• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, June 14, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Film

Literasi Film di Desa Padangsambian Kaja

Minikino by Minikino
12 December 2019
in Film, Kabar Baru
0
0

Literasi film dan produksinya meluas ke desa.

Minikino bersama Desa Padangsambian, Denpasar Barat menyelenggarakan rangkaian pelatihan Literasi Film dan Produksi Film selama 3 hari. Dimulai Jumat, 6 Desember dan berlangsung setiap hari sampai Minggu, 8 Desember 2019. Seluruh rangkaian workshop diadakan di Balai Desa Padangsambian Kaja, Jl. Kebo Iwa No.35, Denpasar.

Pra-aktifitas untuk pemanasan dilakukan Kamis, 5 Desember 2019. Seluruh peserta dan pengurus Desa Padangsambian Kaja diundang untuk terlibat dalam pemutaran dan diskusi program ReelOzInd! Award Winners di Art-House Cinema MASH Denpasar. Selain menonton program film pendek, acara ini menghadirkan diskusi online melalui skype dengan narasumber Jemma Purdey (Australia) selaku direktur ReelOzInd! & Melanie Filler, produser film “Posko Palu’. Dipandu moderator, keduanya narasumber melakukan tanya jawab langsung dengan penonton. Sesi diskusi berlangsung lancar selama 30 menit antara Denpasar, Melbourne, dan Sydney di Australia.

Modul pelatihan ini disusun oleh tim kerja Minikino dengan silabus yang padat. Para peserta remaja dari desa Padangsambian Kaja dilibatkan secara aktif mulai dari menonton dan berdiskusi dengan para profesional di bidangnya, mengikuti seminar tentang sejarah, dari sisi perkembangan kebudayaan serta teknologinya. Mereka juga mendapatkan pembekalan pemahaman kekuatan visual dan materi suara dalam film, hingga akhirnya mempraktikkan seluruh rangkaian proses produksi sebuah film. Mulai dari pengembangan ide, penulisan cerita, desain produksi, dan produksinya sendiri.

Hari pertama

Pelatihan dibuka Perbekel Padangsambian Kaja, I Made Gede Wijaya, S.Pt., M.Si. yang pada sambutannya menyatakan pelatihan semacam ini diharapkan bermanfaat bagi generasi muda. “Desa memanfaatkan teknologi, media film, serta industri kreatif yang dapat menjadi kekuatan desa supaya tidak ketinggalan jaman,” katanya.

Sesi pertama tentang Literasi Film: Sejarah Film Pendek di Dunia dan di Indonesia disampaikan oleh Edo Wulia, direktur Minikino yang sekaligus menjadi mentor pelatihan. Edo memberikan informasi sejarah film dunia dan memberi gambaran luas tentang bagaimana industri film di dunia berkembang seiring kemajuan teknologi. Edo Wulia juga menghubungkannya dengan Bali melalui film “Legong, Dance of the Virgins” yang diproduksi tahun 1935, yang ternyata merupakan salah satu film bisu produksi terakhir di Hollywood.

Selanjutnya, sesi “Visual Storytelling” disampaikan I Made Suarbawa untuk menekankan fokus terhadap alur cerita, mengingat produk dari pelatihan ini salah satunya ialah tulisan/ ide cerita untuk diproduksi pada hari ketiga pelatihan.

Hari kedua

Seminar “Literasi Film Dan Media Untuk Berpikir Kritis” menjadi tema pembuka di pagi hari. Materi ini disampaikan oleh Nurafida Kemala Hapsari dan Saffira Nusa Dewi. Diskusi menjadi lebih hangat ketika menyentuh topik pengaruh publikasi dan persepsi penonton bahkan tentang film yang belum ditonton. Modul dilanjutkan dengan presentasi mengenai “Kerjasama Tim dalam Produksi” disampaikan oleh Inez Peringga. Studi kasus disampaikan dari pengalaman pribadi Inez saat membuat film pendek pertama di masa kuliahnya di sekolah film.

Materi berikutnya “Suara dalam Film” menerangkan sisi audio pada film, diawali dari sejarah film bisu yang hampir selalu ditampilkan dengan iringan musik. Materi ini diberikan untuk membangun pemahaman tentang kekuatan audio dan pengaruhnya pada visual. Pengenalan teknis diiringi berbagai contoh dan praktik, serta berbagi pengalaman tim minikino melakukan audio dubbing untuk keperluan festival internasionalnya.

Hari kedua diakhiri dengan pembahasan cerita para peserta serta desain produksi meliputi pembedahan naskah termasuk lokasi, properti, pemain, dari ide cerita peserta di hari pertama. Para mentor dan fasilitator mengarahkan peserta untuk melakukan analisis mandiri ide cerita mana yang paling memungkinkan untuk diproduksi pada hari ketiga. Sesi terakhir namun yang paling panjang ini dipandu oleh I Made Suarbawa sebagai pendamping utama produksi.

Dari berbagai ide cerita yang dikembangkan hingga menjadi storyline, dipilih satu cerita yang kemudian ditulis menjadi skenario, yang kemudian dibedah dalam sesi desain produksi. Sesi ini mempersiapkan hari terakhir, di mana semua peserta akan mengambil peran masing-masing dalam sesi produksi.

Hari ketiga

Proses pengambilan gambar dan suara dimulai sejak pukul 8 pagi dan berlangsung secara intensif sampai 4 sore. Produksi ditutup dengan sesi evaluasi di akhir hari, para peserta secara umum merasakan ini pengalaman baru walaupun mereka sudah pernah membuat online konten sebelumnya.

Ngurah Ketut Hariadi, S.Kom selaku sekretaris Desa Padangsambian Kaja menyampaikan apresiasi positif tentang pelatihan ini, “Melihat antusiasme peserta saya berharap apa yang difasilitasi desa dapat dimanfaatkan para peserta. Bila 10 persen saja dari para peserta dapat memanfaatkan dengan baik, kegiatan ini dapat dinilai sukses,” sambungnya. Menurutnya pelatihan diberikan dengan profesional. “Awalnya saya tidak membayangkan bahwa dalam tiga hari pelatihan bisa benar-benar menghasilkan produk sampai film. Semoga minat dari masyarakat makin tinggi setelah nanti melihat hasilnya,” harapnya.

Menurut Cika selaku fasilitator acara berkegiatan dengan peserta di Padangsambian Kaja sangat menggairahkan secara kreatif, karena mereka antusias dan penuh perhatian. Para peserta sudah dekat secara keseharian dengan media audio visual serta dunia digital. Sebagian peserta sudah terbiasa dengan konten online, bahkan ada yang sudah menjadi idola milenial dengan 1 juta subscriber @aryanthisuastika dengan kanal @ricaricaa96 .

Saat ini, hasil produksi film masih melalui masa pasca produksi di meja editing. Film pendek hasil pelatihan di Desa Padangsambian Kaja ini direncanakan akan tayang perdana dalam acara tahunan Minikino Open Desember ke 17. Edo Wulia selaku direktur Minikino mengapresiasi masyarakat dan pengurus di kantor desa Padangsambian Kaja dalam program ini.

Walaupun sudah diadakan tahunan sejak tahun 2003, untuk pertama kalinya acara ini hadir dalam format layar tancap pada hari Sabtu tanggal 21 Desember 2019, mulai pukul 19:00 di Balai Pertemuan Dukuh Sari, Padangsambian Kaja, Jalan Gunung Sari.

kampungbet
Tags: Bali
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Minikino

Minikino

Your healthy dose of short film http://minikino.org/

Related Posts

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

Siapa yang Peduli Hilangnya Mataair dan Bulakan di Kota Denpasar?

11 June 2026
Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Hilangnya Pesisir Bali: Memahami Akar Krisis Abrasi dan Jalan Keluarnya

4 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Next Post
Calon Arang dan Hal-hal Mistis yang Belum Diungkap [2]

Calon Arang dan Hal-hal Mistis yang Belum Diungkap [2]

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Popeda Instan Asal Ternate Berlayar dengan Identitas Kreatifnya

Popeda Instan Asal Ternate Berlayar dengan Identitas Kreatifnya

13 June 2026

Kota Makin Sesak, Sepeda Masih Berebut Ruang

12 June 2026

Perpustakaan yang Menjaga Ingatan Pulau

12 June 2026
Janji Menteri LH: Tindak Kerusakan Mangrove Hingga Benahi Tata Kelola Sampah

Janji Menteri LH: Tindak Kerusakan Mangrove Hingga Benahi Tata Kelola Sampah

11 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia