• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Tuesday, September 22, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Divine Light, Relijius yang Baru dari Dive Collate

Felixrio Prabowo by Felixrio Prabowo
19 February 2023
in Kabar Baru, Musik
0
0

Tiga orang majus.

Tanpa ponsel. Tanpa internet. Tanpa google maps.

Ya, itu satu hal yang bisa kita kagumi dari orang-orang di masa lalu, bagaimana mereka mampu menggunakan rasi bintang sebagai penunjuk arah. Sekarang? Antara polusi atau cumulonimbus, silakan pilih.

Melalui bintang-bintang, mereka menemukan tujuan, yang dalam kisah selanjutnya akan menggoyang status quo saat itu.

Kalimat awal yang cukup menarik saya temukan di dalam demo terbaru milik Dive Collate berjudul Divine Light. Sangat mudah untuk ditebak latar belakang si penulis lirik, dan kebetulan saya juga memiliki latar belakang serupa. Tidak perlu menjadi seorang yang sangat taat untuk bisa mengetahui tanda-tanda itu, terlebih lagi jika punya kesempatan untuk menghabiskan masa kecil di sekolah swasta. Lagipula, kisah kelahiran Yesus sudah menjadi santapan rutin bagi teman-teman umat kristiani.

Penampilan Dive Collate. (Dokumentasi Pribadi)

Saya kira, inisiatif Dive Collate untuk mengangkat tema ini bisa dibilang sebuah gagasan yang cukup segar, tanpa terjebak pada kemungkinan untuk menjadi benar-benar religius sayap kanan yang melulu bicara langit dan menegasikan yang liyan. Meskipun tema yang diambil berasal dari Injil, kita tetap bisa menemukan relevansinya dalam dimensi kehidupan yang lain: pencarian minat dan bakat dalam hidup, misalnya. Mungkin ini hanya akan benar-benar tercapai jika kesempatan untuk menemukan petunjuk-petunjuk selanjutnya ditutup oleh Dive Collate. Sayangnya, seperti yang saya bilang di awal, saya bisa langsung menebak temanya, menjadikan saya terlanjur sulit untuk memikirkan kemungkinan lain. Tapi ya, ini soal latar belakang, sih, bisa jadi berbeda dengan yang lain.

Selain itu, warna musik yang diusung lumayan membantu mereka untuk mengaburkan apa yang mereka ingin bicarakan. Tipikal band shoegaze, vokalnya dibuat mengawang oleh reverb sehingga membaca lirik yang disediakan di kolom deskripsi sudah menjadi keharusan. Namun berbeda dengan rilisan sebelumnya, tempo Divine Light terasa sedikit lebih lambat dan tidak banyak menggunakan alat-alat yang menimbulkan efek noise, jauh berbeda jika dibandingkan Vault atau bahkan Myopic Feelings. Tambahan unsur synthesizer membuat lagu ini terasa lebih megah.


Menarik untuk dinanti bentuk akhir dari demo ini. Sebagai salah satu dari sedikit band shoegaze di Bali, saya cukup penasaran seberapa jauh mereka bisa melangkah di tengah lingkaran sudah makin beragam ini. Semoga mereka punya cukup energi untuk itu.

kampungbet
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Felixrio Prabowo

Felixrio Prabowo

Felixrio Prabowo adalah seorang fotografer lepas yang berdomisili di Bali. Berfokus pada dokumentasi event, Felixrio juga menaruh minat pada isu-isu kemanusiaan – sesuatu yang ingin ia praktekkan ke dalam karya fotografi. Selain mengerjakan dokumentasi event, beberapa fotonya pernah dimuat di Project Multatuli dan BaleBengong.id.

Related Posts

Okamaha Meluncurkan Album Sunset Economy

Okamaha Meluncurkan Album Sunset Economy

20 September 2026
Malam Penghargaan Minikino Film Week, Perayaan Sinema Humanis

Malam Penghargaan Minikino Film Week, Perayaan Sinema Humanis

20 September 2026
Melagukan Rumah melalui Album Terbaru Dialog Dini Hari

Melagukan Rumah melalui Album Terbaru Dialog Dini Hari

20 September 2026
Merekatkan Partisipasi dan Demokratisasi ala Orang Muda melalui Inisiatif Suaka

Merekatkan Partisipasi dan Demokratisasi ala Orang Muda melalui Inisiatif Suaka

19 September 2026
Tomy Wiria, Aktivis Bali Tidak Diam, Diputus Bersalah 6 Bulan Pengawasan

Tomy Wiria, Aktivis Bali Tidak Diam, Diputus Bersalah 6 Bulan Pengawasan

19 September 2026
Konflik Agraria di Tengah Hari Tani Nasional

Konflik Agraria di Tengah Hari Tani Nasional

18 September 2026
Next Post
Pengendalian Rabies Berbasis Budaya di Bali

Kasus Rabies Kembali Meroket, Akses Vaksinasi Gratis Dibutuhkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Okamaha Meluncurkan Album Sunset Economy

Okamaha Meluncurkan Album Sunset Economy

20 September 2026
Malam Penghargaan Minikino Film Week, Perayaan Sinema Humanis

Malam Penghargaan Minikino Film Week, Perayaan Sinema Humanis

20 September 2026
Melagukan Rumah melalui Album Terbaru Dialog Dini Hari

Melagukan Rumah melalui Album Terbaru Dialog Dini Hari

20 September 2026
Merekatkan Partisipasi dan Demokratisasi ala Orang Muda melalui Inisiatif Suaka

Merekatkan Partisipasi dan Demokratisasi ala Orang Muda melalui Inisiatif Suaka

19 September 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia