• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, August 26, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Solidaritas untuk Bangka, Manggarai, dan Teluk Benoa

Fadlik Al Iman by Fadlik Al Iman
30 March 2015
in Kabar Baru, Lingkungan
0
1

Aksi Lingkungan di Jakarta

Menarik garis lurus dari jalan Sudirman ke jalan MH Thamrin di Jakarta sudah terlalu biasa.

Hal tidak biasa adalah menarik benang merah dari tiga isu berbeda yaitu kasus di Pulau Bangka, kasus di Manggarai, dan kasus Bali Tolak Reklamasi.

Semua kasus di atas tidak mengindahkan pelestarian alam dan jelas mengganggu tata nilai dari kehidupan masyarakat setempat.

Dalam kasus Bangka banyak elemen memberi perhatian terhadap pembelaan kasusnya seperti Slank, Greenpeace, Walhi, Tunas Hijau, LMND dan Change.org. Namun, sampai saat ini kasusnya masih berlanjut.

Di kasus Bali Tolak Reklamasi banyak tokoh penting menolak. Musisi papan atas, seniman, budayawan, masyarakat serta elemen lain menyatakan hal sama. Namun, massa aksi Tolak Reklamasi yang sering turun ke jalan ribuan orang tanpa dibayar terus saja tak digubris suaranya.

Ada pola kebuntuan yang sedang berlangsung, di mana pemerintah yang diamanatkan rakyat justru tak mendengar suara rakyat.

Hal ini dikatakan Nana salah seorang aktivis Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) yang pada Car Free Day kali ini mengkoordinir aksi Minggu kemarin.

Dalam aksinya selama tiga jam juga melakukan aksi simpatik, penggalangan dana untuk #savebanggaisland, teaterikal serta diakhiri Menolong dari aktivis Klub Indonesia Hijau regional 01 Jakarta.

Aksi Lingkungan Jakarta

Beberapa pembubuh tanda tangan ketika dimintai keterangannya memaparkan bahwa potensi yang ada justru harus dikembangkan, bukan dirusak. Eric pelaku Car Free Day mengharapkan agar alam pantai bisa lestari, tidak ada pengurukan seperti yang terjadi di Bangka, Pulau Serangan di Bali serta yang mau dilakukan investor pada Teluk Benoa.

Beberapa mahasiswa asal Sumba, Manggarai yang kuliah di UIN Jakarta juga mengeluhkan tentang seringnya pemerintah tidak mengundang masyarakat dalam membuat kebijakan.

Aksi Tolak Pengrusakan Lingkungan ini diakhiri pukul 11.00 setelah sebelumnya ditutup dengan Menolong.

Dalam menolongnya yang disampaikan aktivis KIH, ada pesan yang tersirat, bahwa selama ini proses pengerusakan lingkungan dilakukan di banyak tempat di Indonesia.

Benang merah ketiganya adalah permintaan pasar global, sehingga investor berdalih dengan alasan itu.

Yang berikutnya adalah penegakan hukum yang kurang serta faktor ekonomi masyarakat sehingga investor memgiming imingi dengan dalih kesejahteraan. Padahal yang terjadi sebenarnya adalah masyarakat jadi tamu di tanahnya sendiri ungkapan terletup dari menolong sebagai penutup. [b]

Tags: AksiBaliJakartaKomunitasLingkungan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Fadlik Al Iman

Fadlik Al Iman

Pegiat lingkungan di Yayasan Alam Indonesia Lestari (LINI) Bali.

Related Posts

Understanding the “Sulfur Burst” Phenomenon in Lake Batur and its Root Causes

Understanding the “Sulfur Burst” Phenomenon in Lake Batur and its Root Causes

12 August 2026
Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

Jejak Gunung Api Bawah Laut: Menelusuri Lava Bantal Ponjok Batu, Kisah Geologi di Bali Utara

12 August 2026

Mengenal Trend Asia, Penggerak Advokasi Energi dan Lingkungan

27 July 2026
Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

Memahami Fenomena “Semburan Belerang” di Danau Batur dan akar masalahnya

26 July 2026
Lelaki yang Berdiri 150 Meter dari Kawah: Mengenang Stehn dan Letusan Batur 1926

Lelaki yang Berdiri 150 Meter dari Kawah: Mengenang Stehn dan Letusan Batur 1926

20 July 2026
Membaca Series Nature Crime Mongabay: Seberapa Jahat Manusia kepada Alam?

Membaca Series Nature Crime Mongabay: Seberapa Jahat Manusia kepada Alam?

17 July 2026
Next Post
Perjalanan yang Terinspirasi Lagu Dialog Dini Hari

Perjalanan yang Terinspirasi Lagu Dialog Dini Hari

Comments 1

  1. ronny gogani says:
    11 years ago

    Save the ocean for our future

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Penyebab Tanah Longsor di Desa Munduk

Penyebab Tanah Longsor di Desa Munduk

25 August 2026
Rekomendasi Wisata Air yang “Cukup Mudah” Diakses di Bali

Rekomendasi Wisata Air yang “Cukup Mudah” Diakses di Bali

25 August 2026

Permasalahan Penanggulangan Sampah Plastik di Desa Wisata

24 August 2026
Subak di Ambang Krisis, Ancaman Banjir dan Serbuan Tikus

Subak di Ambang Krisis, Ancaman Banjir dan Serbuan Tikus

23 August 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia