• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, September 1, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Tebing Selatan, Benteng Terakhir dari Tsunami

I Made Kris Adi Astra by I Made Kris Adi Astra
20 September 2013
in Berita Utama, Kabar Baru, Lingkungan, Teknologi
0
0

pandawa04

Tidak kurang dari 21 tsunami akibat gempa bumi tektonik menerjang Indonesia sejak tahun 1991 hingga 2012.  Upaya mitigasi pra-bencana giat dibangun. Tidak hanya membangun mental, tetapi juga infrastruktur  siaga bencana.

Membangun infrastruktur benteng pengaman  gelombang tsunami di pesisir Indonesia bukanlah perkara mudah. Biaya tinggi dan benturan kepentingan pemanfaatan kawasan pesisir  adalah hal rumit yang hampir tidak bisa terurai. Terlebih di Pulau Bali di mana kawasan pesisir memiliki nilai ekonomis, jantung perekonomian pariwisata dan tempat konservasi yang harus lestari.

Pertanyaan muncul ketika dihadapkan akan resiko bencana Tsunami di pantai selatan pulau Bali seperti Kuta, Kedonganan, Jimbaran, Padang-Padang, Labuan Said, Uluwatu, Nusa Dua, hingga Teluk Benoa. Kemana akan lari? Ke mana akan mengevakuasi diri?

Risiko bencana Tsunami bukan nihil di kawasan tersebut. Pada  2 Juni 1994 Tsunami menerjang Banyuwangi  Jawa Timur dengan ketinggian gelombang 14 meter, meskipun berdasarkan pemodelan kembali, gelombang Tsunami yang mencapai pantai-pantai selatan Bali tidak merusak. Pantai selatan Bali berhadapan dengan zona penunjaman lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia yang dapat memproduksi gempa bumi berpotensi tsunami kapan saja. Risiko Tsunami juga muncul dari jatuhan benda langit berukuran besar di perairan.

Sebuah kawasan tinggi perbukitan di bagian paling selatan pulau Bali menjadi titik mitigasi tsunami yang hampir sempurna, adalah Bukit Jimbaran. Bukit Jimbaran oleh warga lokal juga dikenal dengan Bukit Ungasan. Topografi yang berbukit tinggi dan bertebing pada garis pantainya adalah sebuah benteng alami dari terpaan gelombang Tsunami.

Tinggi Tebing-tebing Di pantai Selatan Bali. Dari kiri Atas Pantai Jimbaran, Pantai Dream land, Pantai Selonding dan Pantai Balangan.
Tinggi Tebing-tebing Di pantai Selatan Bali. Dari kiri Atas Pantai Jimbaran, Pantai Dream land, Pantai Selonding dan Pantai Balangan.

Pengukuran Global Positioning System  terhadap ketinggian tebing menunjukkan tebing di Pantai  Jimbaran mencapai ketinggian 31 meter. Tebing Pantai Dream Land mencapai ketinggian 33 meter. Tebing Pantai Balangan mencapai ketinggian 44 meter. Dan tebing Pantai Selonding pada titik paling selatan mencapai ketinggian  165 meter.

Gambar. Pemodelan Tsunami yang dibangkitkan oleh gempabumi berkekuatan 8.0 SR di selatan Bali
Gambar. Pemodelan Tsunami yang dibangkitkan oleh gempabumi berkekuatan 8.0 SR di selatan Bali

Dari pemodelan Tsunami yang dibangkitkan oleh gempabumi berkekuatan 8.0 SR, gelombang tsunami akan mencapai Pantai Selonding dalam waktu 16 menit dengan ketinggian gelombang minimal 3 meter. Mencapai pantai Bali Cliff dalam waktu 16 menit dengan ketinggian gelombang minimal 3 meter. Mencapai pantai Dreamland dalam waktu 25 menit dengan ketinggian gelombang minimal 3 meter.

Waktu yang minim tersebut dapat sangat berguna untuk menyelamatkan diri dengan mengevakuasi massa dari pantai –pantai terluar seperti Kedonganan, Jimbaran, Balangan, Dream land, Labuan Said hingga Nusa Dua dan Benoa  ke Bukit Jimbaran.  Benteng Bukit Jimbaran alami bertopografi tinggi dan kuat menahan gempuran gelombang.

Masalah terakhir  adalah padatnya lalu lintas kawasan dan alih fungsi  tebing untuk pembangunan akomodasi wisata. Membangun  akomodasi wisata dengan mempertahankan topografi tebing adalah bijaksana. Untuk Mitigasi Tsunami. [b]

Tags: BaliTeknologi
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
I Made Kris Adi Astra

I Made Kris Adi Astra

Geophysicist a Bali

Related Posts

Refleksi Gempa Flores: Sudahkah Bali Siap Menghadapi Ancaman Gempabumi?

Refleksi Gempa Flores: Sudahkah Bali Siap Menghadapi Ancaman Gempabumi?

29 August 2026
Understanding the “Sulfur Burst” Phenomenon in Lake Batur and its Root Causes

Understanding the “Sulfur Burst” Phenomenon in Lake Batur and its Root Causes

12 August 2026
Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

12 August 2026
Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

26 July 2026
Lelaki yang Berdiri 150 Meter dari Kawah: Mengenang Stehn dan Letusan Batur 1926

Lelaki yang Berdiri 150 Meter dari Kawah: Mengenang Stehn dan Letusan Batur 1926

20 July 2026
Menelusuri Asal Muasal Sumber Air Empat Danau Vulkanik Di Bali

Menelusuri Asal Muasal Sumber Air Empat Danau Vulkanik Di Bali

22 June 2026
Next Post
[Foto] Kebakaran di Jalan Gatsu 1, Denpasar

[Foto] Kebakaran di Jalan Gatsu 1, Denpasar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Catatan Perjalanan Desa Ban: Masih Terjal dan Krisis Air

Catatan Perjalanan Desa Ban: Masih Terjal dan Krisis Air

31 August 2026
Keahlian Menipiskan Adonan Uli dan Begina di Desa Guliang Kangin

Keahlian Menipiskan Adonan Uli dan Begina di Desa Guliang Kangin

30 August 2026
Refleksi Gempa Flores: Sudahkah Bali Siap Menghadapi Ancaman Gempabumi?

Refleksi Gempa Flores: Sudahkah Bali Siap Menghadapi Ancaman Gempabumi?

29 August 2026
Mau ke Mana Pemulung, Tukang Pilah tak Bergaji di TPA Suwung

Langit Terlihat Biru, tapi Polusi Udara Memburuk

28 August 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia