• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, January 19, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Suara Penolakan Reklamasi dari Washington DC

Gde Putra by Gde Putra
13 April 2015
in Berita Utama, Kabar Baru, Lingkungan
0
0

IMG-20150412-WA0014

Penolakan reklamasi Teluk Benoa datang dari Amerika Serikat. 

Kali ini dari warga Indonesia dan warga Amerika di Washington DC. Mereka menggelar sebuah Aksi Damai Tolak Reklamasi Teluk Benoa di Capitol Hill, gedung Kongres negara Amerika.

Sambil menyanyikan lagu Tolak Reklamasi, para peserta demo membentangkan spanduk bertuliskan “Washington DC Against The Destruction of Bali’s Environment, Tolak Reklamasi Teluk Benoa.”

Juru bicara dalam aksi itu, Made Supriatma, menyatakan tuntutan terhadap Presiden Indonesia Joko Widodo untuk mencabut Perpres 51/2014. Peraturan Presiden yang dikeluarkan oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono pada akhir masa jabatan tersebut disinyalir sarat dengan kepentingan bisnis.

Peraturan itu memberi jalan untuk mengurug wilayah konservasi Teluk Benoa.

IMG-20150412-WA0005

Kira-kira 800 hektar tanah baru akan dihasilkan oleh proyek reklamasi ini. Bisa dibayangkan keuntungan yang akan dikeduk oleh investor karena proyek ini terletak di wilayah prime spot wisata Bali yang memiliki harga tanah termahal.

Aksi ini juga mengimbau para elite politik lokal dan elite pemerintahan di Bali untuk mendengarkan suara rakyat. Penolakan terhadap pengurugan Teluk Benoa tidak hanya dilakukan oleh masyarakat Bali.

Namun, penolakan ini telah terjadi dalam skala internasional. Aksi di Washington DC ini hanyalah salah satu dari aksi-aksi serupa yang terjadi di berbagai kota di berbagai negara.

Ada segelintir orang yang akan mendapat keuntungan sangat besar dari proyek reklamasi ini, sementara rakyat biasalah yang harus menanggung jika terjadi kerusakan.

“Ini sangat tidak adil,” cetus Ika, salah seorang peserta aksi.

IMG-20150412-WA0016

Selain mendapat dukungan dari berbagai warganegara Indonesia, aksi di Washington. D.C. ini juga didukung oleh warganegara non-Indonesia. Seorang peserta aksi, Daniel Ziv, warga Kanada yang tinggal di Bali dan juga merupakan sutradara film dokumenter ‘Jalanan,’ mengatakan bahwa aksi ini diharapkan bisa mendukung perjuangan rakyat Bali penentang reklamasi Teluk Benoa (ForBali).

Selama kurang lebih tiga tahun ForBali dengan gigih menentang proyek ini baik lewat unjuk rasa maupun lewat ekspresi kebudayaan, dan diskusi-diskusi intelektual.

Sementara itu, sekalipun mendapat tentangan dari segala penjuru, PT Tirta Wahana Bali International (PT TWBI) agaknya tidak bergeming. Perusahan ini diberitakan berusaha mendapatkan pasir untuk pengurugan dari Lombok dan dari Banyuwangi, Jawa Timur. Hingga saat ini rencana mengimpor pasir itu ditentang Pemerintah Daerah setempat. [b]

Tags: AmerikaLingkunganTeluk Benoa
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Gde Putra

Gde Putra

Penulis lepas yang pernah kuliah di Universitas Atmajaya Yogyakarta. Kini merantau di Amerika Serikat.

Related Posts

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

15 January 2026
Krisis Sampah di Bali: Contoh Baik di Desa Ada, kenapa Pemerintah Pilih Bakar Sampah?

Krisis Sampah di Bali: Contoh Baik di Desa Ada, kenapa Pemerintah Pilih Bakar Sampah?

30 December 2025
Kemah Manja di Bali Jungle Camping Padangan

Terasering Subak sebagai Mitigasi Banjir Berbasis Lanskap

22 December 2025
Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

16 December 2025
Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

26 November 2025
Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

16 November 2025
Next Post
Pemuda Bali Masuk Ten Outstanding Young Person

Pemuda Bali Masuk Ten Outstanding Young Person

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Siwaratri sebagai Ruang Kontemplasi Menghadapi Krisis Batin Kehidupan Modern

18 January 2026
Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

17 January 2026
Gender dan Kesetaraan Performatif di Bali

Gender dan Kesetaraan Performatif di Bali

17 January 2026
Literasi Digital dan Pencegahan Cyberbullying bagi Pelajar di Denpasar

Literasi Digital dan Pencegahan Cyberbullying bagi Pelajar di Denpasar

16 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia