
Dalam Seniman Contemporary Art Space (DSCAS) dengan antusias mempersembahkan pameran tunggal “MONKEY MILLENNIAL: PANGAN LOKAL”, sebuah solo presentasi plus dari seniman I Komang Adiartha, yang berlangsung di DSCAS, Seniman Coffee, Renon, Denpasar, Bali.Pameran ini menghadirkan Monkey Millennial, karakter art toys berbentuk monyet dengan sentuhan budaya urban, sebagai simbol generasi masa kini.
Generasi yang hidup di tengah arus informasi tanpa henti, makanan instan, dan sistem pangan global, namun perlahan kehilangan kedekatan dengan pangan lokal dan tanah tempat ia berpijak. Lewat visual yang playful, manis, namun penuh sindiran, Adiartha mengajak kita menertawakan ironi zaman. Monkey Millennial tampil sebagai makhluk modern: shiny, lucu, dan tampak “maju”, tetapi tubuhnya justru menyimpan keganjilan. Anatominya tersusun dari simbol konsumsi, mie instan, gula buatan, dan nutrisi artifisial, sebagai kritik terhadap hilangnya kedaulatan atas apa yang kita makan.
Mengangkat tajuk pangan lokal, pameran ini menyoroti persoalan mendasar yang kerap dianggap sepele, padahal sangat kompleks. Mulai dari bergesernya sumber pangan lokal, ketergantungan terhadap bibit industri, hingga praktik produksi dan distribusi pangan yang semakin menjauh dari prinsip keberlanjutan dan kearifan lokal.
Selain karya-karya individu I Komang Adiartha, pameran ini juga menghadirkan dua karya patung Monkey Millennial hasil kolaborasi dengan dua seniman terkurasi, @SATUMONE dan @J3SMOON. Kolaborasi bersama Satumone mengangkat tema Urban Farming, sebagai refleksi atas upaya bertani di ruang urban di tengah dominasi beton dan keterbatasan lahan.
Sementara karya SEED BANK, hasil kolaborasi dengan J3smoon, membahas isu ketergantungan petani pada bibit industri serta semakin hilangnya varietas bibit lokal, sebuah persoalan serius dalam sistem pangan hari ini.
“MONKEY MILLENNIAL: PANGAN LOKAL” adalah undangan untuk berhenti sejenak, menatap ulang isi piring kita, dan mempertanyakan: seberapa merdeka kita dalam menentukan apa yang kita makan.
kawijitu kawijitu kawijitu kawijitu





![[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan](https://balebengong.id/wp-content/uploads/2025/01/KOLOM-MATAN-AI-oleh-I-Ngurah-Suryawan-by-Gus-Dark1-120x86.jpg)