• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Mari Kawal Menteri Susi Hentikan Reklamasi

Suriadi Darmoko by Suriadi Darmoko
30 January 2015
in Berita Utama, Kabar Baru, Lingkungan
0
0

Massa Aksi Menggelar Orasi Di Gedung DPRD

Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi (ForBALI) kembali menggelar aksi demontrasi.

Aksi bertajuk parade budaya tersebut dilakukan pada Jumat hari ini untuk menolak reklamasi Teluk Benoa. Aksi yang diikuti ribuan warga ini dimulai dari parkir timur Lapangan Renon Denpasar.

Massa bergerak menuju depan Bajra Sandhi, kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali, dan berakhir di depan Kantor Gubenur Bali. Mereka juga menuntut pembatalan Perpres No. 51 Tahun 2014.

ForBALI kali ini membawa tagline baru “Bali Tolak Reklamasi Berkedok Revitalisasi Teluk Benoa”. Tujuanya untuk merespon rapat komisi IV DPR RI dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang menyatakan tidak melanjutkan reklamasi di Teluk Benoa.

Meskipun rapat komisi IV DPR-RI bersama Susi Pudjiastuti sebagai menteri kelautan dan perikanan menyatakan tidak melanjutkan proyek reklamasi Teluk Benoa, namun tetap memberi celah penyiasatan oleh investor.

Syarat yang diberikan kepada investor yaitu dengan menyediakan tampungan air (waduk) seluas lahan yang hendak direklamasi oleh pihak investor.

Menurut Koordinator ForBALI Wayan ‘Gendo’ Suardana ini seperti kisah Roro Jonggrang yang memberikan syarat mustahil untuk membangun seribu candi dalam satu hari. Dalam kasus reklamasi Teluk Benoa, syarat ini yang seolah-olah mustahil, tetapi tetap memberikan calah penyiasatan.

“Karena itu kita harus tetap berhati-hati dan terus mengawal agar rencana reklamasi Teluk Benoa bisa benar-benar dihentikan,” ujar Gendo dalam orasinya.

“Hal ini memperlihatkan bahwa pemerintah pusat tidak secara jelas bersikap menolak secara penuh rencana reklamasi di Teluk Benoa. Ini juga dapat dilihat dari kebijakan presiden Jokowi yang belum mencabut perpres 51/2014 untuk mengembalikan status kawasan Teluk Benoa menjadi kawasan konservasi,” tegasnya.

Sementara di tingkat Pemerintahan Lokal, DPRD Provinsi Bali masih belum mau bersikap secara resmi untuk menyatakan menolak reklamasi Teluk Benoa. Hal ini terlihat dari sikap DPRD Bali yang tidak mau membentuk Panitia Khusus (Pansus) terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa karena menganggap hal tersebut bukanlah persoalan yang mendesak bagi Pulau Bali.

DPRD Bali belum juga menerbitkan sikap atas kasus ini yang sejatinya telah menjadi perhatian di Bali, bahkan menjadi isu nasional dan internasional. Keadaan ini menunjukkan bahwa wakil rakyat gagal memahami persoalan yang dihadapi Rakyat Bali.

“Situasi ini menunjukkan pula bahwa Gubernur Bali dan DPRD Bali telah mengabaikan besarnya aspirasi penolakan terhadap rencana reklamasi di Teluk Benoa,” ujar Krisna Dinata selaku humas aksi ForBALI

Aksi ini juga diikuti oleh musisi JRX Superman Is Dead. JRX membacakan puisi berjudul Speaker Sparatis tentang semangat perjuangan khususnya dalam menolak reklamasi Teluk Benoa. Ada pula penampilan tarian barong bangkung dari kelompok STT yang ikut dalam aksi.

Hujan yang sempat mengguyur kantor DPRD Bali tidak menghentikan semangat para peserta aksi yang mengikuti parade budaya. Mereka beraksi hingga selesai. [b]

Tags: BaliForBaliLingkungan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Suriadi Darmoko

Suriadi Darmoko

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Eksekutif Daerah Bali.

Related Posts

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

24 March 2026
Siapkah Nyepi Digital?

Siapkah Nyepi Digital?

23 March 2026
Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

17 March 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Mendamaikan Nyepi dan Takbiran di Bali 2026

16 March 2026
Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

Salah Kaprah Mitologi Dewi Danu dalam Pemuliaan Air

27 February 2026
Next Post
Nusa Penida Memiliki Terumbu Karang Unik

Nusa Penida Memiliki Terumbu Karang Unik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Bali dan Histeria Festival

17 April 2026
Pulau Bali pun Rentan Tenggelam

El Niño “Godzilla”: Ketika Monster Iklim Mengancam Pulau Dewata

16 April 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

15 April 2026
Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

14 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia