• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, June 6, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Darma, Pribadi Pemberi Inspirasi

suwidana by suwidana
20 April 2010
in Kabar Baru, Sosial, Sosok
0
0
Teks Suwidana, Ilustrasi dari Internet
Mampu melewati kesulitan berarti telah mengerjakan hal hebat. (Nano Biroe).
Tidak semua kemurahan hati alam dapat dinikmati olehnya. Dunia yang dipenuhi sinar baginya hanya berita. Darma tidak pernah menjadi orang lain. Dia tidak cemburu mendengar cerita indahnya sinar. Dunia tanpa sinar kenyataan baginya. Mengapa harus menyalahkan alam dan orang tua. Warna tidak ada baginya , walaupun orang lain mengatakan ada.

Darma pria dewasa paruh baya. Perawakannya sedang. Rambut sedikit beruban serta wajah bergurat. Penampilannya jujur mengambarkan pria bersahaja yang rajin.

*Paragraf berikut harus dibaca dengan pelan – pelan

Bayangkan..
Gelap pekat pukul 1 malam. Anda tersesat di kebun kelapa.
Gelap pekat. Anda hanya mampu mengira-ngira posisi jalan.
Berjalan di gelap pekat mengikuti alur jalan setapak.
Tiba – tiba jeriji kaki anda menendang batu sebesar kelapa.
Kuku kaki mengelupas serta mengeluarkan darah.
Berjalan lagi, berjalan lagi. Tiba-tiba Anda menginjak kalajengking.
Bayangkan di gelap pekat mencari batang kelapa untuk dipanjat.
Saya yakin anda telah menghayati pekerjaan sabahat saya, Darma, yang tidak dapat melihat.
Berikut cerita lengkap tentangnya. Darma. Sesekali kakinya berdarah ditusuk duri sudah biasa baginya. Kaki terbentur pohon melintang di jalan setapak kerap terjadi. Baginya keluhan tabu diucapkan. Tidak perlu belajar mengadu. Semangat hidupnya memaksa kaki melangkah. Kaki kuat dan tegar mengambarkan dia pekerja keras. Senyum memperlihatkan gigi tanda kepuasan dan kebahagiaan. Melangkah kedepan dalam gelap tanpa ragu. Kekuatan prinsip hidupnya meniup api semangat.
Apa artinya hidup jika sekedar hadir di bumi, hidup membara lebih sangat berarti sekalipun pendek. (Jack Baon)

Berikut cerita hebat Darma. Darma cukup memukul batang pohon kelapa sudah mengerti sesuatu. Apakah buah kelapa matang, tua atau muda. Jenis bunyi pohon membedakan umur buahnya. Kehebatan orang Jepang pemukul kaleng mengetahui kemasan rusak atau baik sepertinnya kalah.

Kecakapan ini Darma dapatkan tidak dengan meminum ramuan belas kasihan orang sakti. Keterampilan ini dikembangkan terus menerus. Setiap ruas kemajuan memuaskan hatinya merasakan nilai diri bertambah. Kehidupan dinikmati, dilanjutkan sebagai proses penyempurnaan.

Darma punya ketrampilan lain. Sekalipun sebagai pemetik kelapa. Sahabat saya sangat cakap memainkan gamelan Bali. Darma lahir di Karangasem, Bali. Mempelajari tabuh gambelan hanya dua kali dengar lewat tape recorder. Kemampuannya luar biasa. Anda jangan kaget, sangat fasih mengajari gambelan Bali pemuda pemula. Bakat kecil dikembangan terus menerus menjadikan dia hebat.

Berharap lebih baik, hidup bernilai, bukan objek belas kasihan menjadi tekad hidupnya. Mengasah kepekaan pendengaran, rasa, bau menjadi latihan sehari-hari.
Kepekaan mampu membedakan buah kelapa tua atau muda serta menjadikan mampu mengajar gamelan.

Benar dikatakan ahli – ahli motivasi. Tujuan memerlukan prinsip. Prinsip memerlukan tekad. Tekad memerlukan semangat. Semangat meciptakan langkah. Langkah memerlukan cara. Sekarang lihat diri Anda. Anda orang normal. Mengapa tidak luar biasa? [b]

Tags: OpiniSosok
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
suwidana

suwidana

pekerjaan swasta menggemari spiritual, sejarah dan psikologi

Related Posts

Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026
Melali Cokelat dan Sastra di Bali Barat

Bali Hari Ini: Mana Desa, Mana Kota?

29 May 2026
Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Pemberdayaan Lalai, Kekayaan Bahari Serangan pun Terkulai

Reklamasi Serangan: Elit Parpol Pecah, Media Terbelah, Masyarakat Tetap Susah

25 May 2026
Kuningan: Sajian Nasi Kuning dan Kebiasaan Identik Lainnya

Keadilan bagi Guru dan Wajib Belajar 13 Tahun

27 April 2026
“Slaves of Objects” Candu Kebendaan dari WD

Pikiran yang Didisiplinkan

25 April 2026
Next Post

Tari Bali di Ulang Tahun Ratu Belanda

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Sampah tak Selalu Menjadi Musibah

Sampah tak Selalu Menjadi Musibah

5 June 2026
Botol Kaca Menumpuk karena Nilai Ekonominya Rendah, Tanggung Jawab Produsen Minim

Botol Kaca Menumpuk karena Nilai Ekonominya Rendah, Tanggung Jawab Produsen Minim

5 June 2026
Gerakan Masa Subur 25 Seniman Perempuan

“Perang Gender”: Halusinasi di Era Matinya Kepakaran untuk Membungkam Analisis Gender Struktural

5 June 2026

Pengetahuan Pangan Lokal Dijaga Bersama, Tak Hanya oleh Petani

4 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia