• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, February 14, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Oknum Perwira Poltabes Pukul Wartawan

Anton Muhajir by Anton Muhajir
7 October 2007
in Kabar Baru
0
0

Sumber: Bali Post

Polri yang tengah gencar mereformasi diri, ternyata masih saja punya anggota berperilaku aneh. Buktinya, oknum perwira Poltabes Denpasar Iptu Wayan Suarya memukul wartawan Denpost Ngurah Kertanegara, Jumat (5/10) kemarin. Saat kejadian, korban tengah menjalankan tugas peliputan di Mapoltabes. Seperti biasa, sejumlah wartawan kriminal berkumpul di depan ruangan identifikasi sambil menunggu informasi dari polisi. Pukul 14.00, Ngurah bersama Hence (wartawan Fajar Bali) saling tukar data. Tiba-tiba datang Iptu Suarya berpakaian dinas lengkap. Semula pelaku memanggil korban. ”Saya merasa tak punya masalah, jadi tak menyangka bakal dipukul,” kata Ngurah usai bertemu Kapoltabes Kombes Pol. Yovianes Mahar.

Korban menyatakan, Iptu Suarya tanpa basa-basi langsung mendaratkan bogem mentah. Pukulan telak pelaku menghantam perut korban. Saksi Hence langsung mendekati Ngurah, sekaligus mendengar ancaman Iptu Suarya pada Ngurah. ”Gara-gara kamu saya tak naik pangkat. Apa saya harus bunuh diri atau bunuh orang,” tambah Hence mengutip ancaman pelaku.

Ngurah sempat bertemu Kombes Yovianes di ruangan kerja Kapoltabes. Anehnya, perwira melati tiga itu justru minta korban tidak membesar-besarkan kasus pemukulan yang melibatkan oknum perwira. Pihak Denpost tentu tak terima, bahkan berniat melaporkan ke Propam Polda. ”Laporan ke Polda diundur, saya ditelepon Kanit P3D Poltabes dan diminta memberi keterangan Sabtu (6/10) pagi ini,” tandas korban.

Ketua PWI Bali Djesna Winada menyayangkan sikap kasar oknum polisi para wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Ia mengkritik tindakan Polri di era reformasi yang masih ada suka main gebuk. Padahal, polisi yang notabene paham hukum harus mengayomi rakyat. ”Polri tengah membangun citra di masyarakat. Apa dengan mukul orang menjadi lebih profesional,” sindirnya.

Djesna Winada minta Kapolda Bali bersikap tegas menangani kasus pemukulan wartawan yang melibatkan oknum perwira Poltabes. Membiarkan tindakan arogan petugas terhadap kalangan jurnalis, diyakini akan merusak citra Polri di mata masyarakat.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. AS Reniban menegaskan, kasus pemukulan wartawan Denpost sudah ditangani Kapoltabes. Pelaku pasti diperiksa, termasuk korban dan saksi yang melihat kejadian. ”Pak Kapolda menunggu hasil penyidikan di Poltabes. Anggota yang salah pasti ditindak,” tandasnya. (kmb10).

Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

14 February 2026
Dari Bali ke Bangkok, Morbid Monke dan Bab Awal Feel Alive Tour

Dari Bali ke Bangkok, Morbid Monke dan Bab Awal Feel Alive Tour

14 February 2026
Sekolah Pembaharu Ashoka: Kelola Sampah sampai Ekskul Agro

Sekolah Pembaharu Ashoka: Kelola Sampah sampai Ekskul Agro

13 February 2026
Investasi WNA di Bali: Meningkat, Didominasi Rusia, Usahanya dari Real Estate sampai Rental Motor

Investasi WNA di Bali: Meningkat, Didominasi Rusia, Usahanya dari Real Estate sampai Rental Motor

12 February 2026
Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

11 February 2026
Catcalling bukan Pujian, Ketika Ruang Publik tak Lagi Aman Bagi Perempuan

Catcalling bukan Pujian, Ketika Ruang Publik tak Lagi Aman Bagi Perempuan

10 February 2026
Next Post

Kapoltabes Diperintahkan Periksa Pemukul Wartawan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

14 February 2026
Dari Bali ke Bangkok, Morbid Monke dan Bab Awal Feel Alive Tour

Dari Bali ke Bangkok, Morbid Monke dan Bab Awal Feel Alive Tour

14 February 2026
Sekolah Pembaharu Ashoka: Kelola Sampah sampai Ekskul Agro

Sekolah Pembaharu Ashoka: Kelola Sampah sampai Ekskul Agro

13 February 2026
Investasi WNA di Bali: Meningkat, Didominasi Rusia, Usahanya dari Real Estate sampai Rental Motor

Investasi WNA di Bali: Meningkat, Didominasi Rusia, Usahanya dari Real Estate sampai Rental Motor

12 February 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia