• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, March 16, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Parkour Bali, Meloncat Cepat ke Sana ke Mari

Fadlik Al Iman by Fadlik Al Iman
5 September 2014
in Kabar Baru, Sosial
0
1

Latihan Parkour. foto. fadlik

Puluhan anak muda berkumpul di utara Puputan Badung, Denpasar.

Dari kejauhan terlihat lompatan lompatan mereka dari undakan di pinggir air mancur. Mereka berlompatan ke sana ke mari dengan cepat.

Eko, salah satu dari mereka, membuka untuk pemanasan. Gerakan gerakannya sederhana. Tujuannya untuk melenturkan otot-otot para pengikut latihan Parkour.

Mereka kemudian melanjutkan dengan gerakan lain. Begitulah kegiatan komunitas Parkour Bali Jumat malam lalu.

Komunitas ini berdiri pada 5 April 2009 lalu. Tantra, anggota komunitas yang juga guru SMA ternama di Kuta, bercerita bahwa olah raga parkour generasi pertama terdapat di Prancis. Arti Parkour sendiri adalah seni gerak dengan aktivitas berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain secara cepat dan efisien.

“Tidak naik ojeg atau naik taksi,” tambah Arriv, anggota lain.

Parkour juga mengajarkan bagaimana menolong diri sendiri efesien dan cepat. “Dari sini kita bisa mengukur sejauh mana batas kemampuan kita ungkap,” Arriv.

Selama ini Parkour juga melakukan kegiatan sosial lain. Hebatnya Parkour Bali peka sekali terhadap lingkungan. Hal ini terbukti ketika mereka ikut kegiatan penurunan terumbu karang buatan bekerja sama dengan Yayasan LINI, Sispala dan Mapala Se Bali pada peringatan hari Bumi tahun ini.

Tidak cukup dengan itu, komunitas ini kerap mengadakan Bali bebas sampah plastik. Kegiatan dilakukan dari kota sampai ke Gunung Agung.

Pada malam itu Alfin menjadi mentor gerakan Parkour. Beberapa gerakan dasar diperagakan kemudian diikuti puluhan peserta latihan. Pada celah batu pembatas Alfin dan Dewa Dede bertelanjang dada. Badannya yang berisi seolah menceritakan buah dari latihan Parkour selama ini.

Dalam obrolan di sela istirahat latihan Herby menjelaskan tentang filosofi Parkour. Sebelumnya dia berpesan, jangan ikut kegiatan yang aneh-aneh seperti pergaulan bebas, kalau ikut Parkour kita lebih positif. Olah raga ini mengajarkan kita tentang bagaimana mengubah penghalang jadi peluang, jalan yang penuh dengan rintangan dilewati dengan seni gerak Parkour.

Ida bagus Tantra menunjukan aksinya.

Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari Parkour. Arriv menambahkan dengan ini kita bisa melawan rasa takut, gerakan gerakan Parkour yang fleksibel berdampak pada kehidupan yang kreatif dan fleksibel.

Untuk penggiat Parkour generasi pertama sebutan Traceur dan Traceuse adalah untuk praktisi Parkour generasi pertama yang berlatih bersama David Belle yang penjadi pendiri Parkour di Prancis.

Tantra mengatakan tidak ada sistem lomba di Parkour. Kompetisi tidak sesuai dengan filosofi dan nilai moral dari parkour yang mengutamakan kebebasan. Kompetisi hanya untuk mengalahkan orang lain yang disaksikan penonton atau hanya akan menambah keuntungan beberapa korporasi.

Tentra berpesan ajarkan Parkour kepada orang yang belum kenal sehingga banyak yang mengenal Parkour.

Pada tahun 2014 Jamming Nasional dilakukan di Jakarta, sedang tahun 2013 di laksanakan di Bali selama 3 hari. Hari pertama di Nusa Dua, hari kedua ke Canggu dan Kuta, hari terakhir dengan melakukan donor darah di Puputan renon, sebanyak 104 peserta ikut Jambore.

Surya salah seorang pendiri Bali Parkour and Freerunning mengungkapkan bahwa komunitas Parkour tampil sederhana. Parkour bukanlah olahraga ekstrem yang berbahaya. Dengan latihan semua yang terlihat berbahaya sebetulnya mengasyikkan. Hal itu lah yang membuat Ia masih betah di Parkour. [b]

Tags: BaliKomunitas
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Fadlik Al Iman

Fadlik Al Iman

Pegiat lingkungan di Yayasan Alam Indonesia Lestari (LINI) Bali.

Related Posts

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

27 February 2026
Potensi Panas Ekstrem di Bali: Apakah Pulau ini Sudah Bersiasat Meredamnya?

Potensi Panas Ekstrem di Bali: Apakah Pulau ini Sudah Bersiasat Meredamnya?

18 February 2026
Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

11 February 2026
Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

15 January 2026
Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

5 January 2026
Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

16 December 2025
Next Post
Gemulai Legong Lanang oleh Penari Laki-laki

Gemulai Legong Lanang oleh Penari Laki-laki

Comments 1

  1. PanDe Baik says:
    11 years ago

    Inget parkour, inget filem District 13… juga games loncat loncat itu 🙂

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Perspektif Disabilitas Netra untuk Ruang Jalan Inklusif di Bali

Perspektif Disabilitas Netra untuk Ruang Jalan Inklusif di Bali

15 March 2026
Benteng Terakhir Ruang Terbuka Hijau Kota adalah Kuburan

Benteng Terakhir Ruang Terbuka Hijau Kota adalah Kuburan

11 March 2026
Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

Hapera Bali Buka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya

10 March 2026
Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

Rekomendasi Wisata Kano di Mangrove Tepi Kota Denpasar

8 March 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia