• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, April 19, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Ketimbang Menutup Jalur Pendakian, Ini Praktik Baik Pendakian

Rama Paramahamsa by Rama Paramahamsa
17 July 2023
in Kabar Baru, Lingkungan, Travel
0
2
Gambar 1. Pendaki sedang memegang handphone. Sumber: Travel Kompas

Tidak seperti sebagian besar gunung di Pulau Jawa, aturan terkait pendakian gunung di Bali terbilang cukup kendor. Sebut saja Gunung Sumbing, Semeru, Sindoro, dan masih banyak gunung lainnya di Pulau Jawa memberlakukan aturan yang cukup ketat terkait penanganan sampah para pendaki. Para pendaki biasanya diminta untuk mendaftarkan segala sampah mereka sebelum melakukan pendakian dan sampah-sampah yang terdaftar, haruslah memiliki besaran yang sama dengan sampah yang mereka bawa turun dari gunung. Akan ada pengecekan pula.

Di Bali, aturan tidak seketat itu. Sampah yang dibawa oleh pendaki tidak terlebih dahulu melewati proses pengecekan. Akibatnya, para pendaki tidak memiliki tanggung jawab yang begitu besar untuk membawa sampah mereka turun. Syukur-syukur jika para pendaki cukup bertanggung jawab.

Mahayanthi adalah salah satu pendaki bertanggung jawab tersebut. Tidak hanya bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan, Maha juga sangat memperhatikan keselamatan dirinya ketika melakukan pendakian.

“Persiapan fisik sehat jasmani , persiapan bekal makanan dan minuman, bawa jaket dan jas hujan untuk jaga-jaga,” tulis Maha menjelaskan betapa pentingnya persiapan fisik dan perbekalan ketika melakukan petualangan.

Maha juga berusaha melakukan pendakian dengan konsep minim sampah atau zero waste, setidaknya dengan tidak meninggalkan sampah di gunung. Bahkan, ketika melakukan pendakian, Maha juga memungut sampah plastik yang tercecer di jalur pendakian guna turut menjaga kecantikan gunung tersebut.

“Wajib berpikiran positif selama pendakian, tidak meninggalkan jejak sampah plastik di gunung,” tulisnya.

Beralih ke Pulau Jawa, Siska Nirmala seorang penulis buku sekaligus traveler menjelaskan beberapa hal penting dalam pendakian, khususnya zero waste dalam pendakian atau travel. Informasi ini kami lansir dari akun Instagram @bumijourney.

Gambar 2. Siska Nirmala. Sumber: Kompasid

Membawa botol minum yang dapat digunakan kembali

Membawa botol minum reusable sangat membantu kita mengurangi sampah minuman yang kita bawa. Botol minum tersebut dapat diisi ulang di restoran atau warung. Bahkan, beberapa tempat publik telah menyediakan air isi ulang yang dapat kita manfaatkan.

Membawa kotak makanan

Kerap kali dalam pendakian, para pendaki membawa piring plastik sekali pakai. Dapat dibayangkan ada berapa sampah piring plastik sekali pakai yang tertimbun jika semua orang melakukan hal yang sama. Siska Nirmala menyarankan untuk membawa kotak makanan, tidak hanya untuk makanan utama, namun juga dapat menjadi tempat makanan ringan yang dibawa ketika bepergian guna mengurangi penggunaan piring plastik sekali pakai.

Membawa saputangan pribadi

Dalam melakukan kegiatan outdoor, keringat menjadi hal yang pasti. Siska Nirmala sangat menyarankan penggunaan saputangan pribadi untuk mengurangi penggunaan tisu yang kemudian menjadi sampah bertumpuk. Pasalnya, tisu-tisu yang menjadi timbunan sampah sangat sulit untuk terurai.

Membeli makanan lokal

Biasanya, makanan-makanan lokal yang dijual tidaklah menggunakan kemasan sekali pakai. Masih banyak makanan lokal yang disajikan dengan cara tradisional, seperti menggunakan daun. Anda dapat menggunakan kotak makanan yang telah Anda sediakan untuk membeli makanan tersebut.

kampungbet
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Rama Paramahamsa

Rama Paramahamsa

Manusia biasa dengan hidup biasa-biasa saja.

Related Posts

Compost Bag Dipilih sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga

Pemkot Denpasar Rencanakan Distribusi 176 Ribu Compost Bag pada 2026

19 April 2026
Pekerja Luar Ruangan Berisiko Tinggi Heat Stress ketika Panas Ekstrem

Pekerja Luar Ruangan Berisiko Tinggi Heat Stress ketika Panas Ekstrem

18 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Bali dan Histeria Festival

17 April 2026
Pulau Bali pun Rentan Tenggelam

El Niño “Godzilla”: Ketika Monster Iklim Mengancam Pulau Dewata

16 April 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

15 April 2026
Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

14 April 2026
Next Post
Kirara, Rendang, dan Pengalaman Pertamanya di Bali

Kirara, Rendang, dan Pengalaman Pertamanya di Bali

Comments 2

  1. legenda555 says:
    3 years ago

    nice,, slot gacor legenda555

    Reply
  2. graliontorile says:
    3 years ago

    I believe this web site holds some very superb info for everyone. “The penalty of success is to be bored by the attentions of people who formerly snubbed you.” by Mary Wilson Little.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Compost Bag Dipilih sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga

Pemkot Denpasar Rencanakan Distribusi 176 Ribu Compost Bag pada 2026

19 April 2026
Pekerja Luar Ruangan Berisiko Tinggi Heat Stress ketika Panas Ekstrem

Pekerja Luar Ruangan Berisiko Tinggi Heat Stress ketika Panas Ekstrem

18 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Bali dan Histeria Festival

17 April 2026
Pulau Bali pun Rentan Tenggelam

El Niño “Godzilla”: Ketika Monster Iklim Mengancam Pulau Dewata

16 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia