• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, May 22, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Bersama-sama Menanam Terumbu Karang

Fadlik Al Iman by Fadlik Al Iman
16 April 2014
in Berita Utama, Kabar Baru, Lingkungan
0
0

foto.fadlik

Beberapa tenda berdiri kokoh di pantai Batu Sungu, Desa Les.

Pagi itu, pantai yang biasanya sepi hanya diisi parkiran jukung, kini ramai. Satu persatu pelajar serta Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) se-Bali datang mengunjungi pantai ini.

Desa Les berada di Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali.

Terlihat pada absensi sedikitnya 185 orang peserta menghadiri acara tersebut. Selama ini banyak kegiatan Mapala diwarnai kegiatan petualangan murni seperti naik gunung, panjat tebing, masuk gua, serta olah raga arus liar.

“Padahal apabila kita mengaku pecinta alam maka segala kegiatan penyelamatan lingkungan harusnya dimotori Mapala atau Sispala,” ungkap senior Mapala Cakra Bhuana Universitas Politeknik Negeri Bali Anom Andiaksa.

Pada siang itu acara diisi dengan Seminar Lingkungan Hidup.

Terdapat tiga pembicara yang menjelaskan isu kelautan. Ada Made Partiana dari Kelompok Nelayan Mina Lestari di Desa Les, Andre Ali Mustain SSi, Msi. dari Yayasan Alam Indonesia Lestari serta Abdul Manap S.Pi dari Dinas Peternakan Kelautan dan Perikanan.

Materi pertama disampaikan oleh Made Partiana. Dalam prakatanya Made mengkritisi judul kegiatan “bahwa kegiatan ini lebih tepat menggunakan kata Transplantasi Karang, bukan Transplantasi Terumbu Karang.”

Beliau menjelaskan proses pembuatan terumbu karang buatan yang dilakukan dari bahan yang sederhana serta ramah lingkungan.

Panitia mengimbau agar materi yang disampaikan Made Partiana disimak, mengingat keesokan hari akan dilakukan praktik di pagi hari.

Materi kedua menjelaskan mengapa kita perlu menyelamatkan kehidupan laut. Andre yang merupakan peneliti terumbu karang menjelaskan runutan harus menjaga hutan mangrove, padang lamun serta karang agar laut tetap lestari dan mengapa kita harus membuat rumah ikan di laut khususnya di Bali Utara.

Materi makin sempurna ketika Abdul Manap menjelaskan bahwa wilayah Les dan laut Bali lainnya sudah dilakukan penyelamatan. Banyak tokoh penting mendukung upaya pelestarian laut. Banyak tempat indah di dalam laut ketika kita bersama-sama menjaga kehidupan laut.

Esok hari hadir relawan dari Parkour Bali, mereka sekaligus merayakan ulang tahunnya yang kelima. Organisasi ini biasanya lompat dari gedung ke gedung, namun pada pagi ini mereka mengangkat terumbu karang buatan, fish dome dan roti buaya. Puluhan orang membantu mengangkat dari tempat pembuatannya yang berjarak 400 meter dari pantai.

Siang hari para peserta melihat para penyelam yang menanam karang. Peserta dibagi secara bergelombang, dengan menggunakan pelampung, fin, google serta masker mereka mengarungi pesisir laut Desa Les.

Pada akhir sambutannya Edi yang mewakili Kepala Dinas Peternakan Kelautan dan Perikanan Kabupatan Buleleng menyatakan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelestarian laut. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga kehidupan laut semakin lestari. [b]

Tags: BulelengKawasan PesisirLingkungan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Fadlik Al Iman

Fadlik Al Iman

Pegiat lingkungan di Yayasan Alam Indonesia Lestari (LINI) Bali.

Related Posts

Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

Danau Yeh Malet: Jejak Gunungapi Maar Purba di Karangasem

18 May 2026
Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

Sakit Hati dan Getir Setelah Pesta Babi

17 May 2026
Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

Sekolah untuk Siapa? Ilusi Meritokrasi dalam Pendidikan Indonesia

14 May 2026
Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

Ketika Letusan Batur Lima Kali Lipat dari Gunung Agung: Bali Pernah Kosong dari Manusia?

3 May 2026
Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

Generasi Muda Bali Mewarisi Utang dan Krisis Lingkungan

1 May 2026
Next Post
Makanan Sehat Internet pun Cepat

Makanan Sehat Internet pun Cepat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Rekapitulasi Dampak Banjir 24 Februari 2026 di 76 Titik Kejadian

Kota Denpasar Memiliki Banyak Air Hujan tapi Kehilangan Kemampuan Menyimpan

21 May 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Membangkitkan Lima Lapisan Kesadaran Diri

21 May 2026
Bahasa yang Dibentuk Merek Dagang

Bahasa yang Dibentuk Merek Dagang

20 May 2026

Tiga Chef Muda Bali Bicara Tantangan Pangan Lokal

19 May 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia