• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, May 29, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Bertemu Empat Mata dengan Rubag

Dudik Mahendra by Dudik Mahendra
28 August 2011
in Berita Utama, Kabar Baru, Sosok
0
1
Dia tidak hanya paham seluk beluk premanisme di kota Denpasar. Foto koleksi Aridus.

Sambil “meboya” bercanda, Rubag melemparkan kritik konstruktif.

Belajar itu banyak caranya. Ilmu bisa datang dengan banyak cara. Begitu pula harta. Tetapi, kebijaksanaan hanya datang pada pribadi yang sudah siap, pribadi-pribadi yang telah mampu mensyukuri gilasan jaman, hadangan hinaan, dan gelanggang gangguan dan cobaan di alam material.

Salah satu pribadi yang menunjukkan kebijaksanaan itu padaku adalah Aridus. Meskipun tidak sempurna benar, Aridus dalam langkah kesehariannya mampu mengingatkan saya sebagai orang Bali. Makhluk tradisi yang terlena dam puja pujian dan seringkali tega menyalahkan tanah leluhur karena bacaan-bacaan tingkat tinggi yang melihat Bali ini sebagai sebuah obyek.

Aridus dari nama aslinya yang dibalik, Sudira. Lelaki tua semangat muda yang tak kunjung padam ini menunjukan kecintaan pada Bali melalui tulisan-tulisannya. Setiap Minggu, dengan setia menemani ku menikmati liburan di pagi hari. Obrolan Bale Banjar di Bali Post, yang semakin hari semakin cerdas dan keras.

Saya mulai mengenal Aridus, saat duduk di bangku SMP. Melalui tokoh, Si Rubag, sering membuat saya tertawa. Merangkum peristiwa yang terjadi di Bali dalam format dialog jenaka. Bagi saya, inilah cara khas orang Bali dalam menyampaikan sesuatu yang keras mengkritisi. Sambil “meboya” bercanda melemparkan kritik-kritik konstruktif.

Menusuk
Seiring waktu, saya semakin sering membaca obrolan Si Rubag. Saya merasa Si Rubag tidak hanya tahu masalah pariwisata yang selalu bersinggungan dengan adat. Dia tidak hanya paham seluk beluk premanisme di kota Denpasar, sejak era Armada Racun hingga sekarang. Rubag ternyata juga memperhatikan dagelan-dagelan pemerintahan di pusat hingga krisis keuangan global.

Bahkan, sekarang ini Rubag sudah semakin sering membawa-bawa filusuf-filusuf asing dalam dialognya. Rubag, selain mencintai budaya Bali juga pengagum budayanya orang-orang dari Negeri Sakura, terasa semakin mengglobal. Meskipun permasalahan yang kerap menjadikan tema besar dalam tulisannya, namun dia masih tetap berpijak pada tanah Bali.

Kembali pada sosok Aridus, guide profesional yang pernah menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pramuwisata Bali. Lelaki Bali tulen. Lelaki yang mencintai Bali. Adalah sosok Rubag itu sendiri. Sekarang ini lebih menikmati hari-harinya sebagai seorang kakek dengan sembilan cucu. Mengantar cucu sekolah dan bercengkrama ke dalam diri.

Pada 23 Agustus lalu, akhirnya saya bisa duduk di ruangan tamu Aridus. Ruang tamu penuh buku. Bertemu muka secara langsung, face to face, dengan sosok “Rubag”. Tanpa rasa saya dibawa masuk ke dalam “Obrolan Bale Banjar”, mengenang peran penting jalan Veteran dalam perkembangan Denpasar dan pariwisata di Bali.

Aridus bercerita, dan saya hanya bisa duduk mendengar. Persis seperti membaca Obrolan Bale Banjar di koran Bali Post Minggu. Terkadang saya tersenyum meskipun tidak jarang merenung, mendengar Aridus bercerita, meletupkan ide-ide tentang Denpasar dan Bali.

Tak terasa dua jam saya mendengar Aridus bercerita. Kopi sudah habis (sedari tadi). Saya sempat lihat Aridus mengganti bungkus rokoknya dengan yang baru. Padahal Saya tidak ikut menghabiskan isi bungkus itu! Istri dan anaknya pun sempat dikenalkan.

Satu pesannya, sebelum saya pulang. “Jangan ikut-ikutan menusuk tradisi Bali yang masih lestari ini, kalau ada salah perbaiki, kalau ada kurang tambahkan.” [b]

Tags: AridusBaliDenpasarProfil
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Dudik Mahendra

Dudik Mahendra

Seorang bapak dari tiga anak yang baik. Pernah belajar di Fakultas Sastra Universitas Udayana Bali. Warga Banjar Tengah Sesetan, Denpasar.

Related Posts

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

Merestorasi Mindset Ekologis di Bali: Belajar Dari Geguritan Selampah Laku Karya Ida Pedanda Made Sidemen

26 May 2026
Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

Membaca di Ruang Publik jadi Aktivitas Sosial

15 May 2026
Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

Mengadopsi AI untuk Membangun Peringatan Dini Bencana

9 May 2026
Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

3 May 2026
Next Post
Ficus, Pohon Tinggi Peranggun Bali

Ficus, Pohon Tinggi Peranggun Bali

Comments 1

  1. Gde Satria says:
    15 years ago

    Wah, setelah saya membaca sedikit ceritanya, saya jadi tertarik dengan kelakuan orangnya yang suka menulis. karena melakukan hal itu adalah obat ngantuk bagi saya.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

matan AI

Penghancuran Kemandirian Desa-desa di Bali

29 May 2026
Melali Cokelat dan Sastra di Bali Barat

Bali Hari Ini: Mana Desa, Mana Kota?

29 May 2026
Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

Peristiwa 1965, Akar Tri Hita Bencana

28 May 2026

Mall Baru akan Bermunculan, Warga Bali Khawatir Ruang Hidup Kian Sesak

27 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia