• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, May 30, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Album Tanpa Batas dari Musisi Penghuni Lapas

Iin Valentine by Iin Valentine
31 March 2018
in Berita Utama, Kabar, Musik
0
1
Kolaborasi Antrabez dengan musisi-musisi ternama saat tampil di peluncuran album kedua, No Limit. Foto Gede Gandhi.

Sebab kreativitas adalah hal yang tanpa batas, termasuk penjara sekalipun.

Lapangan TVRI Bali riuh oleh alunan musik pada Kamis malam, 28 Maret 2018 lalu. Musisi-musisi yang terlibat dalam peluncuran album kedua Antrabez tampil malam itu. Antrabez, band yang sebagian besar personilnya masih berstatus warga binaan di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kerobokan, ini meluncurkan album yang bertajuk “No Limit”.

Ada sepuluh lagu dalam album tersebut, delapan berbahasa Inggris dan dua berbahasa Indonesia. Bukan karena tidak cinta Indonesia, Antrabez ingin menunjukkan hasil pembinaan dari Lapas Kerobokan pada dunia luas, bahwa karya-karyanya layak diperhitungkan di kancah musik nasional hingga internasional.

Meskipun punya sejarah kelam dengan narkoba, band yang digawangi oleh Febri (vocal), Octav (guitar), Riva (melody guitar), Ronald (keyboard), dan Daus (drum) ini bertekad untuk kembali bangkit dan berbenah diri. Meskipun berada di balik jeruji besi, Antrabez ingin membuktikan bahwa kondisi itu tidak menjadi batasan untuk mereka tetap berkarya.

Febri, sang vokalis, berharap album ini dapat menjadi motivasi sekaligus bukti bahwa mereka tetap mampu berkreasi dan berkarya meskipun dibatasi oleh terali besi. “Sebab kreativitas adalah hal yang tanpa batas,” jelasnya.

Seperti album pertamanya, di album keduanya ini Antrabez juga menggandeng sejumlah musisi ternama. JRX, Bobby (SID), Ian Stevenson (Zat Kimia), Ayu Laksmi, Sandrayati Fay, Marshello (The Hydrant), Sandrina Malakiano, Robi (Navicula), hingga Igor Saykoji adalah nama-nama besar yang turut berkolaborasi. Mereka ambil bagian dalam album No Limit sebagai bentuk dukungannya kepada Antrabez.

Antrabez bersama jajaran Lapas Kerobokan meresmikan peluncuran “No Limit” dengan pelepasan merpati. Foto Iin Valentine.

Salah satu lagu yang paling ditunggu-tunggu dalam album tersebut adalah lagu yang berjudul “Indonesia”. Lagu ini sarat akan semangat kecintaan para personel terhadap negeri ini. Spesialnya lagi, lagu ini tak hanya dinyanyikan oleh Antrabez, tetapi juga bersama musisi-musisi lainnya.

Menurut Sandrina, lagu ini sangat penuh taksu. Apalagi dengan olahan visual yang hidup dari Erick EST, sang sutradara video klip.

“Buat saya, video klip ini (lagu Indonesia) adalah salah satu masterpiece saya tahun ini,” ujar Erick saat ditemui dalam press conference di Lapang Kerobokan beberapa waktu lalu.

Malam peluncuran album tersebut terasa menyenangkan. Adem sekali rasanya melihat para musisi itu membaur dan saling mendukung satu sama lain. Begitu pula dengan jajaran Lapas Kerobokan yang tak kalah kerennya!

Gambaran yang tidak terlalu indah tentang hubungan “petinggi” Lapas dengan warga binaan, sedikit sirna setelah melihat bagaimana jajaran Lapas Kerobokan mendukung kreativitas Antrabez. Tidak seseram yang ada di bayangan saya. [b]

Tags: AntrabezBaliMusikSosial
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Iin Valentine

Iin Valentine

seorang penikmat buku, musik, dan penggemar foto.

Related Posts

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

15 May 2026
Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

9 May 2026
Next Post
Catatan Mingguan Men Coblong: Komedi

Catatan Mingguan Men Coblong: Komedi

Comments 1

  1. 3835group says:
    8 years ago

    keren Antrabez, Maju terus plus kolaborasi dengan Erick EST untuk video kip nya. sukses ya !!

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

matan AI

Penghancuran Kemandirian Desa-desa di Bali

29 May 2026
Melali Cokelat dan Sastra di Bali Barat

Bali Hari Ini: Mana Desa, Mana Kota?

29 May 2026
Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

28 May 2026

Mall Baru akan Bermunculan, Warga Bali Khawatir Ruang Hidup Kian Sesak

27 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia