• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, October 21, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Konferensi Perubahan Iklim Jangan untuk Jual Beli Karbon

Anton Muhajir by Anton Muhajir
24 November 2007
in Agenda, Kabar Baru, Teknologi
0
0

Sumber Press Release

Konferensi Persatuan Bangsa-Bangsa tentang Kerangka Perubahan Iklim atau United Nation Framework Convention for Climate Change (UNFCCC) di Nusa Dua Bali nanti tidak lebih hanya forum seremonial untuk meneguhkan dominasi negara-negara maju terhadap negara berkembang. Karena itu, Indonesia pun tidak memiliki banyak pilihan untuk bersikap. “Pemerintah Indonesia terlalu pragmatis,” kata Tori Kuswardono, Koordinator Kampanye Climate Change Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) di Denpasar hari ini.

Tori menyampaikan hal tersebut pada workshop Meliput Isu Perubahan Iklim yang diadakan Walhi Bali, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Denpasar, dan Sloka Institute. Workshop yang diikuti sekitar 20 wartawan media lokal dan nasional tersebut diadakan di Desa Budaya Kertalangu Denpasar Timur.

Menurut Tori, panggilan akrabnya, berdasarkan informasi yang didapat dari tim Menteri Lingkungan Hidup, pemerintah Indonesia sendiri akan lebih banyak bicara tentang uang dalam konferensi yang diadakan pada 3-14 Desember tersebut. “Delegasi pemerintah Indonesia sama sekali tidak membahas masalah penurunan emisi sebagai jalan keluar terjadinya pemanasan global. Namun lebih pada apa yang bisa didapat Indonesia secara ekonomi dalam konferensi tersebut,” kata Tori.

Dalam konferensi yang diikuti sekitar 180 negara tersebut, kata Tori, ada empat isu besar yang sebenarnya akan dibahas. Antara lain penurunan emisi, transfer teknologi, adaptasi, dan clean development mechanisme (CDM). “Tapi pemerintah Indonesia sepertinya akan fokus pada upaya jual beli karbon,” lanjutnya.

Dari situ, kata Tori, akan banyak proyek yang bisa diperjualbelikan. Misalnya pelestarian hutan yang nantinya akan dikapling oleh negara-negara penghasil emisi. “Jadi hutan bukan lagi milik masyarakat setempat tapi seolah-olah milik negara maju yang sudah membayar konsekuensi pembuangan emisi mereka,” ujarnya. Parahnya lagi, harga hutan itu sangat murah. Hanya US $ 5-20 per hektar.

“Karena itu kita akan menyuarakan bahwa atmosfir bukan barang dagangan. Jadi tidak semua orang punya hak untuk memperjualbelikan. Sebab perdagangan karbon adalah perdagangan hak mengemisi orang,” kata Tori.

Aktivis Walhi ini memberikan contoh. “Misalkan, kita berada di ruang kosong, ada orang merokok cerutu ketika asap sudah banyak. Terjadi komitmen, bahwa perokok itu yang kebetulan kaya raya akan terus merokok dan membayar orang lain tidak merokok dengan syarat dia diperbolehkan untuk terus merokok. Ini kan tidak benar,” katanya.

Menurut Tori, perubahan iklim sering dilihat sebagai masalah lingkungan semata. Padahal harus dilihat ada konteks politik ekonomi di belakangnya. Ada model ketidakadilan yang tumbuh berkembang selama hampir 4-5 abad. “Industrialisasi itu beralas darah. Ini akar cerita perubahan iklim,” katanya.

Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Penyebab Kematian Korban Bencana di Bali

Mediasi Deadlock, Gugatan Warga Negara Pulihkan Bali Lanjut ke Sidang Perkara

21 October 2026
Tantangan Ketersediaan Lahan Menuju Target Proyek PLTS di Bali

Tantangan Ketersediaan Lahan Menuju Target Proyek PLTS di Bali

20 October 2026
Kelangkaan BBM di Bali: Contoh Kegagalan Mitigasi dan Komunikasi Risiko

Kelangkaan BBM di Bali: Contoh Kegagalan Mitigasi dan Komunikasi Risiko

20 October 2026
Pemerintah Lalai, Bali Digerakkan Daily Worker dan Kini Harus Begadang Massal untuk BBM

Mencari Kepastian di Tengah Antrean BBM

19 October 2026
Menengok Sekolah Asrama di Bali melalui Kelas Jurnalisme Warga

Menengok Sekolah Asrama di Bali melalui Kelas Jurnalisme Warga

18 October 2026
Menyatu di Titik Nadir: Catatan dari Aksi Kamisan Bali ke-73 

Menyatu di Titik Nadir: Catatan dari Aksi Kamisan Bali ke-73 

17 October 2026
Next Post

Global Warning - Local Warming

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Penyebab Kematian Korban Bencana di Bali

Mediasi Deadlock, Gugatan Warga Negara Pulihkan Bali Lanjut ke Sidang Perkara

21 October 2026
Tantangan Ketersediaan Lahan Menuju Target Proyek PLTS di Bali

Tantangan Ketersediaan Lahan Menuju Target Proyek PLTS di Bali

20 October 2026
Kelangkaan BBM di Bali: Contoh Kegagalan Mitigasi dan Komunikasi Risiko

Kelangkaan BBM di Bali: Contoh Kegagalan Mitigasi dan Komunikasi Risiko

20 October 2026
Pemerintah Lalai, Bali Digerakkan Daily Worker dan Kini Harus Begadang Massal untuk BBM

Mencari Kepastian di Tengah Antrean BBM

19 October 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia