• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, June 30, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Menyongsong Panen Raya Kopi Mengani dengan Panen Ladian

Juniantari by Juniantari
24 February 2023
in Kabar Baru, Pertanian
0
0
Biji cherry kopi arabika Mengani

Awal tahun waktunya petani menyongsong kembali jalur produksi kopi. Seperti yang dilakukan salah satu petani kopi di Mengani, Kintamani. Puncak panen raya kopi di Mengani baru mulai Bulan April mendatang. Tapi, aktivitas petani di kebun sudah sibuk mempersiapkan tanaman kopinya dengan panen ladian (panen susulan dari panen raya sebelumnya).

Sebelum April tiba, Gede Suarsana, petani muda dari Mengani, sudah melakukan panen ladian sebanyak 3 kali. Meski akan ada panen raya, Gede sangat memperhatikan panen ladian ini. Meski makin lama hasilnya semakin sedikit.

Hasil panen ladian pertama di kebun kopinya, Gede mengakui hasilnya membuatnya puas hati. Hasil dan kondisi buahnya terbilang bagus. Panen ladian kedua hasilnya sudah berkurang. Namun, kualitas buah yang merah masih bagus.

“Nah panen yang sekarang ini atau yang ketiga bisa dibilang buruk, karena hasilnya sedikit kondisi buah juga sudah terlalu matang. Jadi buahnya kebanyakan mengandung air ditambah lagi akibat faktor hujan akhir-akhir ini,” kata Gede.

Meski demikian, panen ini menjadi salah satu persiapan wajib Gede untuk menyambut panen raya kopi di Bulan April mendatang. Sebab jika panen ladian tidak dilakukan akan berpengaruh pada kualitas buah kopi pada panen raya nanti. Jika sisa biji yang sebelumnya terlalu banyak, maka buah kopi pada panen raya pasti sedikit.

Hal ini disebabkan beberapa biji yang sebelumnya masih menjadi bunga. Sehingga yang akan jadi calon biji selanjutnya itu tidak bisa tumbuh karena pertumbuhannya terhalang oleh biji yang sudah besar sebelumnya. Untuk mempersiapkan pertumbuhan biji yang sempurna pada panen raya, maka perlu dihabiskan biji-biji panen ladian ini.

Tanam bibit kopi di lokasi pohon tua yang sudah mati saat wisata agro Melali ke Desa Mengani bersama BaleBengong.

Panen ladian rutin dilakukan Gede Suarsa, karena ia hanya memanen biji kopi merah. Selain karena kebiasaannya, panen cherry merah mempengaruhi kualitas rasa kopi dan harga. “Kalau panen asal harganya juga rendah,” kata Gede.

Kurang lebih ada 500 pohon yang dipanen Gede saat ini. Persoalan iklim menjadi tantangan Gede saat memanen kopi. Ia seringkali harus berlomba dengan cuaca yang tidak menentu. Kopi cherry merah harus segera ia panen ketika hujan tiba. “Kalo gak keburu dipetik, buahnya bisa jatuh karena kebanyakan air,” papar Gede.

Sejauh ini, hasil panen Gede dijual ke pengepul di desanya. Sepengetahuannya, biji kopinya dibawa dan diolah di daerah Kintamani. Rata-rata panen ladian yang Gede dapatkan sekitar 13 kilogram dalam sekali panen dengan harga Rp13.000 rupiah.

kampungbet
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Juniantari

Juniantari

aku juga ada di akun instagram @juniyours

Related Posts

Kenapa Jalur Disabilitas tidak untuk Semua Ragam Disabilitas? 

30 June 2026
Rentetan Peristiwa Demo Agustus 2025: Kasus Kekerasan Jurnalis ke Tahap Penyidikan

Rentetan Peristiwa Demo Agustus 2025: Kasus Kekerasan Jurnalis ke Tahap Penyidikan

29 June 2026
Lahan Basah sebagai Ginjal Bumi

Lahan Basah sebagai Ginjal Bumi

28 June 2026
Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

26 June 2026

Ketahanan Pangan Bali Bertumpu pada Kearifan Lokal tapi ya Begitulah

25 June 2026
Aksi Bali Bergerak Menuntut Presiden dengan 16 Tuntutan

Aksi Bali Bergerak Menuntut Presiden dengan 16 Tuntutan

24 June 2026
Next Post
Pemimpin Harapan Pemilih Pemula Siswa Disabilitas Intelektual

Pemimpin Harapan Pemilih Pemula Siswa Disabilitas Intelektual

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Kenapa Jalur Disabilitas tidak untuk Semua Ragam Disabilitas? 

30 June 2026
Rentetan Peristiwa Demo Agustus 2025: Kasus Kekerasan Jurnalis ke Tahap Penyidikan

Rentetan Peristiwa Demo Agustus 2025: Kasus Kekerasan Jurnalis ke Tahap Penyidikan

29 June 2026
Lahan Basah sebagai Ginjal Bumi

Lahan Basah sebagai Ginjal Bumi

28 June 2026
Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

26 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia