• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Wednesday, April 29, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Agenda

Memadukan Arsitektur dan Kultur di Tenganan

Riri Prabandari by Riri Prabandari
2 November 2010
in Agenda, Kabar Baru
0
0

Teks dan Ilustrasi Dikirim Riri Prabandari

Tenganan, sebuah desa Bali Aga yang terletak di Desa Manggis Kecamatan Karangasem, Bali merupakan tempat yang unik dan spesifik.

Sistem sosial dan ritual yang komplek menjadi tantangan tersendiri bagi setiap individu di Tenganan dalam kesehariannya, bagaimana budaya dan adat-istiadat lokal tetap bisa lestari dan dinamis di tengah globalisasi tanpa kehilangan identitas dan jatidiri.

Tantangan justru semakin besar karena terdapat tanggungjawab sosial dan intelektual bagi mereka yang secara langsung menyandang identitas yang melekat kuat sebagai individu “asli” Tenganan.

Bagi Putu Wiadnyana, seorang yang lahir, tumbuh dan bergelut di Tenganan dengan bekal pendidikan arsitektur, menghadapi tantangan tersebut justru menjadi hal yang semakin menarik karena sekaligus pada saat yang sama timbul peluang untuk berbuat dan menjadi “sesuatu” sebagaimana insan lain di jaman global.

Putu akan mencoba untuk berbagi mengenai pengalamannya menjadi orang Tenganan -tepatnya Tenganan Pegeringsingan yang berakar kuat-ketat pada tradisi berusia ribuan tahun dan berprofesi sebagai seorang arsitek. Bagaimana Putu terekspos dengan adat-tradisi dan berkiprah didalam masyarakat melalui beberapa proyek baik sosial maupun pribadi.

I Putu Wiadnyana, arsitek kelahiran Tenganan, 29 Desember 1982 saat ini aktif di Yayasan Wisnu sebagai Koordiantor Lapangan, Local Project Manager, dan Volunteer- Based Architect. Pria yang memiliki ketertarikan pada lingkungan hidup dan pembangunan masyarakat (community development) serta konservasi ini menempuh pendidikan arsitekturnya di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta lulus pada tahun 2006. Hingga kini Putu aktif dalam kegiatan konservasi dan pembangunan masyarakat khususnya di tanah kelahirannya, Desa Tenganan. Putu akan berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam Architects Under Big 3 (AUB3).

AUB3 adalah kegiatan bulanan pada jumat pertama tiap bulan yang dipersembahkan untuk arsitek muda usia dibawah 30 tahun. AUB3 telah ditetapkan menjadi agenda IAI Bali dan tiap peserta yang berprofesi sebagai arsitek akan mendapatkan sertifikat dari IAI Bali yang dapat diambil pada agenda AUB3 di bulan berikutnya.

Dalam kegiatan ini arsitek muda diberi kesempatan untuk mempresentasikan karya arsitektur beserta pemikiran mereka pada publik melalui presentasi non formal yang diteruskan dengan diskusi santai. Peserta juga diberi kebebasan untuk memilih ruangannya sendiri -di halaman, ruang makan, rooftop, ruang galeri- dimanapun tempat dimana mereka rasa paling nyaman untuk berbagi cerita dengan pendengarnya.

Melalui pendekatan ini, arsitek beserta ide dan karya arsitekturnya berkesempatan untuk mendapatkan ruang berkomunikasi dengan khalayak yang lebih luas, baik khalayak awam arsitektur maupun khalayak arsitektur. [b]

Tags: AgendaArsitekturDenpasarDiskusiJaringan
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Riri Prabandari

Riri Prabandari

Mulanya seni sebagai hobi, kemudian jatuh cinta sedalam-dalamnya sehingga memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Setelah berhasil lulus sampai sekarang masih setia di jalurnya dengan bekecimpung di lahan manajemen seni dan budaya.

Related Posts

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

Sampah Plastik Ancam Padang Lamun Bali

22 April 2026
Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

Bencana Sunyi: Penurunan Muka Tanah Akibat Eksploitasi Airtanah di Bali

20 April 2026
Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

Banjar Saraswati Mengurai yang Tersisa, Menyemai yang Bermakna

7 April 2026
Sidang Perdana Aktivis karena Konten Medsos

Sidang Perdana Aktivis karena Konten Medsos

26 March 2026
Ruang Healing di Pesisir yang Berubah

Mendamaikan Nyepi dan Takbiran di Bali 2026

16 March 2026
Inilah Panduan Nyepi Tanpa Internet Tahun Ini

Tersingkir di Tanah Sendiri

12 November 2025
Next Post
Perempuan: Kisah di Balik Guntingan

Perempuan: Kisah di Balik Guntingan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

IAGI Bali Selidiki Lereng Kritis di Lokapaksa Ancam Puluhan Warga

29 April 2026
Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

Alasan Koster soal Regulasi Sampah tidak Optimal

29 April 2026
Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

Aksi Kemanusiaan AMSI Bali

28 April 2026
[Matan Ai] Bali dan Pembusukan Pembangunan

Menjinakkan Suara Kritis Kampus

28 April 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia