• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Ayam Keramat Berkaki Empat

Anton Muhajir by Anton Muhajir
1 July 2007
in Kabar Baru
0
0

Oleh Hari Puspita

Peristiwa langka terjadi di Banjar Pekarangan, Desa Ngis, Kecamatan Manggis, Karangasem. Ayam milik peternak ayam potong Nengah Geria, 36 tahun, memiliki empat kaki. Ayam jago itu pun dianggap sebagai penunggu peternakan miliknya. Sejak ada ayam berkaki empat itu, ayam potong milik Geria yang mati jauh berkurang.


Nengah Geria mengetahui adanya ayam berkaki empat itu sejak ayam tersebut baru datang sekitar dua bulan lalu. Dia melihat keanehan ayam tersebut, karena selain dua kaki seperti ayam lainnya, ayam itu juga punya dua kaki lain yang muncul di bawah ekornya. Jadi sangat terlihat bahwa ayam itu punya dua kaki. Mengetahui keanehan ayam tersebut, bapak dua anak itu pun membuatkan kandang khusus di luar kandangnya selama ini.

Meski demikian ayam itu tidak mendapat makanan khusus. “Makanannya sama dengan yang lain,” katanya. Geria juga tidak memberi perlakuan khusus lain sealain membuatkan kandang khusus tersebut.

Ketika ribuan ayam lain sudah dipotong, ayam berkaki empat yang tidak diberi nama itu dibiarkan hidup. Geria kemudian bertanya ke orang pintar di banjarnya, sekitar 10 km barat Candi Dasa, Karangasem. Menurut orang pintar itu, ayam tersebut merupakan penunggu (pengijeng) kandang peternakan milik mantan pegawai satpam di daerah Jl Gatot Subroto Barat tersebut.

Geria sendiri sudah beternak sejak lima tahun lalu. Dalam satu tahun dia bisa memanen ayam potong enam hingga delapan kali dengan jumlah ayam rata-rata 2000 ekor tiap panen. Meski demikian dia belum pernah mengalami kejadian seperti itu sebelumnya. “Setahu saya di daerah sini juga belum pernah ada,” katanya.

Sebelum ada ayam berkaki empat itu Geria mengaku tiap satu kali musim berternak dia bisa kehilangan sampai 1000 ekor. “Kehilangan ayam mati segitu sudah biasa,” katanya. Namun sejak ada ayam berkaki empat itu, Geria mengaku tiap musim beternak dia hanya kehilangan sekitar 30 ekor ayam mati.

Anehnya lagi sejak tiga minggu lalu, dia mendapat tambahan satu ayam langka lagi yaitu ayam berkaki tiga. Karena umurnya masih muda, Geria belum memisahkan ayam tersebut dari ayam lain.

Meski terjadi peristiwa langka semacam ini, penduduk setempat banyak yang tidak mengetahuinya. Menurut Geria, dia memang tidak memberitahukan peristiwa tersebut pada orang lain. “Biarkan saja mereka tahu sendiri,” katanya. [+++]

-dimuat Radar Bali Minggu, 1/7/07-

Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Bali dan Histeria Festival

17 April 2026
Pulau Bali pun Rentan Tenggelam

El Niño “Godzilla”: Ketika Monster Iklim Mengancam Pulau Dewata

16 April 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

15 April 2026
Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

14 April 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Pemerintah Tanpa Modal, Masyarakatnya Dipenjara?

14 April 2026
Kemandirian Energi Nelayan di Tengah Krisis Minyak Global

Kemandirian Energi Nelayan di Tengah Krisis Minyak Global

13 April 2026
Next Post

Memerdekakan Diri dan Perut di Renon

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Bali dan Histeria Festival

17 April 2026
Pulau Bali pun Rentan Tenggelam

El Niño “Godzilla”: Ketika Monster Iklim Mengancam Pulau Dewata

16 April 2026
Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

Risiko Kesehatan ketika Marak Pembakaran Sampah Terbuka

15 April 2026
Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

Sabtu Sketsa Merefleksikan Kejujuran Aku Kembali Pulang Dayu Sartika

14 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia