• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, May 13, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Konsep Tatwam Asi untuk Keberagaman Jembrana

Persma Akademika by Persma Akademika
6 April 2014
in Kabar Baru
0
0

jembrana

Indonesia kaya budaya dari ujung barat hingga ujung timur.

Sebuah keunikan yang membuat bangsa Indonesia berbeda dengan bangsa yang lain. Lantas apakah dengan adanya perbedaan budaya itu kita menjadi berbeda?

I Gede Winasa, mantan Bupati Jembrana mengatakan bahwa keragaman budaya yang dimiliki Bangsa Indonesia tidak perlu dibeda-bedakan lagi. Keragaman itu satu, milik kita warga Negara Indonesia.

“Jika ngomong tentang kebangsaan, tidak perlu membicarakan tentang suku-suku lagi. Sesuai dengan sumpah pemuda yang mengatakan bahwa kita bertanah air, berbangsa, dan berbahasa satu, maka semua budaya yang dimiliki bangsa Indonesia adalah milik kita bersama sebagai warga negaranya,” ujar Winasa.

Khususnya di Jembrana, kata Winasa, rasa persatuan bisa dikatakan telah tertanam dengan baik. Meskipun masyarakat Jembrana termasuk heterogen. Kehidupan di kabupaten ini sangat harmonis, tidak ada yang merasa berbeda.

Perbedaan itu justru memberikan warna tersendiri dalam kehidupan. Warga Jembrana saling menghargai perbedaan antar suku, ras dan agama.

Apalagi Jembrana memiliki Gilimanuk sebagai pintu masuk warga pendatang ke Bali. Tidak heran jika Kelurahan Gilimanuk menjadi sangat heterogen, bisa dikatakan Gilimanuk adalah Indonesianya Bali.

Seperti yang dikatakan mantan Lurah Gilimanuk, I Nengah Ledang, seluruh warga Gilimanuk hampir datang dari seluruh suku di Indonesia. Selama kepemimpinannya tidak pernah ada konflik yang berarti.

Menjaga kerukunan itu seperti konsep tatwam asi, menghargai orang lain berarti menghargai diri sendiri. Seperti yang diungkapkan Winasa, “Tidak hanya orang dari daerah lain yang tinggal di Jembrana, orang-orang kita pun juga banyak tinggal di daerah lain. Maka jika ingin mereka dihargai di sana, dijaga hak-haknya, kita pun harus menghargai dan menjaga hak-hak orang-orang dari suku lain yang tinggal di daerah kita,” katanya.

Begitu pula dengan potensi yang dimiliki masyarakat khususnya pemuda dalam pengembangan budaya yang ada sangatlah besar. Namun perlu ada pengendalian agar dapat menuju ke arah yang positif. Yang paling penting bukanlah program apa yang dibuat, melainkan penghayatan yang harus ditekankan kepada para generasi penerus bangsa, khususnya para pemuda. [b]

Tags: AgamaBudayaJembranaToleransi
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Persma Akademika

Persma Akademika

Pers Mahasiswa Akademika Universitas Udayana - Sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa atau lembaga dalam bidang jurnalistik di Universitas Udayana. Sekretariat : Gedung Student Center Universitas Udayana, Jalan Dr. Goris, Denpasar, Bali. http://www.persakademika.com/

Related Posts

Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Mendamaikan Nyepi dan Takbiran di Bali 2026

16 March 2026

Patologi Atensi: Kenapa Otak Dangkal dan Malas Kontemplasi

6 March 2026
Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
UMKM Terseok-Seok Hadapi Penataan di Pantai Sanur

Inilah Proyek Investasi Daerah Bali

23 August 2025
Sanggah Kemulan Bermakna Unik dari Susunan Bambu di Desa Pedawa

Sanggah Kemulan Bermakna Unik dari Susunan Bambu di Desa Pedawa

25 July 2025
Menimbang Program Ecobrick di Sekolah Jembrana

Menimbang Program Ecobrick di Sekolah Jembrana

13 June 2025
Next Post
e-commerce Indonesia

Mereka-reka Perkembangan E-Commerce Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Kerusakan Alam karena Food Estate di Film Pesta Babi

Kerusakan Alam karena Food Estate di Film Pesta Babi

12 May 2026
Aksi Kamisan Bali ke-66: Reaktivasi Berjuang tak Gentar

Aksi Kamisan Bali ke-66: Reaktivasi Berjuang tak Gentar

11 May 2026
Film Pendek Menapak di Sesi Cinéma de Demain, Festival de Cannes 2026

Film Pendek Menapak di Sesi Cinéma de Demain, Festival de Cannes 2026

10 May 2026
Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

9 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia