• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, May 15, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Menyoal Slogan Bacagub dan Bacawagub Bali

I Nyoman Winata by I Nyoman Winata
20 February 2013
in Berita Utama, Kabar Baru, Opini, Politik
0
2

pemilu-gubernur-bali-2013

Pemilihan gubernur Bali tinggal dua bulan lagi.

Para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pun mulai umbar slogan dan janji. Berikut adalah pandangan saya terhadap slogan para calon tersebut.

pasti_kerta_6Pasangan Made Mangku Pastika dan I Ketut Sudikerta (Pasti Kertha)
Pasti Kerta mengandung pengertian adanya semacam jaminan (pasti) bahwa rakyat Bali akan kertha (sejahtera). Sungguh akan sangat luar biasa jika seluruh rakyat Bali bisa dipastikan akan sejahtera seluruhnya. Pasti sejahtera adalah sebuah harapan yang sangat tinggi. Benar Kata orang bijak, gantungkanlah cita-cita atau harapanmu setinggi bintang dilangit. Hanya saja, setinggi apapun cita-cita, realistis itu tetaplah penting.

Akibatnya, slogan ini rentan mengundang gugatan dan dituding mengada-ada. Sebab sesungguhnya tidaklah mudah untuk memastikan semua rakyat akan sejahtera. Harus diakui secara jujur bahwa belum ada pemerintahan manapun di muka bumi ini yang sanggup memastikan rakyatnya sejahtera semuanya.

Mungkin slogan ini tergantung di awan yang tinggi.

PASPasangan Anak Agung Puspayoga dan Dewa Nyoman Sukrawan (PAS)
PAS mengarah pada pengertian sebagai pasangan pemimpin yang pas untuk Bali. Pas tidak selalu bisa diterjemahkan sebagai tepat. Pas lebih mengarah pada kesesuaian dengan kebutuhan. Tetapi kata pas bisa dengan mudah diplesetkan menjadi “pas-pas an” yang berarti ala kadarnya. Meski demikian, kata Pas juga bisa berarti serba kebetulan. Pas rakyat butuh makan, pas ada yang dimakan. Pas rakyat butuh pendidikan, pas pula ada sekolah yang bisa dipakai tempat untuk penidikan.

Slogan ini tidak terlalu menjanjikan hal yang bombastis. Hanya saja mungkin slogan ini lebih masuk akal karena toh juga bacagub dan bacawagubnya manusia biasa yang kalau saja mau jujur, tidak akan mudah memastikan kesejahteraan untuk seluruh rakyat.

Mungkin slogan ini lebih menjejak di Bumi (membumi).

winasa_sudiartana_4Pasangan Gede Winasa dan Putu Sudiartan (Widi)
Slogan Widi belum bisa dipastikan mengarah ke mana. Tetapi kata Widi mungkin lebih dekat dengan kata sidhi yang bisa diterjemahkan secara bebas sebagai sakti atau memiliki kemampuan di luar batas manusia normal. Sidhi bisa berarti bahwa pemimpin dapat mengetahui apa yang harusnya dilakukan untuk rakyatnya.

Tidak mudah sebenarnya menentukan apa yang paling tepat untuk rakyat. Akibatnya slogan ini akan sulit diterjemahkan maknanya oleh rakyat. Tetapi ada satu kata yang memiliki hubungan dengan Widi adalah dan ini sangat akrab dengan telinga orang Bali adalah kata Sanghyang Widhi (Tuhan).

Demikian pandangan saya pribadi soal slogan para bakal calon pemimpin Bali.

Foto-foto dari website KPU Bali.

Tags: BaliOpiniPilgub Bali 2013Politik
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
I Nyoman Winata

I Nyoman Winata

I Nyoman Winata lahir dan besar Denpasar tahun 1975. Pernah kuliah di Fakultas Ekonomi Unud sampai wisuda. Di tahun 2013 lulus kuliah di Magister Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro dengan predikat cumlaude. Bekerja di sebuah Media massa yang berkantor pusat di Bali. Dari akhir tahun 2004 lalu bekerja di Semarang Jawa Tengah. Tidak punya hobi pasti, dulu suka olahraga, sekarang tidak pernah jelas. Rumah di depan Terminal Ubung persis, disebelah rumah makan padang "Minang Ubung".

Related Posts

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

9 May 2026
Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

3 May 2026
Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

1 May 2026
IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Kuningan: Sajian Nasi Kuning dan Kebiasaan Identik Lainnya

Keadilan bagi Guru dan Wajib Belajar 13 Tahun

27 April 2026
“Slaves of Objects” Candu Kebendaan dari WD

Pikiran yang Didisiplinkan

25 April 2026
Next Post
Baik Buruk Kinerja Rektor Unud

Baik Buruk Kinerja Rektor Unud

Comments 2

  1. Dwi says:
    13 years ago

    judulnya menarik tapi sayang saya melihat pandangan bias dalam tulisan ini sehingga yang muncul kedangkalan pendapat dan tidak netral

    Reply
  2. winata says:
    13 years ago

    @Dwi :

    Sebagai penulisnya, Kalau soal kedalaman yang kurang, itu saya akui. Karena ini cuma soal slogan saja. Bukan soal program.

    Kalau kemudian dinilai tidak netral, saya juga tidak bisa membantah banyak. Saya hanya telah berusaha untuk berfikir secara netral. Kalau kemudian jatuh pada ketidaknetralan, itu resiko karena tentu tulisan ini sifatnya subyektif. Penilaian dari yang menilai juga mungkin subyektif…hehehe…

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

15 May 2026
Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Senja Kala Humaniora

14 May 2026
Satu Abad Rarud Batur 1926: Ingatan jadi Mitigasi Bencana di Masa Depan

Satu Abad Rarud Batur 1926: Ingatan jadi Mitigasi Bencana di Masa Depan

13 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia