• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, April 30, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Bersama-sama Menanam Terumbu Karang

Fadlik Al Iman by Fadlik Al Iman
16 April 2014
in Berita Utama, Kabar Baru, Lingkungan
0
0

foto.fadlik

Beberapa tenda berdiri kokoh di pantai Batu Sungu, Desa Les.

Pagi itu, pantai yang biasanya sepi hanya diisi parkiran jukung, kini ramai. Satu persatu pelajar serta Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) se-Bali datang mengunjungi pantai ini.

Desa Les berada di Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali.

Terlihat pada absensi sedikitnya 185 orang peserta menghadiri acara tersebut. Selama ini banyak kegiatan Mapala diwarnai kegiatan petualangan murni seperti naik gunung, panjat tebing, masuk gua, serta olah raga arus liar.

“Padahal apabila kita mengaku pecinta alam maka segala kegiatan penyelamatan lingkungan harusnya dimotori Mapala atau Sispala,” ungkap senior Mapala Cakra Bhuana Universitas Politeknik Negeri Bali Anom Andiaksa.

Pada siang itu acara diisi dengan Seminar Lingkungan Hidup.

Terdapat tiga pembicara yang menjelaskan isu kelautan. Ada Made Partiana dari Kelompok Nelayan Mina Lestari di Desa Les, Andre Ali Mustain SSi, Msi. dari Yayasan Alam Indonesia Lestari serta Abdul Manap S.Pi dari Dinas Peternakan Kelautan dan Perikanan.

Materi pertama disampaikan oleh Made Partiana. Dalam prakatanya Made mengkritisi judul kegiatan “bahwa kegiatan ini lebih tepat menggunakan kata Transplantasi Karang, bukan Transplantasi Terumbu Karang.”

Beliau menjelaskan proses pembuatan terumbu karang buatan yang dilakukan dari bahan yang sederhana serta ramah lingkungan.

Panitia mengimbau agar materi yang disampaikan Made Partiana disimak, mengingat keesokan hari akan dilakukan praktik di pagi hari.

Materi kedua menjelaskan mengapa kita perlu menyelamatkan kehidupan laut. Andre yang merupakan peneliti terumbu karang menjelaskan runutan harus menjaga hutan mangrove, padang lamun serta karang agar laut tetap lestari dan mengapa kita harus membuat rumah ikan di laut khususnya di Bali Utara.

Materi makin sempurna ketika Abdul Manap menjelaskan bahwa wilayah Les dan laut Bali lainnya sudah dilakukan penyelamatan. Banyak tokoh penting mendukung upaya pelestarian laut. Banyak tempat indah di dalam laut ketika kita bersama-sama menjaga kehidupan laut.

Esok hari hadir relawan dari Parkour Bali, mereka sekaligus merayakan ulang tahunnya yang kelima. Organisasi ini biasanya lompat dari gedung ke gedung, namun pada pagi ini mereka mengangkat terumbu karang buatan, fish dome dan roti buaya. Puluhan orang membantu mengangkat dari tempat pembuatannya yang berjarak 400 meter dari pantai.

Siang hari para peserta melihat para penyelam yang menanam karang. Peserta dibagi secara bergelombang, dengan menggunakan pelampung, fin, google serta masker mereka mengarungi pesisir laut Desa Les.

Pada akhir sambutannya Edi yang mewakili Kepala Dinas Peternakan Kelautan dan Perikanan Kabupatan Buleleng menyatakan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelestarian laut. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga kehidupan laut semakin lestari. [b]

Tags: BulelengKawasan PesisirLingkungan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Fadlik Al Iman

Fadlik Al Iman

Pegiat lingkungan di Yayasan Alam Indonesia Lestari (LINI) Bali.

Related Posts

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Compost Bag Dipilih sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga

Pemkot Denpasar Rencanakan Distribusi 176 Ribu Compost Bag pada 2026

19 April 2026
Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

24 March 2026
Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

17 March 2026
Next Post
Makanan Sehat Internet pun Cepat

Makanan Sehat Internet pun Cepat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

29 April 2026
Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

28 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Menjinakkan Suara Kritis Kampus

28 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia