• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Saturday, February 14, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Bertemu Empat Mata dengan Rubag

Dudik Mahendra by Dudik Mahendra
28 August 2011
in Berita Utama, Kabar Baru, Sosok
0
1
Dia tidak hanya paham seluk beluk premanisme di kota Denpasar. Foto koleksi Aridus.

Sambil “meboya” bercanda, Rubag melemparkan kritik konstruktif.

Belajar itu banyak caranya. Ilmu bisa datang dengan banyak cara. Begitu pula harta. Tetapi, kebijaksanaan hanya datang pada pribadi yang sudah siap, pribadi-pribadi yang telah mampu mensyukuri gilasan jaman, hadangan hinaan, dan gelanggang gangguan dan cobaan di alam material.

Salah satu pribadi yang menunjukkan kebijaksanaan itu padaku adalah Aridus. Meskipun tidak sempurna benar, Aridus dalam langkah kesehariannya mampu mengingatkan saya sebagai orang Bali. Makhluk tradisi yang terlena dam puja pujian dan seringkali tega menyalahkan tanah leluhur karena bacaan-bacaan tingkat tinggi yang melihat Bali ini sebagai sebuah obyek.

Aridus dari nama aslinya yang dibalik, Sudira. Lelaki tua semangat muda yang tak kunjung padam ini menunjukan kecintaan pada Bali melalui tulisan-tulisannya. Setiap Minggu, dengan setia menemani ku menikmati liburan di pagi hari. Obrolan Bale Banjar di Bali Post, yang semakin hari semakin cerdas dan keras.

Saya mulai mengenal Aridus, saat duduk di bangku SMP. Melalui tokoh, Si Rubag, sering membuat saya tertawa. Merangkum peristiwa yang terjadi di Bali dalam format dialog jenaka. Bagi saya, inilah cara khas orang Bali dalam menyampaikan sesuatu yang keras mengkritisi. Sambil “meboya” bercanda melemparkan kritik-kritik konstruktif.

Menusuk
Seiring waktu, saya semakin sering membaca obrolan Si Rubag. Saya merasa Si Rubag tidak hanya tahu masalah pariwisata yang selalu bersinggungan dengan adat. Dia tidak hanya paham seluk beluk premanisme di kota Denpasar, sejak era Armada Racun hingga sekarang. Rubag ternyata juga memperhatikan dagelan-dagelan pemerintahan di pusat hingga krisis keuangan global.

Bahkan, sekarang ini Rubag sudah semakin sering membawa-bawa filusuf-filusuf asing dalam dialognya. Rubag, selain mencintai budaya Bali juga pengagum budayanya orang-orang dari Negeri Sakura, terasa semakin mengglobal. Meskipun permasalahan yang kerap menjadikan tema besar dalam tulisannya, namun dia masih tetap berpijak pada tanah Bali.

Kembali pada sosok Aridus, guide profesional yang pernah menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pramuwisata Bali. Lelaki Bali tulen. Lelaki yang mencintai Bali. Adalah sosok Rubag itu sendiri. Sekarang ini lebih menikmati hari-harinya sebagai seorang kakek dengan sembilan cucu. Mengantar cucu sekolah dan bercengkrama ke dalam diri.

Pada 23 Agustus lalu, akhirnya saya bisa duduk di ruangan tamu Aridus. Ruang tamu penuh buku. Bertemu muka secara langsung, face to face, dengan sosok “Rubag”. Tanpa rasa saya dibawa masuk ke dalam “Obrolan Bale Banjar”, mengenang peran penting jalan Veteran dalam perkembangan Denpasar dan pariwisata di Bali.

Aridus bercerita, dan saya hanya bisa duduk mendengar. Persis seperti membaca Obrolan Bale Banjar di koran Bali Post Minggu. Terkadang saya tersenyum meskipun tidak jarang merenung, mendengar Aridus bercerita, meletupkan ide-ide tentang Denpasar dan Bali.

Tak terasa dua jam saya mendengar Aridus bercerita. Kopi sudah habis (sedari tadi). Saya sempat lihat Aridus mengganti bungkus rokoknya dengan yang baru. Padahal Saya tidak ikut menghabiskan isi bungkus itu! Istri dan anaknya pun sempat dikenalkan.

Satu pesannya, sebelum saya pulang. “Jangan ikut-ikutan menusuk tradisi Bali yang masih lestari ini, kalau ada salah perbaiki, kalau ada kurang tambahkan.” [b]

Tags: AridusBaliDenpasarProfil
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Dudik Mahendra

Dudik Mahendra

Seorang bapak dari tiga anak yang baik. Pernah belajar di Fakultas Sastra Universitas Udayana Bali. Warga Banjar Tengah Sesetan, Denpasar.

Related Posts

Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

Udara Bersih saat G20, setelah itu Polusi kembali

11 February 2026
Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

Tebe Modern hingga Inovasi Sumur Resapan untuk Menghadapi Banjir

15 January 2026
Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

Ruang Sipil di Bali di Bawah Tekanan: Ketika Kritik Dianggap Ancaman

5 January 2026
Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

Siaga Banjir! Panduan Praktis untuk Warga Bali di Musim Hujan Ekstrem

16 December 2025
Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

Energi Terbarukan di Pulau Bali Hanya Bagus di Atas Kertas, tapi Kenapa Sulit Terwujud

26 November 2025
Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

Pulau Surga yang Kehilangan Harmoni

16 November 2025
Next Post
Ficus, Pohon Tinggi Peranggun Bali

Ficus, Pohon Tinggi Peranggun Bali

Comments 1

  1. Gde Satria says:
    14 years ago

    Wah, setelah saya membaca sedikit ceritanya, saya jadi tertarik dengan kelakuan orangnya yang suka menulis. karena melakukan hal itu adalah obat ngantuk bagi saya.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

Imagine: Never Called by My Name Mewakili Kegelisahan Perempuan

14 February 2026
Dari Bali ke Bangkok, Morbid Monke dan Bab Awal Feel Alive Tour

Dari Bali ke Bangkok, Morbid Monke dan Bab Awal Feel Alive Tour

14 February 2026
Sekolah Pembaharu Ashoka: Kelola Sampah sampai Ekskul Agro

Sekolah Pembaharu Ashoka: Kelola Sampah sampai Ekskul Agro

13 February 2026
Investasi WNA di Bali: Meningkat, Didominasi Rusia, Usahanya dari Real Estate sampai Rental Motor

Investasi WNA di Bali: Meningkat, Didominasi Rusia, Usahanya dari Real Estate sampai Rental Motor

12 February 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia