Catatan Mingguan Men Coblong: Kartini
MEN COBLONG memajukan kursinya. Wajahnya tepat berada di depan sahabatnya yang sejak pagi uring-uringan. Tidak jelas ke mana arah pembicaraannya. ...
Read moreDetailsMEN COBLONG memajukan kursinya. Wajahnya tepat berada di depan sahabatnya yang sejak pagi uring-uringan. Tidak jelas ke mana arah pembicaraannya. ...
Read moreDetailsMEN COBLONG membelalakkan matanya. Pikirannya tiba-tiba saja jadi terasa lemah dan Men Coblong merasa menjelma menjadi “umat” manusia yang makin ...
Read moreDetailsMEN COBLONG benar-benar merasakan panas membasuh hatinya. Poni menghiasi dahinya yang lebar terasa mencungkili dahi. Matanya jadi terasa ditusuk-tusuk oleh ...
Read moreDetailsMEN COBLONG menjatuhkan kepala ke kiri, ke kanan, ke atas, dan ke bawah. Dia baru selesai membaca koran daring yang ...
Read moreDetailsPersoalan mengganggu kesempurnaan Denpasar adalah minimnya angkutan umum di kota ini. Foto Anton Muhajir. MEN COBLONG sengaja bersandar dengan memejamkan ...
Read moreDetails