• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, April 29, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

TrashStock Festival 2017 untuk Pariwisata Berkelanjutan

TrashStockBali by TrashStockBali
23 August 2017
in Agenda, Kabar Baru
0
0
Kegiatan TrashStcok Festival kembali diadakan tahun ini dengan tema Pariwisata Berkelanjutan.

TrashStock Festival 2017 tahun ini mengambil tema Pariwisata Berkelanjutan.

Tema itu selaras dengan tujuan International Year of Sustainable Tourism for Development dari United Nation World Tourism Organization (UNWTO) tahun 2017. Tema ini membawa pesan bahwa anak muda Bali harus melindungi pulaunya dari polusi plastik untuk menjaga pariwisatanya.

Sebagian besar masyarakat Bali mengandalkan pekerjaan di industri pariwisata, tetapi tak menjaga kebersihannya. Akibatnya, wisatawan tidak nyaman menikmati Bali kalau banyak sampah.

TrashStock Festival 2017 akan diadakan pada 26-27 Agustus di Kulidan Kitchen & Space, Desa Guwang, Gianyar.

Keunikan TrashStock ada pada kemampuan untuk memadukan komponen musik, artistik dan plastik. Karena itu, festival ini juga akan mengadakan diskusi tentang sampah plastik, seniman dan pariwisata pada acara Meet the Creator yang akan mendatangkan beberapa pemangku kepentingan. Ngobrol santai ini bekerja sama dengan Kulidan Kitchen & Space.

“Dalam acara ini kita bisa memperdalam pengetahuan tentang kondisi sampah di Bali serta pengaruhnya terhadap pariwisata di Bali,” ujar Hendra Arimbawa, Co-Founder TrashStock.

Tahun ini TrashStock Festival 2017 kembali menghadirkan acara edukatif dan ramah lingkungan. Hendra mengatakan para seniman mempersembahkan bentuk kesenian dan pergelaran musik yang dipadukan dengan kreativitas seperti lukisan, instalasi, fotografi, musik yang dibalut tema lingkungan. “Salah satunya ada Vesplasticology, vespa hias karya Sadie Paulus yang menggunakan teknik las,” ujarnya. Vespa ini akan dipajang di TrashStock Festival 2017.

Selain itu juga ada workshop membuat lukisan dari sampah plastik untuk anak-anak. Uniknya, mentornya berumur 13 tahun bernama Komang Arya Prabawangsa asal Desa Batubulan, Kabupaten Gianyar. Arya merupakan siswa kelas 2 SMP Sila Candra yang memulai wirasusaha menjual kerajinan tas, dompet, taplak meja dari sampah plastik.

Kegiatan edukatif namun menyenangkan juga disajikan dalam acara melayangan ramah lingkungan di sawah belakang lokasi acara, membuat batu bata dari sampah plastik serta photography hunting Recycled Fashion Show.

Nah, sesuai dengan khasnya TrashStock yaitu musik, artistik, plastik pada acara dua hari satu malam ini juga menampilkan pagelaran musik berjudul ‘Senandung Senja di Tepi Sawah’ dari Sanggar Anak Tangguh. TrashStock Festival juga akan diramaikan oleh belasan musisi akustik dan band yaitu Navicula, ZIO, Bayow, Mercy Band, Mata Jendela, Supersoda, Matilda, Matajiwa, Nuansa Hijau, Okky Ade Candra, Sandra Fay,  Rastafara Cetamol dan White Swan

“Melalui TrashStock 2017 Festival ini, semoga dapat membuka mata masyarakat Bali tentang krisis sampah yang dapat mengurangi daya tarik wisata. Karena ketika masyarakat Bali tidak peduli dengan sampahnya, sama artinya tidak peduli tentang kesejahteraan mereka sendiri,” tutup Hendra. [b]

Tags: GianyarKomunitasLingkungan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
TrashStockBali

TrashStockBali

Related Posts

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Compost Bag Dipilih sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga

Pemkot Denpasar Rencanakan Distribusi 176 Ribu Compost Bag pada 2026

19 April 2026
Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

24 March 2026
Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

17 March 2026
Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

27 February 2026
Next Post
Ragam Seni Akulturasi Bali Tempo Doeloe

Menempuh Lorong Waktu di Ruang Sukarno

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

28 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Menjinakkan Suara Kritis Kampus

28 April 2026
Waste to Energy bukan Solusi Utama Penanganan Sampah

Waste to Energy bukan Solusi Utama Penanganan Sampah

27 April 2026
Kuningan: Sajian Nasi Kuning dan Kebiasaan Identik Lainnya

Keadilan bagi Guru dan Wajib Belajar 13 Tahun

27 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia