• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, April 29, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Gaya Hidup WFA, Apa Kabar Co-working Space?

Komang Yuko by Komang Yuko
5 August 2024
in Gaya Hidup, Kabar Baru
0
0

Work From Anywhere (WFA) atau kerja dimana saja jadi gaya hidup bagi beberapa pekerja di Bali. Bagaimana nasib coworking space di tengah menjamurnya kedai kopi?

Kerja dimana saja / WFA, menjadi gaya hidup di Denpasar. Foto oleh: Yuko Utami

Irma Yudistirani (38) pekerja swasta di Bali mengingat lagi masa-masa ketika bekerja di salah satu coworking Space di Denpasar. Perusahaannya menunjuk dirinya menjadi penanggung jawab di Bali pada tahun 2018. Karena ditunjuk sebagai koordinator di Bali, perusahaan menyediakan kantor buat aku dan tim, akhirnya dipilihlah coworking Space.

Saat itu belum langsung mendapat kantor. Kala itu yang survei kantor tim lokal dan perusahaan pusat. Perusahaan pusat sebelumnya telah menyediakan daftar coworking Space di Bali. Mereka mendatangi satu per satu lokasinya, mengupayakan di wilayah Denpasar. “Sampailah ketemu di daerah Renon dan yang mengurus pembiayaan pusat, saya langsung ke sana dan dapat akses kantor,” ujarnya pada Jumat, 2 Agustus 2024 di salah satu kedai kopi di Denpasar.

Coworking space yang disewa menyediakan berbagai fasilitas dan aktif mengadakan kegiatan seperti diskusi. Diskusi itu melibatkan para penyewa dari berbagai bidang pekerjaan. “Secara langsung saya jadi punya banyak networking, saya dilibatkan mengisi workshop penulisan kreatif, saya dapat banyak jejaring, bertukar kontak,” ucap Irma.

Menurut Irma, sangat penting agar coworking space aktif. Tidak hanya menyewakan tempat tetapi aktif membuat kegiatan melibatkan para penyewa. Kala itu workshop yang ia isi sebagai pembicara selalu ramai peserta. 

Memasuki Covid-19 perusahaan pusat Irma tidak melanjutkan sewa. Ia merasa kehilangan jejaring saat tidak dapat berkantor. Selama Covid-19, penyewa dan coworking Space aktif melakukan kegiatan tapi berbayar. Namun, tidak semua penyewa terlibat seperti saat sewa offline dulu. 

Perlahan grup itu tidak aktif, tahun 2022 puncaknya. Iseng mengecek, ternyata coworking Space di Renon telah tutup, yang tersisa hanya restoran saja. Setelah itu, Irma berkantor dari kedai kopi ke kedai kopi lainnya. Metodenya, ia mencari kedai kopi yang dekat dengan kediamannya. Perlahan titik itu kian menjauh. Kriterianya kedai kopi yang masih enak saat bekerja, tanpa musik bising. “Saat ini ada 3 kafe yang selalu saya kunjungi, selain musiknya tidak terlalu kencang dan tidak terlalu ramai. Kalaupun ramai masih bisa ditoleransi, WiFinya juga lumayan kenceng,” paparnya. 

Perhitungan lainnya adalah budget, jika harga kopi di atas Rp 35 ribu maka Ia mencari lagi kafe yang masih banyak menyediakan harga lebih terjangkau. Kafe langganannya ada ruangan khusus, indoor dan outdoor. Hingga saat ini Irma menjadi pelanggan tetap Tia kafe. “Karena saya tidak setiap hari, seharian Rp 30 ribu kopi saja, kalau sama makanan Rp 50-60 ribu. Lebih dari itu pernah kalau aku ngajak orang dan bantu membayar,” jelas Irma sembari bekerja.

Indah (26) front office Kembali Hub, salah satu coworking space di Denpasar mengakui bahwa coworking space saat ini tidak seramai dahulu. “Memang tidak terlalu ramai banyakan coffee shop sekarang,” ujarnya Indah saat diwawancarai pada Jumat, 2 Agustus 2024.

Kembali Hub beroperasi sekitar 5 tahun. Indah mengakui bahwa pemasaran melalui media sosial sudah tidak aktif. Unggahan terakhir Instagram Kembali Hub pada 21 Januari 2023. Para penyewa rata-rata lembaga yang telah mengetahui Kembali Hub sebelumnya. Ada pula yang mencari via mesin pencari. “Sejauh ini sosmed kita gak aktif kalau cari di Google mungkin ketemu co working space ya, mostly datang dari sana atau tamu tamu lama, member lama,” ucapnya.

Ada satu ruangan yang disewakan dan dapat diakses oleh penyewa selama 24 jam. Fasilitas lainnya yang disediakan yaitu kipas angin dan pemanas makanan bersama, minuman gratis seperti kopi, teh dan gulanya. Kembali Hub buka di hari Senin sampai hari Minggu. Ada 7 lembaga yang berkantor di Kembali Hub dengan paket bulanan. Biaya sewa per hari sebesar Rp100 ribu. Indah berharap keadaan coworking space dapat lebih ramai meskipun kedai kopi tengah menjamur di Bali, khususnya Kota Denpasar. 

kampungbet
Tags: coworking space di baliGaya HidupWFA
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Komang Yuko

Komang Yuko

Related Posts

Ficus, Pohon Tinggi Peranggun Bali

Filosofi Pohon: Hanya Burung Setia yang Membuat Sarang

5 May 2019
Faye Menggairahkan Coworking Space di Indonesia

Faye Menggairahkan Coworking Space di Indonesia

6 September 2018
Pesta Busana Terbesar Bali Kembali Lagi

Pesta Busana Terbesar Bali Kembali Lagi

1 March 2018
Begini Lho Cara Minum Wine yang Benar

Begini Lho Cara Minum Wine yang Benar

23 February 2018
Karena Mata Indah akan Menyempurnakan Penampilan

Karena Mata Indah akan Menyempurnakan Penampilan

6 February 2018
Peragaan Busana Unik di Fashion Motion 2017

Peragaan Busana Unik di Fashion Motion 2017

23 July 2017
Next Post
Diskusi Lingkungan dengan Film di Kampung Nelayan

Diskusi Lingkungan dengan Film di Kampung Nelayan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

28 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Menjinakkan Suara Kritis Kampus

28 April 2026
Waste to Energy bukan Solusi Utama Penanganan Sampah

Waste to Energy bukan Solusi Utama Penanganan Sampah

27 April 2026
Kuningan: Sajian Nasi Kuning dan Kebiasaan Identik Lainnya

Keadilan bagi Guru dan Wajib Belajar 13 Tahun

27 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia