• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, June 28, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Kabar Baru

Bagai Katak Dalam Sumur

I Nyoman Winata by I Nyoman Winata
20 September 2008
in Kabar Baru, Opini
0
1

Oleh I Nyoman Winata

“Banyak dari kita yang bersikap Bagai katak dalam sumur,” demikian kata Bapak Ismangoen Notosapoetro (Mbah Mangun) dalam acara dialog interaktif Ngobrol Bareng Mbah Mangun yang saya pandu. Ungkapan ini menjawab pertanyaan atas realitas pandangan sekelompok orang di negeri ini yang dengan mudah menyebut orang lain yang tidak satu kepercayaan dengan dirinya sebagai pendosa.

Lalu pikiran pun melayang ditengah pergulatan soal RUU Pornografi, apakah mungkin mereka yang ngotot untuk mengesahkannya juga bersikap bagai katak didalam sumur?

Menurut Mbah Mangun, Katak yang berada di dalam sumur ketika mendongak keatas di malam hari hanya akan melihat sedikit bintang. Bintang-bintang yang dia lihat itulah yang dianggap sebagai bintang yang ada di alam semesta. Padahal di alam semesta ada berjuta bintang. Ketika ada yang menyebut bahwa ada banyak bintang lain, sang katak lalu dengan lantang berkata ” kamu pendosa, kamu akan menerima siksa di akhirat”.

Mbah Mangun lalu mengajak saya dan pemirsa televisi yang menyaksikan siaran kami, melihat sejarah bangsa-bangsa lain di dunia ini. Negara di Eropa di Zaman lalu pernah terlalu serius mengurus kepercayaan agamanya. Mereka seperti katak di dalam sumur. Faktanya bukan kesejahteraan yang mereka raih melainkan perang beratus-ratus tahun yang menelan korban berjuta-juta manusia.

Kesadaran pun lalu muncul, bahwa serius beragama hanya memunculkan petaka tak berujung. Agama tidak lagi dianggap segala-galanya. Kerja keras, disiplin, menjunjung kehormatan dan mementingkan jalan kemanusiaan membuat kehidupan bangsa-bangsa itu kini lebih baik ketimbang negara Indonesia.

Ada sebagian dari anak bangsa Indonesia menganggap bahwa bangsa-bangsa yang kini hidupnya lebih makmur ini sebagai pendosa yang tidak akan diterima di akhirat karena kepercayaannya berbeda. Mbah mangun lalu bertanya “tidakkah bangsa-bangsa itulah yang justru mendapat kehidupan lebih baik baik di dunia maupun di akhirat?”.

Kalau kehidupan surga di dunia mungkin sudah terbukti karena hidup mereka lebih sejahtera. Kalau di akhirat, siapa yang berani memastikan? Yang jelas, lanjut Mbah Mangun mereka melalui pemerintahan di negaranya sering memberi bantuan kepada negara seperti Indonesia. Apakah Amal mereka ini tidak akan menuntun mereka mendapat sorga di akhirat?

Lalu bangsa Indonesia yang mengaku religius, tetapi begitu ganas melakukan korupsi, begitu banyak yang mencuri karena saking miskinnya, akankah kita masuk surga? Kalau neraka dunia, mungkin ada banyak anak negeri ini yang merasakannya karena terbukti mereka miskin bahkan harus meregang nyawa karena mengantri mengharap sumbangan.

“Saya tidak mengerti dengan banyak hal yang terjadi di negeri Indonesia ini. Semakin saya memikirkannya, semakin saya merasa bodoh,” kata Mbah Mangun. Bagaimana mungkin negeri yang religius dan para pejabatnya bergelar keagamaan banyak yang melakukan korupsi dan bersikap tidak jujur? Bagaimana mungkin bangsa yang mengaku beradab tetapi bersikap sangat tidak tertib sampai-sampai membuat saudara-saudara mereka terbunuh? Apakah semua ini karena banyak dari anak bangsa yang mirip seperti ungkapan “seperti katak di dalam sumur” ? [b]

Tags: OpiniRUU Pornografi
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
I Nyoman Winata

I Nyoman Winata

I Nyoman Winata lahir dan besar Denpasar tahun 1975. Pernah kuliah di Fakultas Ekonomi Unud sampai wisuda. Di tahun 2013 lulus kuliah di Magister Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro dengan predikat cumlaude. Bekerja di sebuah Media massa yang berkantor pusat di Bali. Dari akhir tahun 2004 lalu bekerja di Semarang Jawa Tengah. Tidak punya hobi pasti, dulu suka olahraga, sekarang tidak pernah jelas. Rumah di depan Terminal Ubung persis, disebelah rumah makan padang "Minang Ubung".

Related Posts

Abrasi yang tak Pernah Henti di Pantai Kuta

Gemerlap Pariwisata dan Kemegahan Ritual Bertemu Krisis Ketenteraman Batin

23 June 2026
Upaya Generasi Muda Tamblingan  Membentengi Alas Mertajati dari Eksploitasi

Berpikir Holistik Membangun Bali: Perspektif Pancakosha dan Peta Kesadaran Hawkins

20 June 2026
Wisata di Denpasar, Tiga Tempat Menarik dalam Satu Area

Refleksi Aksi For HATI Bali 2026 dalam Menjaga Masa Depan Bali

8 June 2026
Mai Memunyi!

Mai Memunyi!

30 May 2026
Melali Cokelat dan Sastra di Bali Barat

Bali Hari Ini: Mana Desa, Mana Kota?

29 May 2026
Pemberdayaan Lalai, Kekayaan Bahari Serangan pun Terkulai

Reklamasi Serangan: Elit Parpol Pecah, Media Terbelah, Masyarakat Tetap Susah

25 May 2026
Next Post
Nyenggol, Tradisi Ramadhan Anak Pegayaman

Nyenggol, Tradisi Ramadhan Anak Pegayaman

Comments 1

  1. Didi Suprapta says:
    18 years ago

    Miris…..

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

Di Balik Proyek PSEL Bali: Hantu Kegagalan Masa Lalu dan Ancaman Masa Depan

26 June 2026

Ketahanan Pangan Bali Bertumpu pada Kearifan Lokal tapi ya Begitulah

25 June 2026
Aksi Bali Bergerak Menuntut Presiden dengan 16 Tuntutan

Aksi Bali Bergerak Menuntut Presiden dengan 16 Tuntutan

24 June 2026
Klub Bola bisa jadi Ruang Artikulasi Sikap Politik

Klub Bola bisa jadi Ruang Artikulasi Sikap Politik

24 June 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia