• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, May 11, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Budaya

Warga Asing Meriahkan Perang Pandan

Anton Muhajir by Anton Muhajir
27 June 2010
in Budaya, Kabar Baru
0
1

Teks dan Foto Anton Muhajir

Warga asing pun berdarah-darah di perang pandan di Tenganan.

Luka di leher bagian belakang dan punggungnya tak membuat Maurizio Rosenberg Colorni gentar. Dia kembali masuk ke tengah kalangan di depan Bale Temu Tengah, Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Karangasem. Di tangan kanannya di memegang daun pandan. Di tangan kirinya perisai terbuat dari rotan.

Warga Italia yang tinggal di Sanur, Denpasar ini berdiri di tengah kalangan yang dikelilingi ratusan penonton ini. Seorang warga lokal maju menantang Maurizio. Dia juga membawa pandan dan perisai.

Keduanya lalu saling menyerang dengan daun pandan bergerigi tersebut. Memukul wajah dan menggeret punggung lawan. Penonton bersorak. Setelah sekitar satu menit mereka bertarung, keduanya berhenti dan berpelukan.

Perang Pandan di Desa Tenganan, pada Sabtu (26/6) lalu  memang sebuah perayaan, bukan pertempuran kalah menang. I Nyoman Sadra, mantan kepala desa setempat mengatakan, perang pandan adalah ritual warga setempat untuk menghormati Dewa Indra, dewa perang dalam agama Hindu.

“Darah yang keluar menjadi bukti bakti kami pada leluhur,” kata Sadra yang juga anggota DPRD Karangasem ini.

Namun, tak hanya ritual bagi warga setempat, perang pandan juga menjadi tontonan bagi wisatawan, lokal ataupun mancanegara. Dua warga asing pun ikut bertarung pada perang pandan akhir pekan ini.

Mat Thame adalah warga asing lainnya yang ikut perang pandan Sabtu lalu selain Maurizio. Warga Australia yang sedang tinggal di Tenganan untuk proyek pemipaan air bersih ini maju empat kali ke dalam kalangan. Dia ikut bertempur layaknya warga lain dengan pandan dan perisai di tangannya. Pakaiannya sama, memakai kamen (sarung) dan udeng (ikat kepala), dan bertelanjang dada.

Usai bertarung, punggungnya juga mengeluarkan darah. “It’s not painful, but hot,” katanya tentang luka di punggungnya. Perang pandan tahun ini merupakan pengalaman pertama bagi Mat.

Menurut Mat, perang pandan merupakan salah satu upayanya untuk mendekatkan diri dengan warga setempat. Dia sudah tinggal selama sepuluh bulan di desa tersebut. Ketika tahu ada perang pandan, dia mengaku antusias untuk ikut. “I want to join the fight also,” ujarnya.

Selain untuk mendekatkan diri dengan warga setempat, menurut Mat, dia ikut perang pandan juga untuk menghormati budaya setempat. “They want to sacrifice to their ancestor. I honor it,” tambahnya.

Kalau Mat baru pertama kali ikut, maka Maurizio sudah ikut tiga kali sebelumnya. Perang kali ini adalah yang keempat bagi penulis yang sudah tujuh tahun tinggal di Bali ini. “I always enjoy it. I like it,” katanya singkat.

Menurut Maurizio, hal menarik di perang pandan adalah karena ritual ini bisa memadukan dua hal sekaligus: agressivity dan friendly. Di satu sisi, para peserta perang pandan saling serang layaknya bertarung dengan musuh. Namun, pada saat yang sama, mereka juga berbagi keceriaan. Sambil berperang, mereka tertawa-tawa.

Keceriaan itu pula yang mereka bagi setelah ritual perang pandan usai. Puluhan warga itu pindah dari Bale Tengah ke wantilan desa. Di sana semua orang yang ikut perang, termasuk Mat dan Maurizio, duduk untuk makan bersama (megibung). Usai perang, mereka kini saling berbagi keakraban. [b]

Tags: BaliBudayaKarangasemPerang PandanTengananToleransiWisata
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

9 May 2026
Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

3 May 2026
Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

1 May 2026
IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

20 April 2026
Next Post

Komunitas Badan Gila Menggila

Comments 1

  1. astiti says:
    16 years ago

    seumur hidup ga pernah liat perang pandan secara langsung… gmana kao balebengong bikin update acara kayak situs “eventful”. jadi turis mancanegara ato domestik bisa tau event di belahan gumi bali mana saja.. of course pembaca ikut jd kontributornya…

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

9 May 2026
Nelayan di Danau Batur Kehilangan Pekerjaan Akibat Red Devil

Nelayan di Danau Batur Kehilangan Pekerjaan Akibat Red Devil

8 May 2026
Mahasiswa Pilih Nugas di Cafe, Perpus Sepi

Mahasiswa Pilih Nugas di Cafe, Perpus Sepi

8 May 2026
Diskusi Kolonialisme di Nobar Film Pesta Babi

Diskusi Kolonialisme di Nobar Film Pesta Babi

7 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia