Beberapa ibu pada dua generasi di Banjar Kekeran membuat banten untuk upacara melaspas sambil belajar Pengider Kidung yang biasanya dilantunkan saat upacara piodalan di pura. Pengider Kidung kini sudah jarang dipelajari, jadi hanya beberapa saja yang masih mengingatnya, khususnya para mbah-mbah saja yang masih hafal lirik dan nadanya. Hal inilah yang membuat para ibu generasi dibawahnya tertarik untuk mempelajari Pengider Kidung kembali, agar tetap bisa dilantunkan di akhir prosesi piodalan.
Sebagai generasi penerus, maka saya membuat rekaman video ini, saya percaya jejak digital akan terus menyimpannya, kemudian nanti bisa diputar kembali jika ada kumpul muda-mudi. Sebab sejauh ini memang ada beberapa bagian dari prosesi upakara yang sudah mulai dilupakan karena semuanya mengatakan “lupa atau tidak tahu”. Perbedaan masa ke masa memang sulit dibendung, namun di masa kini apa yang diwariskan dapat terekam jelas lewat perkembangan digital, kami dapat mendengar dan melihat rekam peristiwa ini, guna memelihara warisan adiluhung untuk mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan.
AJW2022 #TriHitaDigital #PewartaWarga #KategoriVideo







