• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, March 1, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Serambi Arts Antida: Panggung ini Milik Kita

Putri Santiadi by Putri Santiadi
24 June 2024
in Kabar Baru, Musik
0
0

Merayakan Malam Bersama Jangar at RTB, Tatuw, Antida Soundgarden

Musik merupakan ruang bising yang mampu memulihkan jiwa. Seluruh kalangan beramai-ramai datang untuk menikmati musik kesukaannya, meskipun sesak, panas, dan hujan.

Jika diamati banyak lahan kosong yang saat ini dijadikan tempat pertunjukkan musik, salah satunya Lapangan Puputan Badung, Taman Bung Karno Singaraja, Keramas Aero Park, dan lainnya. Semua berupaya untuk memberikan ruang kepada penikmat musik. Ini dia skena musik di Denpasar Timur.

Mari beralih dan melihat potensi musik yang luar biasa, Serambi Arts Antida. Sejak tahun 2004 Anom Darsana telah menyediakan satu studio rekaman terkemuka di Bali yang terletak di Denpasar. Tempat terbuka untuk seniman muda mengembangkan kreativitas, mengeksplorasi dengan berbagai media dan berbagi ruang seperti rumah sendiri. Antida Music dikenal sebagai pendiri dan penyelenggara banyak festival musik dan seni Bali, seperti Bali World Musik, Ubud Village, Jazz Festival, Bali Reggae Star Festival, dan Festival Tepi Sawah. 

Produksi ini dibentuk karena kecintaan pendiri terhadap musik. Tidak hanya itu, salah satu misi Antida Music adalah mendukung musik indie di Bali. Beberapa album telah berhasil diproduseri oleh Antida Music, seperti Navicula, Dialog Dini Hari, Nosstress, Scared of Bums, Morelia Band, dan Evi Band.  Tidak hanya bergerak di bidang rekaman musik, tetapi bergerak untuk membangkitkan semangat baru melalui musik indie. 

Serambi Arts Antida menumbuhkan peminat seni maupun penggiat seni untuk menghargai keanekaragaman seni kontemporer di Bali. Tempat ini menjadi jembatan untuk kependudukan kota Denpasar yang multikultural dan lintas generasi untuk bersatu melalui seni kreatif, khususnya seni musik. 

Pada tahun 2011, Anom Darsana menyelenggarakan event Music Celebration yang tumbuh menjadi panggung utama penikmat musik dengan semangat baru dan eksplorasi musik yang mendalam. Mereka datang untuk membawa perubahan bukan sekedar berdiri dan tepuk tangan. Mengapa demikian? Sebab musik yang ditunjukkan mengutamakan pada isu-isu yang sedang aktual di masyarakat.

Acara Bali Spirit Festival 2024, Tatuw, Antida Soundgarden

Baru-baru ini, Antida musik kembali menyambut musisi yang berkomitmen dalam keberlanjutan lingkungan. Music Celebration Tahun 2024 mengedepankan isu ekologi dalam perwujudan musik yang tidak hanya menghibur, tetapi membahas masalah lingkungan. Begitulah Serambi Arts Antida menarik masyarakat untuk mengetahui masalah dunia melalui musik. Konsep-konsep acara seperti ini menunjukkan musik bisa menjadi ruang kritik. 

Dibentuk bukan hanya mencari keuntungan, namun Serambi Arts Antida didedikasikan untuk membangun dan mempromosikan seni kontemporer serta budaya untuk seluruh komunitas lokal Bali. 

Anugerah Jurnalisme Warga Tahun 2024 berkolaborasi dengan Serambi Arts Antida untuk membahas berbagai isu ekologi di Bali. Acara ini  mengangkat isu yang berkaitan erat dengan kerisauan warga saat ini, yakni 1) Dampak Pelanggaran Tata Ruang, 2) Pertanian dan Energi Terbarukan, 3) Akses Pejalan Kaki dan Transportasi Publik, dan 4) Kerusakan Hutan dan Sumber Air. AJW 2024 kali ini fokus pada solusi dan data dengan pendekatan Citizen Science. Mari kita tunggu para penerima beasiswa AJW 2024 untuk menunjukkan karyanya melalui ruang kreatif BaleBengong. 

kampungbet
Tags: antida sound gardenserambi arts antidasound system bali
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Putri Santiadi

Putri Santiadi

Mahasiswi Universitas Pendidikan Ganesha

Related Posts

Antida Sound Garden, Salah Satu Poros Ekosistem Musik di Bali Lahir Kembali

Antida Sound Garden, Salah Satu Poros Ekosistem Musik di Bali Lahir Kembali

20 July 2025
Next Post
Pecatu dan Canggu, Model Industri Pariwisata yang Melupakan Identitas Lokal

Pecatu dan Canggu, Model Industri Pariwisata yang Melupakan Identitas Lokal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Nyepi Bukan Hanya Sekali, Ini Ragam Nyepi di Pulau Bali

Nyepi Bukan Hanya Sekali, Ini Ragam Nyepi di Pulau Bali

1 March 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

28 February 2026
Daftar Dropbox Limbah B3 di Bali yang Menerima Sampah Obat dan Elektronik

Daftar Dropbox Limbah B3 di Bali yang Menerima Sampah Obat dan Elektronik

28 February 2026

Situasi Pariwisata Bali Kini dari Pernyataan Gubernur

27 February 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia