• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, January 19, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Melaspas Prasasti Geopark Gunung Batur

Vifick by Vifick
1 November 2013
in Berita Utama, Budaya, Foto, Galeri, Kabar Baru
0
0

proses membawa prasasti geopark ke puncak gunung batur 1

Minggu pagi itu Gunung Batur berbeda dari biasanya.

Di posko sunrise view terdapat beberapa bendera merah putih yang berkibar gagah sekali. Di antara tiga puluhan wisatawan, warga Batur yang memakai pakaian adat Bali terlihat sibuk. Mereka akan memulai upacara melaspas di puncak Gunung Batur.

proses membawa prasasti geopark ke puncak gunung batur 2

Matahari pagi sudah meninggi. Sejenak kemudian makin banyak warga naik. Mereka bergotong royong membawa sesuatu yang cukup berat. Selain melaspas, ternyata warga hendak membuat prasasti Geopark Gunung Batur. Mereka bahu-membahu mengangkat Prasasti berukuran 2,5 x 2 meter tersebut, dibantu tentara dan polisi.

proses membawa prasasti geopark ke puncak gunung batur 4

Tepat pada ketinggian 1.717 meter dpl, prasasti tersebut diletakkan, di bibir kawah kaldera Gunung Batur. Peletakan batu pertama dan peresmiannya oleh Bupati Bangli, Dandim 1626 Bangli, Kapolres Bangli dan Penglingsir Pura Ulundanu Batur, disaksikan oleh puluhan warga Batur.

proses membawa prasasti geopark ke puncak gunung batur 3

Pembuatan Prasasti tersebut untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda dan memperingati 1 tahun penetapan Gunung Batur sebagai Global Geopark Network oleh UNESCO. Penetapan dilakukan saat Konferensi Geopark Eropa yang ke-11 di Geopark Auroca, Portugal, pada 20 September 2012 lalu.

peletakan batu pertama prasasti geopark di puncak gunung batur

Bupati Bangli Made Gianyar menjelaskan bahwa di Bali ada konsep Tri Hita Karana, di tingkat dunia juga ada konsep geopark. Oleh karena itu, dia berharap peletakan prasasti ini nantinya bisa membangun kesadaran bersama pada diri masyarakat. “Sekaligus sebagai bentuk sosialisasi sehingga masyarakat makin tahu bagaimana mendukung spirit-spirit konsep geopark dengan baik,” katanya.

peresmian peletakan prasasti geopark di puncak gunung batur 1

Dalam prasasti tersbut tertulis sejarah letusan Gunung Batur sepanjang masa. Tercatat, letusan dahsyat pernah terjadi 29.300 tahun lalu. Pada waktu itu ketinggian Gunung Batur mencapai 3.000-4.000 meter dpl. Letusan itu menimbulkan kaldera seluas 13,8 x 10 kilometer yang akhirnya jadi salah satu yang terindah di dunia. Pada 1804-2000 Gunung Batur meletus sebanyak 26 kali.

sembahyang peletakan prasasti Geopark di puncak gunung batur 2

Namun letusan paling dahsyat justru tercatat pada 1926. Kemudian pada 20 September 2012.

Gunung Batur diakui sebagai taman Bumi Nasional dengan dukungan dari Unesco. Selain tulisan tersebut juga tertulis pula ajakan melestarikan dalam keselarasan dan waspada sampah plastik yang tidak hancur ratusan tahun.

sembahyang peletakan prasasti Geopark di puncak gunung batur 1

Setelah peletakan prasasti Geopark, kemudian dilanjutkan upacara melaspas. [b]

Tags: BangliBudaya
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Vifick

Vifick

freelance photographer, visual story teller, traveler

Related Posts

Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Sanggah Kemulan Bermakna Unik dari Susunan Bambu di Desa Pedawa

Sanggah Kemulan Bermakna Unik dari Susunan Bambu di Desa Pedawa

25 July 2025
Budaya Ngayah Makin Langah

Budaya Ngayah Makin Langah

13 June 2025
Emas Hitam Kintamani: Anak Muda dan Masa Depan Pertanian

Emas Hitam Kintamani: Anak Muda dan Masa Depan Pertanian

10 June 2025

Bali Hampir Habis, Semenjana dan Tergantikan

4 January 2025
Lebih dari Sekadar Wastra, Ragam Ekspresi di Roman Muka

Lebih dari Sekadar Wastra, Ragam Ekspresi di Roman Muka

22 July 2024
Next Post
Berbagai Pengalaman tentang Desain Berkelanjutan

Berbagai Pengalaman tentang Desain Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Permasalahan Petani Hutan di Bali

Permasalahan Petani Hutan di Bali

19 January 2026
Mandaragiri: Saat Leluhur Membaca Bahasa Bumi

Mandaragiri: Saat Leluhur Membaca Bahasa Bumi

19 January 2026

Siwaratri sebagai Ruang Kontemplasi Menghadapi Krisis Batin Kehidupan Modern

18 January 2026
Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

Petani Batur Datangi Kementerian Kehutanan dan Kementerian Investasi

17 January 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia