• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Thursday, April 16, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Teknologi

Bali Collaboration Perluas Kampanye World Silent Day

Anton Muhajir by Anton Muhajir
20 October 2008
in Teknologi
0
0

 Oleh Anton Muhajir

Dunia maya menjadi salah satu tempat bagi Bali Collaboration for Climate Change untuk mengampanyekan World Silent Day (WSD) yang dideklarasikan setahun lalu. Rabu pekan lalu, Bali Collaboration meluncurkan kembali desain terbaru website www.worldsilentday.org tersebut di pertanggungjawaban publik dan launching WSD 2009 di Wantilan DPRD Bali.

WSD, kampanye yang diperkenalkan Bali Collaboration sejak tahun lalu, itu diambil dari filosofi Nyepi di Bali, saat di mana manusia di Bali berhenti melakukan empat hal yaitu bekerja, bepergian, bersenang-senang, dan menyalakan api.

“WSD yang terinspirasi dari Hari Nyepi di Bali merupakan salah satu solusi bagi perubahan iklim murah dan adil. Jika hal ini dapat dilakukan secara serentak di dunia maka akan sangat bermanfaat bagi bumi kita,” kata Made Suarnatha dari Kolaborasi Bali.

Ide tersebut disampaikan untuk pertama kalinya dalam Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim di Bali Desember tahun lalu. Salah satu keberhasilan Bali Collaboration adalah ketika bisa memutar film Nyepi seusai pembukaan konferensi tersebut.

Kampanye kemudian berlanjut di dunia maya. Melalui website tersebut, ide WSD bisa dibaca lebih banyak orang. Ini bisa dilihat dari tersebarnya lokasi orang yang memberi komentar di website tersebut. Tak hanya dari Indonesia, pengunjung website itu juga ada dari Australia, Amerika Serikat, Eropa, dan berbagai negara lain.

Hingga saat ini ada 1.538 orang yang menyatakan setuju pada WSD melalui wesbite. Selama hampir satu tahun, website tersebut dikunjungi 27.025 orang dengan 200 komentar. Adanya website tersebut juga memudahkan orang lain yang ingin memberikan dukungannya pada kampanye tersebut melalui blog.

Berdasarkan pencarian di situs pencari seperti Google, kini ada sekitar 600 blog dan website yang ikut mendukung WSD ini. I Made Yanuarta, anggota Bali Blogger Community (BBC) adalah salah satunya. Staf bagian information technology (IT) di perusahaan furniture ini memasang banner I Vote World Silent Day di blognya sebagai bentuk dukungan pada ide hari hening internasional ini.

“Kami berusaha mendukung kampanye ini dengan apa yang kami bisa. Memasang banner di blog adalah salah satunya,” kata Yanuar.

Kampanye melalui website hanya salah satu cara Bali Collaboration memperluas ide WSD ini. Menurut Agung Wardana, Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bali, kampanye secara offline juga masih terus dilakukan. Antara lain melalui kegiatan seperti laporan pertanggungjawaban pekan lalu di Denpasar tersebut.

“Kami juga menggunakan sekolah, kampus, banjar, dan komunitas lain untuk mengenalkan ide WSD ini sekaligus meminta dukungan,” kata Agung.

Dukungan tersebut dalam bentuk tanda tangan di kertas petisi dengan pernyataan agar WSD diakui oleh PBB sebagai salah satu upaya mengurangi dampak buruk perubahan iklim. Sampai saat ini ada sekitar 4000 orang yang memberikan tanda tangan. “Makin banyak yang tanda tangan, maka makin besar kekuatan kita untuk mendorong agar WSD diakui oleh dunia,” tambah Agung.

Dengan target sejumlah 10 juta tanda tangan diharapkan mampu membuat WSD dipertimbangkan dalam KTT Perubahan Iklim untuk diakui dan diterapkan secara internasional. 

Untuk mewujudkan kampanye dan dukungan pada WSD itu pula, menurut Suarnatha, Bali Collaboration akan tetap mengampanyekannya WSD pada KTT Perubahan Iklim di Poznan, Polandia Desember nanti. 

“Bali Kolaborasi bekerjasama dengan jaringan internasionalnya akan mengirimkan delegasi ke Poznan, Polandia untuk menjaga konsistensi kampanye WSD di tingkat internasional,” tambahnya.

Menurut Suar, pengiriman delegasi Bali dalam KTT Perubahan Iklim di Polandia akan mampu mengingatkan masyarakat internasional pada ide WSD. [b]

Tags: LingkunganNGONyepiWorld Silent Day
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Tradisi Unik dalam Rangkaian Tahun Baru Saka

Tradisi Unik dalam Rangkaian Tahun Baru Saka

24 March 2026
Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

Patahan Tektonik dan Keyakinan: Jembatan Jawa–Bali bukan Solusi

24 March 2026
Siapkah Nyepi Digital?

Siapkah Nyepi Digital?

23 March 2026
Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

Nyepi Jeda Sehari untuk Memberi Ruang pada Alam Bali

17 March 2026

Dinamika Nyepi di Bali: Imbas Tawur hingga Kesepakatan Nasional

8 March 2026
Next Post

Warga Kubu Karangasem Alami Kekeringan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

15 April 2026
Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

14 April 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Pemerintah Tanpa Modal, Masyarakatnya Dipenjara?

14 April 2026
Kemandirian Energi Nelayan di Tengah Krisis Minyak Global

Kemandirian Energi Nelayan di Tengah Krisis Minyak Global

13 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia