• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Monday, December 8, 2025
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Harusnya Kita Lebih Santai terhadap AWK

I Made Argawa by I Made Argawa
28 October 2020
in Berita Utama, Opini
0 0
0
Tangkapan layar pemukulan terhadap Arya Wedakarna di Kantor DPD Bali pada Rabu (28/10/20).

Kasus kekerasan yang menimpa Arya Wedakarna viral di media sosial.

Saya lihat di Instagram, awalnya peristiwa bermula ketika massa aksi berhadapan dengan Arya Wedakarna (AWK) di Kantor DPD Bali pada Rabu, 28 Oktober 2020. Dugaan saya, aksi ini disulut ucapan sang senator yang menyinggung sebagian Umat Hindu di Bali karena soal cara sembahyang dan tujuannya.

Saat berhadapan ini, ada tangan yang mengemplang kepala sang raja. Aduh,,,! Kejadian ini pun bermuara laporan ke polisi.

Entah apakah ini jadi panggung baru buat beliau, atau akan jadi seperti apa? Setahu saya masih ada persoal yang menyerempet AWK, kalau tidak salah kasus penganiayaan. Apakah ini sudah tuntas, saya juga tidak tahu.

Mengutip penulis Made Supriatma di Tirto.id, menyebutkan AWK adalah politisi lihai. Terutama memainkan media sosial. Saya perhatikan memang begitu. Postingannya banyak dan sangat aktif di Instagram. Sepertinya Facebook juga begitu.

Postingannya sederhana, bahkan bisa dibilang apa yang dilakukannya sehari-hari itu yang ditampilkan. Tapi layaknya artis, selalu ada banyak penggemar yang memberikan respon.

Kadang, setiap unggahan tidak selalu dilakukan AWK, kadang ada adminnya juga.

Saya teringat ketika ia berhasil lolos sebagai Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada 2014. Saat itu saya masih bekerja di sebuah perusahaan media plat merah. Saya datang ke sebuah hotel di Nusa Dua untuk liputan rekapitulasi hasil Pemilu. Salah satunya hasil pemilihan DPD.

Ketika itu saya berjumpa dengan seorang kawan, dan ternyata dia ikut dalam tim AWK. Saat itu, saya lihat ada sekitar empat orang lain yang ikut dalam tim tersebut.

Padahal ini hanya untuk memantau hasil rekapitulasi saja. Sementara meja untuk calon lainnya paling banyak ada dua orang, malah ada yang kosong.

Pada periode 2014 ini Arya Wedakarna memperoleh 178.934 suara disusul I Kadek Arimbawa (Lolak) 161.607 suara, Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi 150.288 suara, dan Gede Pasek Suardika 132.887 suara.

Apakah ada hubungan banyaknya orang yang dilibatkan AWK untuk memantau hasil rekapitulasi dengan hasil yang dia peroleh? Menurut saya iya.

Karena waktu ini, bahkan sampai sekarang masih sedikit politisi yang tampil mengusung citra berbeda hingga “berbahaya” di media sosial. Sangat mungkin orang-orang AWK yang saya temui adalah bagian dari tim ini.

Selain AWK, ada Joko Widodo yang dari walikota hingga sekarang dengan ciri blusukannya. Bisa juga bisa dilihat dari Ahok dengan gaya berapi-api dan tidak “pandang bulu”. Ditambah lagi, Tri Rismaharini yang tampil dengan kesan langsung turun ke masyarakat.

Apakah semua kesan tadi lepas dari sorot kamera? Tentu saja tidak. Citra-citra tadi mulainya dari ujung lensa kamera berkembang ke media sosial hingga sampai pada genggaman kita.

Masyarakat terutama semeton di Bali, harusnya bisa melihat lebih jeli dengan pola seperti ini. Tampil dengan citra di media massa dan media sosial tidak salah, tapi lebih mulia jika kesan yang dibangun itu berjalan seirama dengan kerja nyata.

Oh ya, kembali ke AWK. Jika tindakan atau ucapan beliau dinilai melanggar aturan, bawa lah kasusnya ke ranah hukum atau jangan pilih lagi. Sedernaha dan santai seharusnya.

Tapi entah apa penyebabnya banyak yang emosi hingga melakukan demo sampai-sampai ada kekerasan fisik. Ini sungguh bukan mencitrakan orang Bali yang sopan, santun, ramah, pokonya oke lah. Hehehe..

Jika bisa melihat lebih luas dari citra yang ditampilkan oleh politis di media, pasti kita akan menjadi lebih slow dan santai dalam menyikapi fenomena. Apalagi soal AWK ini.

Mari kita tunggu, atraksi apa lagi yang akan dipertontonkan “raja” kita ini selanjutnya. [b]

kampungbet
Tags: Arya Wedakarna
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
I Made Argawa

I Made Argawa

berusaha santai ditengah dunia yang semakin cepat

Related Posts

AWK Sebenarnya Lebih Cocok Jadi Penyanyi Ketimbang Penceramah Agama

AWK Sebenarnya Lebih Cocok Jadi Penyanyi Ketimbang Penceramah Agama

4 November 2020
Next Post
JRX SID, Antara Panutan vs Tokoh

JRX SID, Antara Panutan vs Tokoh

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Beternak Babi untuk Menyelamatkan Puluhan Anjing Telantar dan Sakit

Beternak Babi untuk Menyelamatkan Puluhan Anjing Telantar dan Sakit

7 December 2025
Pusat Pariwisata Global dengan Transportasi Publik Layak

Pusat Pariwisata Global dengan Transportasi Publik Layak

6 December 2025
“Bapak, wait for me…wait for me..!”

Ekonomi Regeneratif: Solusi Kelelahan Ekologis dan Peta Jalan Baru Bali

5 December 2025
Pernak Piknik: Cara Anak Muda Bali Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

Pernak Piknik: Cara Anak Muda Bali Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

4 December 2025
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia