May 2026
Next Post
Teater Sumur Tanpa Dasar di Bali

Teater Sumur Tanpa Dasar di Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

matan AI

Penghancuran Kemandirian Desa-desa di Bali

29 May 2026
Melali Cokelat dan Sastra di Bali Barat

Bali Hari Ini: Mana Desa, Mana Kota?

29 May 2026
Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

28 May 2026

Mall Baru akan Bermunculan, Warga Bali Khawatir Ruang Hidup Kian Sesak

27 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia