• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, December 15, 2025
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Solidaritas untuk Bangka, Manggarai, dan Teluk Benoa

Fadlik Al Iman by Fadlik Al Iman
30 March 2015
in Kabar Baru, Lingkungan
0 0
1

Aksi Lingkungan di Jakarta

Menarik garis lurus dari jalan Sudirman ke jalan MH Thamrin di Jakarta sudah terlalu biasa.

Hal tidak biasa adalah menarik benang merah dari tiga isu berbeda yaitu kasus di Pulau Bangka, kasus di Manggarai, dan kasus Bali Tolak Reklamasi.

Semua kasus di atas tidak mengindahkan pelestarian alam dan jelas mengganggu tata nilai dari kehidupan masyarakat setempat.

Dalam kasus Bangka banyak elemen memberi perhatian terhadap pembelaan kasusnya seperti Slank, Greenpeace, Walhi, Tunas Hijau, LMND dan Change.org. Namun, sampai saat ini kasusnya masih berlanjut.

Di kasus Bali Tolak Reklamasi banyak tokoh penting menolak. Musisi papan atas, seniman, budayawan, masyarakat serta elemen lain menyatakan hal sama. Namun, massa aksi Tolak Reklamasi yang sering turun ke jalan ribuan orang tanpa dibayar terus saja tak digubris suaranya.

Ada pola kebuntuan yang sedang berlangsung, di mana pemerintah yang diamanatkan rakyat justru tak mendengar suara rakyat.

Hal ini dikatakan Nana salah seorang aktivis Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) yang pada Car Free Day kali ini mengkoordinir aksi Minggu kemarin.

Dalam aksinya selama tiga jam juga melakukan aksi simpatik, penggalangan dana untuk #savebanggaisland, teaterikal serta diakhiri Menolong dari aktivis Klub Indonesia Hijau regional 01 Jakarta.

Aksi Lingkungan Jakarta

Beberapa pembubuh tanda tangan ketika dimintai keterangannya memaparkan bahwa potensi yang ada justru harus dikembangkan, bukan dirusak. Eric pelaku Car Free Day mengharapkan agar alam pantai bisa lestari, tidak ada pengurukan seperti yang terjadi di Bangka, Pulau Serangan di Bali serta yang mau dilakukan investor pada Teluk Benoa.

Beberapa mahasiswa asal Sumba, Manggarai yang kuliah di UIN Jakarta juga mengeluhkan tentang seringnya pemerintah tidak mengundang masyarakat dalam membuat kebijakan.

Aksi Tolak Pengrusakan Lingkungan ini diakhiri pukul 11.00 setelah sebelumnya ditutup dengan Menolong.

Dalam menolongnya yang disampaikan aktivis KIH, ada pesan yang tersirat, bahwa selama ini proses pengerusakan lingkungan dilakukan di banyak tempat di Indonesia.

Benang merah ketiganya adalah permintaan pasar global, sehingga investor berdalih dengan alasan itu.

Yang berikutnya adalah penegakan hukum yang kurang serta faktor ekonomi masyarakat sehingga investor memgiming imingi dengan dalih kesejahteraan. Padahal yang terjadi sebenarnya adalah masyarakat jadi tamu di tanahnya sendiri ungkapan terletup dari menolong sebagai penutup. [b]

Tags: AksiBaliJakartaKomunitasLingkungan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Fadlik Al Iman

Fadlik Al Iman

Pegiat lingkungan di Yayasan Alam Indonesia Lestari (LINI) Bali.

Related Posts

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

26 November 2025
Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

16 November 2025
Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Memanen Air Hujan dan Biogas, Teknologi Tepat Guna bagi Petani Bali yang Terabaikan

Ketimpangan Sumber Daya di Balik Krisis Air Tanah Bali

12 November 2025
Ketika Pulau Menghangat: Urban Heat Island di Pulau Bali

Ketika Pulau Menghangat: Urban Heat Island di Pulau Bali

3 November 2025
Adakah Sistem Peringatan Dini Banjir di Bali? Ini Simulasinya

Adakah Sistem Peringatan Dini Banjir di Bali? Ini Simulasinya

18 October 2025
Next Post
Perjalanan yang Terinspirasi Lagu Dialog Dini Hari

Perjalanan yang Terinspirasi Lagu Dialog Dini Hari

Comments 1

  1. ronny gogani says:
    11 years ago

    Save the ocean for our future

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

Anak Muda Mengolah Limbah Organik di Tengah Macetnya Dukungan Investor

15 December 2025
Begini Lho Cara Menjelajah Nusa Penida dengan Cara Berbeda

Perempuan dalam Sistem Pewarisan Adat Bali: Terikat Adat, Hak Terbatas

15 December 2025
Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

Gagas Aksi Iklim Melalui Mangrove, Bendega Tanam Harapan di Pesisir

14 December 2025
Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

Para Perempuan di Balik Kerajinan Ate

14 December 2025
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia