• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, May 8, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Suarbawa, Sang Penjaga Laut Nusa Penida

Wayan Sukadana by Wayan Sukadana
20 May 2015
in Berita Utama, Kabar Baru, Sosok
0
1

Suarbawa Nusa Lembongan

Lahir dan besar dekat dengan pantai membuat Suarbawa akrab dengan laut.

Pemilik nama lengkap I Wayan Suarbawa ini lahir 43 tahun silam. Tepatnya di Nusa Lembongan, 11 Maret 1972. Karenanya Suarbawa kecil sehari-harinya gemar mencari ikan dan bergelut dengan suasana laut.

Itu pula menjadikan dirinya memiliki kecintaan kuat pada laut. Saking cintanya akan laut, sampai-sampai nama akunnya di Facebook mengambil nama mali-mali yang berarti abalone, salah satu satwa laut.

Menghabiskan masa sekolah di Lembongan, Suarbawa tercatat tamat SD Negeri 1 Lembongan tahun 1979 dan SMP Kertha Wisata Lembongan 1985. Kemudian ia melanjutkan SMA Negeri 1 Semarapura Klungkung, tamat pada tahun 1991. Suarbawa melanjutkan kuliah di Fakultas Sastra Universitas Udayana dan lulus pada 1996.

Laut yang telah memberinya hidup dan tempat bermain di masa kecil, membuat I Wayan Suarbawa menjadi pribadi yang menghargai betapa pentingnya menjaga pelestarian lingkungan. Untuk itu ia aktif dibeberapa organisasi pelestarian terumbu karang, mangrove dan satwa laut.

Di bawah naungan TNC ia aktif dalam edukasi pelsetarian mangrove dan terumbu karang. Gerakan Hutan 1 Juta pohon (Gerhan) juga dilakoni Suarbawa untuk melestarikan dan menghijaukan Nusa Penida, Klungkung.

Tambun
I Wayan Suarbawa mudah dikenali dari tubuhnya yang tambun. Ia pun tipe orang yang mudah akrab bergaul. Karena itu ia memiliki banyak teman. Berawal aktif di berbagai kegiatan di desanya, Suarbawa terpilih menjadi Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa Lembongan, dari tahun 2003 sampai dengan 2006.

Dari situlah ia aktif dalam program pemberdayaan masyarakat. Bahkan mulai tahun 2006 sampai 2008 Suarbawa terpilih menjadi Fasilitator Kecamatan Manggis pada Program Pengembangan Kecamatan. Kemudian pindah tugas menjadi Fasilitator Kecamatan PNPM MPd di Gianyar dan Kecamatan Nusa Penida tahun 2009 sampai 2014.

Pengalaman menjadi fasilitator kecamatan membuat I Wayan Suarbawa banyak mengenal karakter dan teknik pemberdayaan masyarakat.

Sembari aktif di pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, I Wayan Suarbawa yang tamatan sarjana tidak malu dan sungkan menjadi petani rumput laut. Ia telah terbiasa membudidayakan rumput laut. Mulai mengikat, membudidayakan sampai kering terjual.

Bila rumput laut dijual tanpa diolah harganya relatif murah, Suarbawa tidak kehabisan akal. Melalui kelompok perempuan yang ia fasilitasi, mereka membuat makanan khas dari olahan rumput laut.

Kini makanan khas rumput laut yang bisa dinikmati adalah dalam bentuk krupuk, dodol, minuman maupun jajanan. Bisa kita jumpai ketika kita mengunjungi goa gala-gala. Goa gala-gala dibuat oleh kakek I Wayan Suarbawa yang kini ramai dikunjungi wisatawan di Lembongan.

Kini I Wayan Suarbawa aktif sebagai anggota Coral Triangel Center (CTC), lembaga swadaya masyarakat yang konsentrasi dalam konservasi laut. Tugasnya menjadi konsultan UPT. Kawasan Konservasi Kelautan Nusa Penida menjaga, menata, mengelola kawasan perairan laut Nusa Penida yang telah ditetapkan oleh Menteri Kelautan pada 9 Juni 2014 lalu.

mali-mali

Penghargaan
Tidak berlebihan bila I Wayan Suarbawa dinobatkan menjadi penjaga laut Nusa Penida. Karena ia bersama Pokmaswas, CTC, Polairud berupaya melindungi laut Nusa Penida dari ancaman kerusakan terumbu karang, penangkapan ikan yang menggunakan bahan peledak dan pengerusakan mangrove. Untuk itu ia aktif mengajak siswa menanam mangrove dan wisatawan menanam terumbu karang di Nusa Penida.

Atas ketekunannya, I Wayan Suarbawa diganjar beberapa penghargaan. Sebut saja penghargaan Ketut Nadha Nugraha tahun 2005 sebagai petani rumput laut inovatif dan penghargaan dari TNC sebagai Guardians Of Nature tahun 2012.

Pada tahun 2014 ia menerima coastal Award 2014 kategori kelompok masyarakat atas kepedulian dan komitmen dalam pengelolaan wilayah pesisir laut dan pulau pulau kecil dari Kementerian Kelautan. Penghargaan-penghargaan ini semakin mengukuhkan I Wayan Suarbawa sebagai pemberdaya masyarakat sekaligus pelestari konservasi laut yang gigih.

Baginya, pemberdayaan dan upaya konservasi seperti dua sisi uang logam yang sebenarnya sama tapi dengan muka berbeda. Konservasi dan pemberdayaan, menurut Suarbawa, seperti dua sisi mata uang logam. Sama saja, walau kelihatannya berbeda.

“Hidup bekerja dengan hati itu sangat penting agar tidak terasa terbebani,” katanya.

“Karena pariwisata tanpa konservasi, pelestarian tanpa melalui edukasi tidak akan memberikan dampak positif secara jangka panjang,” Suarbawa melanjutkan.

Menurut Suarbawa Nusa Penida khususnya Lembongan sebagai tujuan wisata harus dilestarikan, baik laut maupun lingkungannya agar bisa menjadi pariwisata berkelanjutan.

“Penjagaan laut, menjaga kebersihan dan upaya pelestarian lainnya adalah langkah konkret yang harus kita lakukan secara bersama-sama,” ujar I Wayan Suarbawa yang biasa dipanggil Pan Rama ini. [b]

Tags: Nusa LembonganPesisirProfilSosok
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Wayan Sukadana

Wayan Sukadana

Penggerak komunitas. Penikmat dan peminat musik. Sedang belajar jadi pengusaha pariwisata di tanah kelahirannya, Nusa Penida.

Related Posts

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Rekomendasi Day Trip Eksplor Nusa Lembongan

Rekomendasi Day Trip Eksplor Nusa Lembongan

14 March 2025
Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

14 July 2023
Komang Rai di Galeri Pertama di Nua Lembongan:  Lalu Lalang Imajinasi, Tradisi, Globalisasi

Komang Rai di Galeri Pertama di Nua Lembongan: Lalu Lalang Imajinasi, Tradisi, Globalisasi

24 December 2022
Ketut Ismaya

Mantan Preman dan Suka Dukanya

2 December 2020
Menggunakan Kesenian untuk Mengatasi Krisis Lingkungan

Menggunakan Kesenian untuk Mengatasi Krisis Lingkungan

1 December 2020
Next Post
“Konser Sampah” Mahasiswa Sastra dan Budaya

"Konser Sampah" Mahasiswa Sastra dan Budaya

Comments 1

  1. Ida Rumondang says:
    11 years ago

    Apakah ada nomor kontak atau email I Wayan Suarbawa yang bisa dihubungi. Saya ingin tahu lebih lanjut tentang potensi Nusa lembongan. Mohon dibalas secepatnya berkaitan rencana ke lembongan tgl 15 okt ini. Terima kasih.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Diskusi Kolonialisme di Nobar Film Pesta Babi

Diskusi Kolonialisme di Nobar Film Pesta Babi

7 May 2026
Angkat Topi Buat Wanita, Khususnya Wanita Bali

Orang Bali jadi Objek Perencanaan Pariwisata

6 May 2026
Susur Hutan dan Sungai Bersama BASE Bali

Menutup Program Studi, Menutup Masalah?

6 May 2026
Pelanggaran Kebebasan Berpendapat terus Terjadi di Bali, mulai dari Larangan saat Konferensi Internasional, Aksi, dan Penangkapan Tomy

Surat Cinta Negeri dari Jeruji Besi

5 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia