• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, June 10, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Perencanaan Desa Tangguh Bencana di Karangasem

Juniantari by Juniantari
10 June 2026
in Kabar Baru, Pelayanan Publik
0
0

Selama dua hari, 35 peserta dari berbagai unsur pemerintah daerah, kecamatan, dan desa berkumpul di tepi Pantai Tulamben, Karangasem. Bukan untuk wisata, melainkan untuk duduk bersama, membuka dokumen perencanaan desa, dan menjawab satu pertanyaan mendasar, sudahkah kesiapsiagaan bencana benar-benar masuk ke dalam rencana kerja desa kita?

Lokakarya Penyelarasan Rencana Aksi DRM-CCA ke dalam RPJMDes dan RKPDes yang digagas A-PAD Indonesia dan didukung Kementerian Luar Negeri Jepang (MOFA Japan) ini bukan sekadar forum diskusi. Namun merupakan ruang kerja teknis tempat di mana peta risiko bencana dibuka, angka-angka anggaran ditelaah, dan komitmen dituangkan ke dalam dokumen yang nyata.

Plt BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa menyebut, konteksnya memang mendesak. Karangasem adalah salah satu wilayah dengan beban risiko bencana tertinggi di Bali dari 14 jenis bencana yang diidentifikasi secara nasional, 12 di antaranya berpotensi terjadi di wilayah ini. Abrasi pantai menggerus garis pesisir rata-rata 1 cm setiap tahunnya. Kebakaran lahan berulang terjadi, dengan Karangasem menyumbang 10 dari 100 kejadian yang tercatat. Belum lagi ingatan tentang kebocoran tangki Pertamina di Antiga yang menjadi pengingat bahwa ancaman bisa datang dari mana saja.

“Perubahan cuaca yang tidak menentu menjadikan Karangasem wilayah berisiko tinggi. Itulah mengapa kita perlu menyelaraskan anggaran pengurangan bencana dengan adaptasi perubahan iklim dan itu harus dimulai dari dokumen perencanaan desa,” ujar Plt BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa.

Di tengah kondisi itu, masih banyak desa yang menempatkan anggaran kebencanaan hanya pada pos tanggap darurat. Padahal, dana desa sesungguhnya dapat digunakan untuk kegiatan pra-bencana dari mitigasi, pembangunan rambu evakuasi, hingga pelatihan kewaspadaan dini. Apalagi di tengah efisiensi anggaran yang sedang berjalan, ruang kolaborasi antara pemerintah desa, NGO, dan yayasan menjadi semakin penting untuk dijaga.

“Desa banyak yang menaruh anggaran di pos gawat darurat, tapi tidak memberikan porsi untuk pra-bencana. Padahal bisa. Dana Desa bisa digunakan untuk penanggulangan bencana, tidak hanya penanganan. Saya berharap kegiatan ini bisa menghasilkan perbaikan nyata,” kata Arimbawa.

Melalui pendekatan klinik teknis, peserta dari tiga desa penyangga Tulamben, Kubu, dan Purwakerti dengan didampingi langsung dalam menelaah dokumen RPJMDes dan RKPDes. Data dibagi, kesenjangan diidentifikasi, dan kegiatan-kegiatan prioritas disinkronisasi ke dalam matriks perencanaan tahun berjalan.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Karangasem, I Made Agus Budiyasa turut mengingatkan bahwa kejadian kebakaran lahan yang nyata di Karangasem semestinya sudah cukup untuk mendorong desa memasukkan indikator penanggulangan bencana secara serius ke dalam matriks perencanaan desa.

I Putu Dedy Rimbawan, ahli mitigasi bencana Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Bali yang turut menjadi fasilitator dalam lokakarya, mengingatkan bahwa abrasi pantai di Bali yang terjadi rata-rata 1 cm setiap tahun bukanlah angka yang bisa dianggap kecil jika dilihat dalam perspektif jangka panjang. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut seharusnya mendorong desa untuk benar-benar mengintegrasikan matriks indikator penanggulangan bencana ke dalam dokumen perencanaan desa mereka.

Harapan Arimbawa sederhana namun konkret, ada peningkatan status ketangguhan desa dari pratama ke madya, bahkan utama. Ada dokumen RKPDes yang benar-benar memuat prioritas pengurangan risiko bencana. Ada forum yang hidup, tempat kebijakan dirumuskan dan kegiatan benar-benar bisa dilaksanakan.

Tags: bencana di balimitigasi bencana
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Juniantari

Juniantari

aku juga ada di akun instagram @juniyours

Related Posts

Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

25 May 2026
Satu Abad Rarud Batur 1926: Ingatan jadi Mitigasi Bencana di Masa Depan

Satu Abad Rarud Batur 1926: Ingatan jadi Mitigasi Bencana di Masa Depan

13 May 2026
Menelisik Ancaman Bencana di Bali melalui Analisis Sosial

Menelisik Ancaman Bencana di Bali melalui Analisis Sosial

15 November 2025
Ratusan Titik di Bali Alami Bencana

Memetakan Lokasi Banjir dari Media Sosial

9 November 2025
Adakah Sistem Peringatan Dini Banjir di Bali? Ini Simulasinya

Adakah Sistem Peringatan Dini Banjir di Bali? Ini Simulasinya

18 October 2025
Penyebab Kematian Korban Bencana di Bali

Merefleksikan Tata Ruang Bali Pasca Bencana

5 October 2025
Next Post
Pembangunan Infrastruktur Energi tidak Responsif pada Masyarakat Rentan

Pembangunan Infrastruktur Energi tidak Responsif pada Masyarakat Rentan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Pembangunan Infrastruktur Energi tidak Responsif pada Masyarakat Rentan

Pembangunan Infrastruktur Energi tidak Responsif pada Masyarakat Rentan

10 June 2026
Ketika Sungai Mati Membawa Banjir dengan Material Pasir dan Batu

Perencanaan Desa Tangguh Bencana di Karangasem

10 June 2026
Plastik di lautan

Festival Laut 2026: Mengenali Berbagai Masalah di Laut termasuk Perdagangan ABK

9 June 2026

Warisan Kuliner Peranakan Kian Tergerus di tengah Hidup Serba Instan

9 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia