• Beranda
  • Pemasangan Iklan
  • Kontak
  • Bagi Beritamu!
  • Tentang Kami
Sunday, November 8, 2026
  • Login
BaleBengong.id
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip
No Result
View All Result
BaleBengong
No Result
View All Result
Home Budaya

Kali Ini Subak yang Dikomersialkan

Anton Muhajir by Anton Muhajir
28 October 2009
in Budaya, Kabar Baru, Opini, Sosial
0
3

Teks Anton Muhajir, Ilustrasi Restoran Subak

Sebuah email datang di inbox kemarin sore. Pengirimnya Sugi Lanus, teman yang lebih banyak berdiskusi di dunia maya ketimbang bertemu muka. Isi emailnya: Subak sudah pindah ke Malaysia.

Sugi memberikan tautan ke website Restoran Subak di Malaysia. Alamat situs restoran itu pakai identitas Malaysia di belakangnya (com.my). Aku cek alamat tersebut. Walah, ternyata benar. Nama subak yang digunakan restoran tersebut memang mentah-mentah diambil dari Bali.

Baiklah. Ini yang ditulis restoran tersebut di situsnya.

“Blessed with naturally fertile land and copious rainfall, rice was cultivated in Bali’s highlands via numerous spring-fed streams that resulted in the development of the highly intricate and ritualised Subak water irrigation system.  subak was born out of this inspirational tradition of sharing life-giving water to sustain rice terraces in Bali.

Built on the fringes of the natural virgin jungles of Bukit Lanjan, subak is a sanctuary that promises diners a culinary journey of fine food and personalised service.  In keeping with the dynamic Balinese culture that is constantly fusing the old and traditional, with the new and innovative; subak aims to emulate this concept by blending its rustic decor with functional yet unique furniture and fittings.”

Penggunaan nama subak oleh restoran Malaysia ini langsung mengingatkan saya pada beberapa polemik sebelumnya seperti reog ponorogo dan tari pendet. Pada dua polemik itu negara jiran tersebut menggunakan dua kesenian khas Indonesia itu untuk iklan pariwisatanya.

Lalu orang-orang Indonesia pun pada ribut bukan main. Ada yang meras kecolongan. Ada yang menuduh Malaysia hanya pencuri. Tapi tak sedikit pula yang bereaksi biasa saja. Budaya toh bisa digunakan oleh siapa saja.

Jadi mari menunggu bagaimana reaksi orang Indonesia untuk kasus penggunaan nama Subak oleh restoran Malaysia ini.

Kalau saya sendiri sih malah senang. Penggunaan nama Subak untuk restoran di Malaysia kan juga menunjukkan bahwa Malaysia memang benar-benar iri sama kayanya budaya Indonesia. [b]

Tags: BaliBudayaOpiniPertanian
Liputan Mendalam BaleBengong.ID
Anton Muhajir

Anton Muhajir

Jurnalis lepas, blogger, editor, dan nyambi tukang kompor. Menulis lepas di media arus utama ataupun media komunitas sambil sesekali terlibat dalam literasi media dan gerakan hak-hak digital.

Related Posts

Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan kini Terancam karena Air jadi komoditas ekonomi dan Kerapuhan Ekologis

Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan kini Terancam karena Air jadi komoditas ekonomi dan Kerapuhan Ekologis

4 November 2026
Budaya dan Spektrum Cahaya

Budaya dan Spektrum Cahaya

29 October 2026
Transisi ke Kendaraan Listrik di tengah Kelangkaan BBM adalah Wacana Kapitalistik?

Transisi ke Kendaraan Listrik di tengah Kelangkaan BBM adalah Wacana Kapitalistik?

23 October 2026
Kelangkaan BBM di Bali: Contoh Kegagalan Mitigasi dan Komunikasi Risiko

Kelangkaan BBM di Bali: Contoh Kegagalan Mitigasi dan Komunikasi Risiko

20 October 2026
Konservasi Ruang Airtanah Berbasis Ruang Kesakralan kini Terancam karena Air jadi komoditas ekonomi dan Kerapuhan Ekologis

Infrastruktur Komputasi vs. Neraca Air: Mengukur Jejak Ekologis Data Center di Bali

12 October 2026
Makna dari Singkat yang Lekat di Minikino Film Week 2026

Makna dari Singkat yang Lekat di Minikino Film Week 2026

28 September 2026
Next Post
Mempersiapkan Difabel Agar Siap Bekerja

Mempersiapkan Difabel Agar Siap Bekerja

Comments 3

  1. pushandaka says:
    17 years ago

    Kalau cuma meminjam nama, saya juga ndak masalah. Apalagi ada penjelasan apa dan darimana kata subak itu.

    Berbeda jadinya kalau sistem pengairan masyarakat bali yang bernama subak, diklaim berasal dari malaysia.

    Jelas kan, bedanya? Hehe..

    Reply
  2. eka dirgantara says:
    17 years ago

    lah kan sudah dijelaskan tuh kalau Subak itu dari Bali….jadi yah ga apa-apa lah….

    Reply
  3. gd andy kusuma says:
    17 years ago

    Mohon maaf sebelumnya namun nama Warung Subak telah kami pakai di Bali dan telah dipatenkan di department kehakiman republik Indonesia, terima kasih

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temukan Kami

Kelas Literasi BaleBengong
Melali Melali Melali
Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu? Seberapa Aman Perilaku Digitalmu?

Kabar Terbaru

Tak hanya Kenangan yang Hilang di Serangan, juga Kuasa

Peta dan Risiko Bencana Tsunami di Bali

7 November 2026
Menyesapi Akulturasi Hindu – Budha di Baturiti

Benarkah Orang Bali Skizoid?

6 November 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

6 November 2026
Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025: Oligarki Kian Vulgar

Korupsi Dana Tunjangan Pensiunan Veteran di Bali

5 November 2026
BaleBengong

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia

Informasi Tambahan

  • Iklan
  • Peringatan
  • Kontributor
  • Bagi Beritamu!
  • Tanya Jawab
  • Panduan Logo

Temukan Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan Mendalam
  • Berita Utama
  • Opini
  • Travel
  • Lingkungan
  • Sosok
  • Budaya
  • Sosial
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Arsip

© 2024 BaleBengong Media Warga Berbagi Cerita. Web hosted by BOC Indonesia