• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, May 28, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Tolak Reklamasi Menggema di Nobar Piala AFF

Suriadi Darmoko by Suriadi Darmoko
8 December 2016
in Lingkungan
0
0
Peserta Nobar membentangkan kertas bertuliskan penolakan reklamasi Teluk Benoa saat nobar semifinal Piala AFF. Foto ForBALI.
Peserta Nobar membentangkan kertas bertuliskan penolakan reklamasi Teluk Benoa saat nobar semifinal Piala AFF. Foto ForBALI.

Suara penolakan reklamasi Teluk Benoa menggema di Nusa Dua. 

Penonton tidak henti-hentinya menyanyi dan meneriakan yel-yel tolak reklamasi Teluk Benoa pada saat nonton bareng di wantilan Kantor Lurah Benoa yang juga dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga.

Pertandingan yang ditontont adalah semifinal Piala AFF antara Indonesia melawan Vietnam pada Rabu kemarin malam.

Selain meneriakan yel-yel Tolak Reklamasi Teluk Benoa, mereka juga membawa kertas yang bertuliskan “I Love Indonesia, I Love Bali, Tolak Reklamasi Teluk Benoa dan Bapak Presiden Ir. Joko Widodo Batalkan Perpres No. 51 tahun 2014 karena sayang Bali pasti Tolak Reklamasi Teluk Benoa”.

Putra Somali dari Sidakarya yang antusias menghadiri acara tersebut mengatakan sangat berharap agar Bapak Presiden Jokowi segera membatalkan Perpres No. 51 tahun 2014. Bali selatan menurutnya sudah sesak sehingga tidak perlu lagi ada.

“Saat ini Bali sudah over pembangunan terutama di Bali selatan, sehingga tidak perlu lagi reklamasi di Teluk Benoa,” ujarnya.

Gerakan penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa yang sudah berjalan hampir empat tahun. Saat ini sudah ada 39 desa adat di Bali yang menolak rencana reklamasi Teluk Benoa termasuk yang di sekitar Teluk Benoa.

“Seharusnya proyek reklamasi tersebut tidak dipaksakan oleh investor dan pemerintah tidak abai terhadap aspirasi masyarakat. Apalagi teluk yang akan direklamasi sudah ditetapkan sebagai kawasan suci oleh PHDI sehingga harus kita jaga,” tambah Wayan Adi Sumiarta asal Ubud yang juga ikut acara Nobar di Kantor Lurah Benoa.

Suara penolakan reklamasi Teluk Benoa menemukan momen terbaiknya ketika di akhir laga, penonton secara bersama-sama menyanyikan mars Bali Tolak Reklamasi sehingga mencuri perhatian Menteri Pemuda dan Olah Raga, Imam Nahrawi.

Sayangnya pada kesempatan itu Presiden Joko Widodo yang direncanakan datang ternyata berhalangan. Acara nonton bareng hanya dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi yang datang bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo serta Lurah Benoa I Wayan Solo.

Pada pertandingan tersebut Indonesia berhasil menahan imbang tuan rumah Vietnam 2-2 melalui babak perpanjangan waktu. Indonesia akhirnya melaju ke final piala AFF dengan agregat 4-3 setelah sebelumnya pertemuan di Jakarta, Indonesia berhasil menundukan Vietnam 2-1. [b]

Tags: ForBaliLingkunganTeluk Benoa
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Suriadi Darmoko

Suriadi Darmoko

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Eksekutif Daerah Bali.

Related Posts

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

3 May 2026
Next Post
Dubes Denmark Kunjungi Petani Garam Amed

Dubes Denmark Kunjungi Petani Garam Amed

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Aksi Tolak Terminal LNG ke DPRD Bali 

Antisipasi Risiko Proyek Energi Gas di Bali

26 May 2026
Pemberdayaan Lalai, Kekayaan Bahari Serangan pun Terkulai

Reklamasi Serangan: Elit Parpol Pecah, Media Terbelah, Masyarakat Tetap Susah

25 May 2026
Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

Memahami Zona Risiko Bencana dengan Data Spasial

25 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia