• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, April 24, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Kisah-kisah Pengguna Bus TMD dan Perjuangan Mengembalikan ke Jalan di USF

Bani Nawalapatra by Bani Nawalapatra
7 September 2025
in Kabar Baru, Pelayanan Publik
0
0

Urban Social Forum (USF) ke-11 dilaksanakan di Bali pada 30-31 Agustus 2025. Ini adalah pelaksanaan pertama di luar Kota Solo, lokasi organisasi Kota Kita yang menjadi penyelenggaranya. Selama dua hari ada banyak panel diskusi, workshop, acara pertunjukan dan banyak acara lain yang seru, informatif dan kreatif. Salah satu panel diskusinya mendiskusikan tentang perjuangan warga biasa untuk transportasi umum di Bali.

Bersama dengan tiga pembicara. Dyah Rooslina, seorang figur penting dalam kebangkitan kembali Trans Metro Dewata (TMD), Krishna Chandra dan Michael Juan Felix, keduanya mahasiswa pengguna aktif TMD. Mereka bertiga merupakan anggota organisasi Forum Diskusi Transportasi Bali (FDTB). Mereka membicarakan perjuangan rakyat biasa yang berkumpul menjadi suatu komunitas untuk memperjuangkan transportasi publik yang sempat berhenti operasi pada awal tahun 2025 karena penganggaran berakhir dari pemerintah pusat.

Trans Metro Dewata, bus yang sering dianggap sebagai pembuat macet dan menyusahkan pengendara lain di jalan ini diyakini memiliki fungsi bagi kalangan marjinal dan rentan seperti disabilitas, lansia, dan perantau. Sudah seharusnya transportasi publik ini disediakan oleh pemerintah setempat karena itu sudah termasuk sebagai hak rakyat mendapatkan transportasi publik yang berfungsional dan terjangkau sesuai dengan UU No 22 Tahun 2009.

Dyah Rooslina bercerita tentang kejadian yang terjadi tentang kehilangan dan kebangkitan lagi Trans Metro Dewata. Pada akhir Desember tahun 2024 sempat diumumkan penutupan TMD pada tanggal 1 Januari 2025 oleh Kepala Dishub Bali. Setelah pengumuman itu FDT meluncurkan petisi untuk mengumpulkan suara-suara rakyat yang menentang keputusan itu agar Trans Metro Dewata tetap berjalan. Walau petisi itu sudah ditandatangani oleh lebih dari 10.000 orang, TMD tetap dinyatakan berhenti beroperasi di tanggal yang sudah diumumkan. Hal ini membuat orang-orang yang memakai TMD secara rutin menghadapi masalah mobilitas keseharian.

Dyah Rooslina kemudian menceritakan tentang kisah hidup orang-orang yang hidupnya sudah bergantung dengan ketersediaan transportasi publik di Bali. Salah satunya adalah seorang karyawan yang rutin memanfaatkan bus untuk pergi ke tempat kerjanya, karena biasanya ia menghabiskan hampir seluruh gajinya dalam sebulan itu untuk membayar ojol (ojek online).

Ada juga cerita seorang disabilitas terpaksa juga untuk memakai ojol tapi masih kesusahan mendapatkan ojol yang mau mengambil pesanannya karena disabilitasnya. Bahkan ada seorang bapak yang memaksa anaknya untuk pindah sekolah karena ketidakadaan transportasi publik yang sebelumnya bisa mengantar anaknya sekolah. Cerita-cerita inilah yang mungkin tidak terdengar bagi pengendara yang selalu melihat bokong bis Trans Metro Dewata setiap harinya.

Perjuangan petisi berlanjut dengan audiensi. Pada 22 Februari 2025, FDTB beraudiensi dengan anggota DPRD tentang kelanjutan Trans Metro Dewata, dilanjutkan audiensi-audiensi lainnya yang akhirnya menghasilkan kebangkitan kembali TMD pada 18 Apri 2025. Hal ini bisa terjadi dikarenakan rakyat biasa bisa bersatu dan menyuarakan haknya.

Tapi, kembali beroperasinya TMD sekarang masih terancam karena belum ada kepastian dari pemerintah yang bertanggung jawab atas apakah mendapatkan bagian dari anggaran Pemda tahun ini. “Karena itu masih dibutuhkan sosialisasi terkait transportasi publik ke kalangan yang lebih luas agar menjamin alokasi dana yang secara Undang-undang berhak kita dapatkan.,” kata Dyah.

“Apakah kalian sudi melihat orangtua anda yang sudah lansia naik motor sendiri di jalan raya? Apa kalian juga sudi melihat anak-anak kalian yang masih kecil mengalami kecelakaan kendaraan?’” Demikian sejumlah keresahan dalam ruang diskusi di Urban Social Forum hari pertama pada 30 Agustus 2025 di Gedung FT Universitas Warmadewa.

https://www.english.focaravajuce.org/ kampungbet
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Bani Nawalapatra

Bani Nawalapatra

Related Posts

Bakar Sampah Organik: Solusi Praktis atau Ancaman Kesehatan?

Bakar Sampah Organik: Solusi Praktis atau Ancaman Kesehatan?

24 April 2026
Kenapa Isu Publik Bisa (atau Tidak Bisa) Masuk FYP TikTok?

Kenapa Isu Publik Bisa (atau Tidak Bisa) Masuk FYP TikTok?

23 April 2026
Majelis Hakim Tolak Gugatan Petani Batur

Majelis Hakim Tolak Gugatan Petani Batur

23 April 2026
Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Usai Aksi FSSB, Sampah Organik Kembali Diizinkan ke TPA Suwung

Usai Aksi FSSB, Sampah Organik Kembali Diizinkan ke TPA Suwung

22 April 2026
Ekowisata di Subak Sebagai Solusi atau Ancaman Baru?

Plastik Makin Mencemari Pertanian

21 April 2026
Next Post
Nobar 254 Film Pendek dari 59 Negara di Minikino Film Week Festival Tahun ini

Nobar 254 Film Pendek dari 59 Negara di Minikino Film Week Festival Tahun ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Bakar Sampah Organik: Solusi Praktis atau Ancaman Kesehatan?

Bakar Sampah Organik: Solusi Praktis atau Ancaman Kesehatan?

24 April 2026
Kenapa Isu Publik Bisa (atau Tidak Bisa) Masuk FYP TikTok?

Kenapa Isu Publik Bisa (atau Tidak Bisa) Masuk FYP TikTok?

23 April 2026
Majelis Hakim Tolak Gugatan Petani Batur

Majelis Hakim Tolak Gugatan Petani Batur

23 April 2026
Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia