• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, May 21, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Potensi Usaha Ayam Petarung di Desa Ban

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
24 December 2021
in Kabar Baru
0
0
Ayam petarungUsah

Oleh: I Nyoman Kartya

I Wayan Suteja berusia 30 tahun berasal dari Desa Ban telah menekuni beternak ayam aduan sejak 6 tahun lalu sampai sekarang. Peternakan berawal dari kesukannya melihat ayam petarung, sehingga membuatnya ingin memelihara ayam di rumahnya.

Usaha ayam aduan punya prospek yang bagus karena banyak penghobi untuk dipelihara dan diadu. Namun, dalam perjalana Suteja usaha budidaya ayam petarung yang digelutinya menemui banyak kendala. Tak jarang ia mengalami kegagalan.

Salah satunya, kegagalan karena ayam sakit. Menurut Suteja, ayam yang sakit biasanya menunjukkan tanda-tanda yg bisa dikenali dari perilaku ayamnya. Cara mengenali ayam sakit, misal suhu tubuh tinggi, kotoran bijau dan putih cair. Pernafasannya terganggu seperti sesak nafas, bulu kusam.

“Kalau warna bulunya kusam atau tidak mengkilap kemungkinan cacingan,” tutur Suteja dari pengalamannya membudidayakan ayam aduan.
Kategori ayam sehat dan mahal bulunya lebat. Bulu yang bagus seperti keemasan, putih cerah, dan hitam legam. Satu lagi kombinasi hijau dan kuning, merah atau disebut bang.

Ayam buik, bulunya tutul-tutul. Memiliki tubuh proporsional tidak terlalu tinggi dan pendek, gerakan lincah, otot bagus, dan gaya bertarung cerdik. Pintar menguasai jurus menghindari lawan.

Di Desa Ban sendiri yang membudidayakan ayam aduan kurang dari 10 orang. Fatalnya, sering sekali ayam mati karena keterlambatan penanganan saat sakit karena ditinggal ke luar kota. Seperti yang dialami Suteja, ayamnya mati ketika ditinggalkan ke pulang kampung Buleleng.

“Orang rumah tidak tahu kalau ayam sakit,” ungkap Suteja.

Namun setelah memahami cara pemberian vitamin dan perawatan yang lebih baik, produksi ayamnya pun jadi lebih bagus dan berkualitas.
Beberapa hal penting yang dilakukan dalam budi daya ayam aduan adalah memastikan kandang tetap steril dan bersih. Sehingga tidak ada virus maupun bakteri yang bisa membuat ayam sakit. Pemberian pakan secara teratur yaitu 2x sehari juga mempengaruhi kesehatan ayam aduan. Tak lupa, Suteja memberi air bersih dan vaksinasi berkala, setiap 3 bulan sekali.

Biaya perawatan pakan seperti ayam aduan milik Suteja diberikan sentrat 511, 594 beras merah, kacang hijau, gabah, jagung, kacang merah, dan ketan hitam. Tiap hari makan dua kali jam 9 pagi dan 5 sore. Seminggu atau dua mi ggu sekali vitamin B, kalsium dalam tablet, dan suntikan multivitamin dan antibiotik.

Budi daya ayam aduan Suteja telah terjual ke berbagai daerah, terutama di Bali. Beberapa telah terjual ke luar Pulau Bali seperti ke Lombok. Usia ayam yang dijual juga mulai dari usia 1 bulan sampai 2 tahun.

Budi daya ayam petarung bisa jadi potensi pengembangan di Desa Ban, Karangasem. Meskipun pasti tetap ada hambatan. Seperti cuaca, apalagi musim hujan, ayam kedinginan. Tantangan lainnya, adalah ketika merawat anak ayam.

“Meningkatnya budi daya bisa mendorong sektor pertanian misal kebutuhan jagung. Jenis pakan lain harus dibeli di pasar atau pakan jadi yang sudah dicampur,” perkiraan Suteja.

kampungbet

Tags: ayam aduanBalipeternak ayam aduan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

9 May 2026
Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

3 May 2026
Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

1 May 2026
IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Next Post
Cara Difabel Netra Produksi Konten Tiktok

Cara Difabel Netra Produksi Konten Tiktok

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Membangkitkan Lima Lapisan Kesadaran Diri

21 May 2026
Bahasa yang Dibentuk Merek Dagang

Bahasa yang Dibentuk Merek Dagang

20 May 2026

Tiga Chef Muda Bali Bicara Tantangan Pangan Lokal

19 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia