• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, February 12, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Diskusi Seni Rupa: Jalan Simpang Seni Grafis

Redaksi BaleBengong by Redaksi BaleBengong
19 January 2013
in Agenda, Budaya
0
0

diskusi seni grafis_made kedol

Bentara Budaya Bali akan menggelar Diskusi Seni Rupa: Jalan Simpang Seni Grafis.

Diskusi pada Minggu (20/1) ini akan diadakan di BBB Jalan Prof. Ida Bagus Mantra No 88 A, Ketewel, Gianyar. Sebelumnya, pada akhir Desember lalu, BBB juga menyelenggarakan Pameran Trienal Seni Grafis Indonesia IV.

Acara ini menghadirkan pembicara Made Kedol dan kurator seni rupa, I Wayan Seriyoga Parta, M.Sn. Made Kedol akan berbicara dalam perspektif pengalaman pegrafis di era 1970 dan 1980-an. Adapun Seriyoga Parta akan mengkritisi dinamika kekinian seni grafis berikut kemungkinannya di masa depan.

Menanggapi konsep kebaruan dalam dunia seni rupa khususnya seni grafis, Seriyoga Parta mengungkapkan bahwa sebagian seniman memilih untuk menggali kembali definisi dan nilai-nilai dari medium konvensional. “Mereka kembali pada konvensi dan mencari kemungkinan di dalamnya,” katanya.

Menurut Seriyoga, akan selalu ada kemungkinan-kemungkinan menarik dan unik yang membawa kita pada pengalaman estetis.

Menurut Juwitta K. Lassut, Penata Acara di Bentara Budaya Bali, kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mencermati kompetisi Trienal Seni Grafis Bentara Budaya yang telah berlangsung sejak 2003. Perkembangan seni grafis di Indonesia mengalami peningkatan dari segi jumlah peminat maupun kualitas karya yang dikirimkan dari tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai pembicara, Made Kedol merupakan pelukis kelahiran Teges, Gianyar Bali tahun 1950, lulusan ASRI Yogyakarta (yang kini bernama Institut Seni Indonesia). Ia terkenal dengan teknik spaghetti pada tiap lukisannya. Bermodal teknik unik tersebut, karya-karya Kedol memperoleh apresiasi di tingkat nasional dan internasional. Selain di tanah air, ia juga sempat pameran di Swiss, Jerman dan Italia. Semasa awal sebagai pelukis, ia juga menekuni seni grafis.

Adapun pembicara Seriyoga Parta memulai karir seni rupanya sebagai Program Manajer Art Space dan Pusat Dokumentasi Klinik Seni Taxu tahun 2004-2005. Yoga Parta yang juga Ketua Redaksi Buletin Seni Rupa “Kitsch” ini aktif menulis ulasan seni rupa, dimuat di Majalah Visual Art, Majalah Arti, Majalah Seni Suardi, Harian Bali Post dan di beberapa Jurnal Seni.

Ia aktif menjadi kurator pameran seni rupa diantaranya; Tim Kurator pameran Pra Bali Bienale 2005, Kurator Pameran REAL[I]TI, Juli 2009 di Vannesa Art Link Jakarta, Kurator Pameran Tunggal Dolorosa Sinaga, The Power of Shape Oktober 2009 di Kendra Gallery Seminyak Bali, Kurator Pameran Tunggal I Wayan Sujana Suklu Line-Talk, April-Mei 2010 di Art Sphere Jakarta.

Selain kegiatan kurasi, Ia juga telah menulis buku Arie Smit a Living Legend, Penerbit Rudolf Studio Jakarta (2011), dan kini menyusun buku pematung I Ketut Muja. Saat ini ia juga tengah menyelesaikan program Doktornya di ISI Yogyakarta. [b]

Teks dan foto dari Bentara Budaya Bali.

Tags: AgendaBentara Budaya BaliDiskusi
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Redaksi BaleBengong

Redaksi BaleBengong

Menerima semua informasi tentang Bali. Teks, foto, video, atau apa saja yang bisa dibagi kepada warga. Untuk berkirim informasi silakan email ke kabar@balebengong.id

Related Posts

Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

Ini Kisahmu: Ni Pollok Gadis Bali

14 July 2023
Cerita Rasa

Cerita Rasa Festival: Rintisan Festival Desa di Jembrana

6 August 2022
In Jazz We Trust, Perayaan Jazz secara Hibrida

In Jazz We Trust, Perayaan Jazz secara Hibrida

29 April 2021
KEMBALI 2020: Lifetime Achievement Award untuk Toeti Heraty

KEMBALI 2020: Lifetime Achievement Award untuk Toeti Heraty

1 November 2020
Kembali 2020: Memulihkan Industri Kreatif dan Masyarakat Bali

Kembali 2020: Memulihkan Industri Kreatif dan Masyarakat Bali

24 August 2020
UWRF 2020 Ditunda Hingga Pemberitahuan Lebih Lanjut

UWRF 2020 Ditunda Hingga Pemberitahuan Lebih Lanjut

27 July 2020
Next Post
Wedakarna: Saya Pengennya jadi Raja di Hati Rakyat

Wedakarna: Saya Pengennya jadi Raja di Hati Rakyat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Catcalling bukan Pujian, Ketika Ruang Publik tak Lagi Aman Bagi Perempuan

Catcalling bukan Pujian, Ketika Ruang Publik tak Lagi Aman Bagi Perempuan

10 February 2026
Melindungi Sawah, Mempertahankan Jati Diri Bali

Bali untuk Belajar, tapi tidak bagi Anak-anaknya

9 February 2026
Respon Anak Muda soal Museum Bali dan Asesmen Nol Kilometer Kota di Jalan Jalin

Respon Anak Muda soal Museum Bali dan Asesmen Nol Kilometer Kota di Jalan Jalin

8 February 2026
Clicktivism: Memaknai Kembali Demokrasi di Ruang Digital

Clicktivism: Memaknai Kembali Demokrasi di Ruang Digital

7 February 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia