• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Pelayanan Publik

DoYok, Si Pemenang Hackathon Merdeka di Bali

Luh De Suriyani by Luh De Suriyani
6 November 2015
in Pelayanan Publik, Teknologi
0
0

Hackathon Bali

Aplikasi bergerak memang sedang trendi.

Ratusan aplikasi sudah online dan menanti pengguna untuk mencobanya. Pemenang lomba Hackathon Merdeka 2.0 di Bali adalah tim SMK N 1 Denpasar, SuRiKen dengan aplikasi DoYok – Donasi Yok.

Seperti apa aplikasi ini? Silakan simak di YouTube berikut ini.

Secara umum apliaksi ini standar dengan fokus pada database dan crowdfunding warga miskin. Misalnya kamu bisa upload keluarga miskin yang ditemukan lalu kirim data-datanya. Selain itu publik bisa ikut donasi memperbaiki atau donasi pada profil-profil yang ada.

Kadek Sudiartha, panitia Hackathon Bali dari komunitas GameDev ini mengatakan, peserta sebanyak 21 tim (62 peserta) dengan latar belakang sebagian besar dari mahasiswa.

Selama 36 jam, tim ini harus menyelesaikan prototype aplikasinya lalu dinilai juri. Ada banyak apliaksi yang terkait masalah sosial yang dibuat. “Saya pernah usulkan dibuat aplikasi Kipem, lapor gubernur terkait masalah sosial dan kependudukan,” katanya.

Hackathon Bali berlangsung di DILO Tohpati, area gedung Bali Creative Center yang juga menjadi tempat inkubasi sejumlah pembuat aplikasi. Salah seorang yang sedang menjalani inkubasi adalah tim Sintask.com.

Anggota tim ini anak-anak muda di antaranya Tutde, Adit, Suyoga, Wira, dan Satrio. Tim mengikutsertakan ide barunya di Hackathon, Harapanku. Mereka mendata dan memperlihatkan lokasi anak-anak putus sekolah di Indonesia.

“Masih banyak yang putus sekolah dan perlu bantuan,” kata Adit.

Mereka mengakui saat ini Indonesia hanya jadi target pemasaran aplikasi dari luar negeri. “Anak Bali sendiri juga harus produksi, user internet semakin banyak jadi semakin berharga,” tambahnya.

Hackathon Merdeka edisi Sumpah Pemuda ini difasilitasi forum IT Code4Nation, disponsori Telkom, dan bekerja sama dengan para relawan IT se? Indonesia. Acara dilakukan di 28 kota di seluruh Indonesia secara serentak untuk menjaring lebih banyak programmer atau developer di tanah air.

Tema Hackathon kali ini adalah masalah dan data kependudukan, yang dapat mengambil sasaran masalah seperti KTP, BPJS, Akta Kelahiran, warga miskin, dan lainnya.

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Hackathon adalah inisiatif bagus karena menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah, komunitas IT dan industri startups. [b]

Tags: KomunitasTeknologi Informasi
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Luh De Suriyani

Luh De Suriyani

Ibu dua anak lelaki, tinggal di pinggiran Denpasar Utara. Anak dagang soto karangasem ini alumni Pers Mahasiswa Akademika dan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. Pernah jadi pemimpin redaksi media advokasi HIV/AIDS dan narkoba Kulkul. Menulis lepas untuk Mongabay.

Related Posts

Mendata Bencana Banjir dengan Crowdsourcing

Mendata Bencana Banjir dengan Crowdsourcing

17 September 2025
Aksi Bali Mengkritisi Kebijakan Bias Gender dan Tolak RUU TNI

Gerakan Kesadaran Neurodiversitas untuk Keberagaman dan Melawan Stigma

21 June 2025
Gemuruh di Bali Utara: Hulutara, Irama Utara, Beluluk (Bagian 1)

Gemuruh di Bali Utara: Hulutara, Irama Utara, Beluluk (Bagian 1)

4 September 2023
Menyambut Kelinci Air di Benoa

Menyambut Kelinci Air di Benoa

24 January 2023
Lentera Peradaban: Gerakan Kecil di Tengah Gemerlap Kota Denpasar

Lentera Peradaban: Gerakan Kecil di Tengah Gemerlap Kota Denpasar

1 February 2021
Bersama-sama Melawan Krisis Pandemi

Bersama-sama Melawan Krisis Pandemi

1 December 2020
Next Post
Tidak Bisa Dibantah: Teluk Benoa Kawasan Suci

Tidak Bisa Dibantah: Teluk Benoa Kawasan Suci

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

15 April 2026
Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

14 April 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Pemerintah Tanpa Modal, Masyarakatnya Dipenjara?

14 April 2026
Kemandirian Energi Nelayan di Tengah Krisis Minyak Global

Kemandirian Energi Nelayan di Tengah Krisis Minyak Global

13 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia