• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, May 11, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Pameran Seni Rupa “SAMA-SAMA” Bentara Budaya

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
17 January 2015
in Agenda, Kabar Baru
0
0
Seni rupa karya IGN Sura Ardana.
Seni rupa karya IGN Sura Ardana.

Sekitar 50 karya rupa akan dihadirkan dalam pameran bertajuk “SAMA-SAMA”.

Pameran diikuti 38 perupa dari tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Adapun eksibisi ini akan buka secara resmi oleh budayawan Made Wijaya hari ini pukul 19.00 WITA.

Lokasi pameran di Bentara Budaya Bali, Jln. Prof. Ida Bagus Mantra No. 88 A Ketewel, Gianyar.

Pameran kali ini merupakan kolaborasi antara ArtMalaysia, The Arts Prints Alley, Cebu Artist Ink, Wina Gallery, serta Bentara Budaya Bali. Selain menghadirkan karya-karya dua dimensi, dipamerkan pula karya tiga dimensi berupa instalasi, multimedia, hingga performing art.

Gagasan mengenai tema “SAMA-SAMA” berangkat dari adanya kesamaan rumpun budaya dan bahasa dari kawasan Asia Tenggara. Eksibisi yang berlangsung hingga 23 Januari 2015 ini dirancang dan dikuratori oleh Anthonius Kho dan bertindak sebagai penulis (art writer) adalah Sri Rahayu.

Menurut Antonius Kho, seniman yang juga koordinator pameran ini, acaara di Bali ini merupakan rangkaian dari pameran-pameran sebelumnya yang digelar di Kuala Lumpur dan Malacca. Bermula pada 14 – 17 Agustus 2014 lalu, dalam ArtMalaysia Art Tourism Fair dihadirkan eksibisi bertajuk “Now Art is for Everyone’, diikuti seniman-seniman dari empat negara yaitu Indonesia, Iran, Filipina, dan Malaysia.

Selanjutnya pada 12-21 Oktober 2014, diselenggarakan Langkawi Art Biennale, yang diikuti oleh lebih dari 250 seniman dari 40 negara. Eksibisi tersebut mengambil tema “Migration”. Acara serupa berlanjut ke Malacca International Art Festival/MICAF, di Malacca pada tahun 2015. Pameran kali ini diikuti ratusan seniman terpilih dari berbagai negara di dunia, termasuk dari Indonesia juga Bali.

Adapun seniman dari Malaysia yang terlibat di antaranya Asghar Yaghoubi, Martin Wood, Debora Teo Linang, Koh Shim Luen, Maxine Xie Xianxin, Tey Beng Tze, Rat Heist. Negara Filipina diwakili oleh seniman Celco Pepito, Ross Capili, Angelico Vilanueva, Fe Madrid Pepito, Danny Pangan, Joe Datun.

Sedangkan seniman dari Indonesia yang terlibat di antaranya Antonius Kho, Diyano Purwadi, Putu Sudiana Bonuz, Djunaidi Kenyut, IGN Sura Ardana, Made Somadita, Made Supena, Putu Edy Asmara, Ketut Lekung Sugantika, Imam Nurofiq, Ridi Winarno, Lindu Prasekti, Syahrizal Koto, Made Arya Dedok, Ketut Kabul Suasana, Made Kaek, Made Dollar Astawa, Nyoman Sujana Kenyem, Ketut Adi Candra, Nyoman Sani, Uuk Paramahita, Putu Bambang Juliartha, Tien Hong, Atmi Kristiadewi.

Lebih lanjut, Antonius Kho menyatakan bahwa program kerja sama pameran lintas negara ini tidak hanya bertujuan untuk menjalin persahabatan antar negara-negara, khususnya Asia, namun juga dalam rangkap upaya melakukan studi banding dengan seniman-seniman luar negeri. Diharapkan pula dapat mendorong lahirnya kemungkinan kreatif penciptaan karya rupa.

Sejalan niatan tersebut, diselenggarakan diskusi seni rupa yang berlangsung pada Minggu, 18 Januari 2015, pukul 18.30 WITA. Sebagai pembicara dalam diskusi kali ini adalah Martin Wood, pelukis kenamaan asal Malaysia yang juga pendiri dari Martin Wood Art Gallery, Ross Capili, seniman asal Filipina, serta Anthonius Kho.

Dialog ini akan mencoba memetakan posisi dunia seni rupa Asia serta makna keberadaaan berbagai program art fair atau art biennial, seperti ArtMalaysia Art Tourism Fair/AATF, Langkawi Art Biennial/LAB 1, Malacca International Art Festival/MICAF sepanjang tahun 2014 dan 2015.

Berbagai peristiwa seni rupa tersebut akan diperbandingkan pula dengan peristiwa-peristiwa serupa di belahan dunia lainnya. Termasuk akan dibahas pula kecenderungan karya-karya mutakhir para perupa tiga negara tersebut bila dibandingkan dengan karya-karya kontemporer seniman-seniman dari regional lain. [b]

Tags: Bentara Budaya BaliGianyarPameranSeni Rupa
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

14 April 2026

Mengurai Ke-Aku-an Seorang Wayan Suja

25 January 2026
GERAK Bali dan MTN Seni Budaya Perkuat Regenerasi Seniman

GERAK Bali dan MTN Seni Budaya Perkuat Regenerasi Seniman

27 December 2025
Gianyar dan Kekosongan Ruang Kolaborasi Kreatif

Kota Seni Gianyar dan Minimnya Ruang Kolaborasi Kreatif

5 June 2025
Sehabis Manis Manis

Sehabis Manis Manis

2 March 2024
Pameran ‘Retrospective Made Djirna 1992-2022’

Pameran ‘Retrospective Made Djirna 1992-2022’

19 December 2023
Next Post
Preman dan Ancaman Keberadaban Manusia Bali

Preman dan Ancaman Keberadaban Manusia Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

9 May 2026
Nelayan di Danau Batur Kehilangan Pekerjaan Akibat Red Devil

Nelayan di Danau Batur Kehilangan Pekerjaan Akibat Red Devil

8 May 2026
Mahasiswa Pilih Nugas di Cafe, Perpus Sepi

Mahasiswa Pilih Nugas di Cafe, Perpus Sepi

8 May 2026
Diskusi Kolonialisme di Nobar Film Pesta Babi

Diskusi Kolonialisme di Nobar Film Pesta Babi

7 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia