• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, June 30, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Sampi Gerumbungan di Buleleng, Bedanya dengan Mekepung Jembrana

Lily Darmayanti by Lily Darmayanti
1 March 2024
in Kabar Baru, Pertanian
0
0

Mengapa patung sampi gerumbungan ini dijadikan salah satu ikon di Bali Utara khususnya Singaraja dan bahkan didirikan di pusat kota? Seberapa uniknya makna dibalik dari patung itu ya? Kilas balik yang sangat ingin diketahui oleh sang anak rantau ini setelah terpukau melihat patung tersebut.

Sampi Gerumbungan, ternyata adalah sebuah ikonik dan mengandung warisan leluhur yang telah diwariskan turun temurun. Konon katanya, tradisi sampi gerumbungan ini berbeda dengan karapan sapi atau mekepung dari Jembrana itu loh! Yuk simak……

Dilansir dari Disbud Buleleng, budaya dan tradisi ini menjadi kegiatan rutin yang diadakan di Bali Utara sebagai ajang tahunan dan menciptakan daya Tarik tersendiri untuk menarik wisatawan untuk melirik Buleleng sebagai tujuan wisata. Melalui keputusan Bupati tahun 2002, tradisi kuno ini akhirnya diresmikan oleh pemerintah daerah dan diselenggarakan saat HUT kota Singaraja.

Apa sih yang membedakan antara tradisi sampi gerumbungan Buleleng dengan tradisi mekepung Jembrana?

Pemilihan sapi dan aspek penilaian sangat berbeda, walaupun begitu juga memiliki persamaan yakni ucapan syukur dan sujud bahagia dari para petani atau masyarakat atas panen yang melimpah dan dihiasi oleh perasaan bahagia serta penuh senyuman.

Pemilahan sapi pada tradisi di Buleleng, tidak semua sapi dapat diikutsertakan namun hanya sapi jantan yang berbadan kekar dan dipilih langsung oleh kelompok ternak. Selain itu juga, sapi-sapi ini akan dilatih untuk menyeragamkan gerak langkah, dan mempersiapkan segala aksesoris yang menarik tanpa melupakan hal yang sangat khas yakni genta besar atau keroncongan (genta ini mengartikan kata gerumbungan dan dikaitkan pada leher sapi).

Tradisi mekepung di Jembrana, atraksi sepasang kerbau yang dipacu di sepanjangan lintasan atau arena mekepung. Awalnya hanya sebuah permainan yang dilakukan petani saat membajak sawah saja untuk menghilangkan rasa penat saja. Namun seiring berjalannya waktu, kegiatan ini dijadikan sebagai ajang perlombaan balap kerbang di lahan kering ataupun basah yang masih berada di sekitaran sawah.

Kerbau yang diikutsertakan akan dihias menyerupai mahkota dikepalanya atau sering disebut rumbing. Inilah persamaan dan perbedaan dari kedua tradisi tersebut, darimana pun tradisi itu tetap wajib kita lestarikan bersama. Pasalnya, hingga sekarang tradisi itu tetap terjaga dan akan selalu terjaga oleh tangan-tangan para penerus daerah tersebut.

sumber: detikbali

kampungbet
Tags: makepungsampi grumbungansapi grumbungan buleleng
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Lily Darmayanti

Lily Darmayanti

Related Posts

No Content Available
Next Post
Nyarik Kopi, Skena Kopi Keliling di Lumbung Padi Bali

Nyarik Kopi, Skena Kopi Keliling di Lumbung Padi Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Rentetan Peristiwa Demo Agustus 2025: Kasus Kekerasan Jurnalis ke Tahap Penyidikan

Rentetan Peristiwa Demo Agustus 2025: Kasus Kekerasan Jurnalis ke Tahap Penyidikan

29 June 2026
Lahan Basah sebagai Ginjal Bumi

Lahan Basah sebagai Ginjal Bumi

28 June 2026
Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

26 June 2026

Ketahanan Pangan Bali Bertumpu pada Kearifan Lokal tapi ya Begitulah

25 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia